skip to Main Content

Klaster keluarga menjadi salah satu penyumbang tertinggi peningkatan kasus penularan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 di Indonesia. Menurut Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 -dr. Dewi Nur Aisyah-, sekitar 40% dari kasus penularan COVID-19 di DKI Jakarta misalnya, terjadi antar anggota keluarga.

Di tengah penantian tercapainya target herd immunity lewat vaksinasi, kewaspadaan masyarakat terhadap penyebaran COVID-19 tampaknya semakin menurun. Terlebih lagi, pembatasan yang dilakukan pihak-pihak berwenang mulai melonggar.

Di tengah kondisi ini,
⚫ Bagaimana mencegah terjadinya penularan COVID-19 antar anggota keluarga?
⚫ Jika penularan sudah terjadi dalam keluarga; bagaimana strategi merawat anak, istri atau suami, dan anggota keluarga lainnya?
⚫ Seperti apa kondisi rumah yang memungkinkan untuk dilakukan isolasi mandiri?
⚫ Bagaimana mengakses fasilitas kesehatan untuk pasien bergejala ringan sedang hingga berat?

Temukan jawabannya dalam Kiswah ke-6 bersama:
dr. Panji Fortuna Hadisoemarto
(Ahli Epidemiologi Fak. Kedokteran Unpad dan Peneliti Senior SDGs Center Unpad)

🗓️ Jumat, 26 Februari 2021
🕰️ 13.15-14.30 WIB

Terbatas untuk 100 orang, kajian ini dapat disimak secara daring melalui Zoom.

Silakan daftarkan diri Sahabat melalui tautan https://bit.ly/Kiswah6 agar dapat bergabung di grup WhatsApp dan mendapatkan akses Zoom kajian.

Kajian ini diselenggarakan oleh Studia Humanika Bidang Pengkajian & Penerbitan Salman ITB,
dengan dukungan Rumah Amal Salman.

Terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Informasi lebih lanjut

📱085793139496 (Mulki Syahida)

💻 FB Fanpage Studia Humanika

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top