skip to Main Content
Alumni ITB angkatan 90 dan Wakaf Salman melaksanakan penyerahan bantuan untuk korban bencana melalui gerakan ‘Ganesha Peduli Bencana’ pada Rabu, (3/2/2021). (Foto: Tribun Jabar)

Alumni ITB angkatan 90 dan Wakaf Salman melaksanakan penyerahan bantuan untuk korban bencana melalui gerakan ‘Ganesha Peduli Bencana’ pada Rabu, (3/2/2021).

Bantuan untuk korban bencana tersebut berupa pengadaan 100 buah selimut, 100 buah handuk mandi, 143 buah sajadah dan 42 buah mukena untuk masyarakat terdampak gempa di Mamuju dan Majene Sulawesi Barat.

Ryan Faisal, Corporate Secretary Wakaf Salman ITB mengatakan, gerakan sosial yang diinisiasi oleh Alumni ITB angkatan 90 ini bekerja sama dengan Wakaf Salman dan akan disalurkan langsung oleh komunitas peduli sosial Gerak Bareng yang sebagian anggotanya telah berada di lokasi bencana tersebut.

“Wakaf Salman berharap ini menjadi gerakan awal untuk penggalangan donasi yang lebih besar yaitu Mobil Instalasi Pengelolaan Air bersih yang bisa nantinya dapat membantu daerah bencana dalam pengadaan darurat air bersih. Melalui kolaborasi, kita bersama sama membantu masyarakat dalam menghadapi kesulitan dalam kehidupannya,” katanya.

Di lokasi yang sama, Yani Karmilayanti, salah satu perwakilanm Alumni ITB Angkatan 90 mengatakan, pihaknya bersama sejumlah alumni 90 lainnya berinisiatif menggalang dana untuk berbuat sesuatu kepada para korban bencana.

Awalnya bantuan untuk korban bencana longsor di Sumedang namun karena bantuan sudah ditiadakan, maka pihkanya mengalihkan bantuan tersebut untuk korban bencana gempa di Mamuju dan Majene.

“Kami mendapat informasi bahwa korban bencana gempa membutuhkan selimut, handuk, dan keperluan sehari-hari lainnya, karena itu bantuan juga disesuaikan dengan kebutuhan korban bencana,” katanya.

Menurutnya, alumni angkutan 90 memiliki banyak kegiatan termasuk kegiatan sosial.[]



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top