Latihan Mujtahid Dakwah Nasional 209


Share

Pada tanggal 1-3 Januari 2022, di Kompleks Masjid Salman ITB dan Sahejo Eco Creative Park, Purwakarta, Latihan Mujtahid Dakwah (LMD) Nasional 209 telah dilaksanakan. LMD ini menjadi LMD pertama yang diselenggarakan secara luring sejak pandemi. Sebelumnya, sebanyak total 6 LMD (203-208) telah dilaksanakan secara daring atau pun semi daring.

Pada hari pertama pelaksanaan, upacara pembukaan di Kompleks Masjid Salman ITB dihadiri oleh Prof. Ir. Suwarno, M.Sc. selaku Ketua Umum YPM Salman ITB yang bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membuka acara secara resmi. Selanjutnya, para peserta mendapatkan materi dari Dr. Fachruddin M. Mangunjaya, Dosen Pascasarjana Magister Biologi Universitas Nasional.

Selanjutnya, acara berpindah ke Kompleks Sahejo Eco Park di Darangdan, Purwakarta. Sepanjang 3 hari dan 2 malam, para peserta mendapatkan materi dari para pembicara nasional, yaitu: Dr. Ir. Syarif Hidayat (Sekretaris Pembina YPM Salman ITB, Inventor Ventilator Indonesia), Prof. Hermawan K. Dipojono, MSEE, Ph.D. (Ketua Majelis Pembina YPM Salman ITB), Ustadz Dr. Tiar Anwar Bachtiar (Sejarawan, Intelektual Islam), serta Dr. KH. Supriadi, S.Ag, S.H, M.H. (Kabag Kesra Pemprov Jabar), yang mewakili Gubernur Jawa Barat yang berhalangan hadir.

Jumlah peserta yang terlantik dalam kegiatan LMDN kali ini adalah sebanyak 85 orang, 30 taruna dan 55 taruni, yang  berasal dari 23 provinsi di seluruh Indonesia. Peserta yang disebut sebagai taruna-taruni ini adalah mahasiswa/i aktif S1/sederajat, muslim, dari seluruh Indonesia, yang terpilih dari 482 pendaftar.

Topik yang diangkat pada LMD Nasional ini adalah isu kerusakan lingkungan, dengan mengusung tagar #ClimateRefugee serta mengetengahkan ayat pilihan dari Surah ar-Rum: 41-44

"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah: "Adakanlah perjalanan di muka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang terdahulu. Kebanyakan dari mereka itu adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah)". Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari yang tidak dapat ditolak (kedatangannya): pada hari itu mereka terpisah-pisah. Barangsiapa yang kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barangsiapa yang beramal saleh maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan), " (QS Ar-Rum ayat 41-44)

Dalam kondisi pandemi seperti sekarang, pelaksanaan LMD Nasional 209 dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Seluruh peserta dan panitia telah di-swab dan dinyatakan nonreaktif, sebelum dan setelah acara diselenggarakan.

Program ini dapat terselenggara dengan sokongan dana zakat untuk asnaf ibnu sabil dan fi sabilillah yang dikelola oleh Rumah Amal Salman.***