skip to Main Content

Takwa merupakan refleksi dari keimanan seseorang yang tertanam kuat dalam hatinya. Ibnu Qayyim berkata, “Hakikat takwa adalah menaati Allah atas dasar iman dan ihtisab, baik terhadap perkara yang diperintahkan atau pun perkara yang dilarang.” ⁣

Takwa juga dapat bermakna “menjaga diri”, “menghindari”, “menjauhi”. Seseorang yang bertakwa akan menjauhkan dirinya dari apa-apa yang dilarang Allah, menjaga dirinya dari bermaksiat kepada Allah.⁣

Ada beberapa cara untuk meraih takwa:⁣
1. Ilmu; “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya maka Dia memberikan kefaqihan agama”.(HR. Bukhori);⁣

2. Melaksanakan yang wajib dan memperbanyak amalan sunnah;⁣

3. Membaca Al-Quran dengan tadabbur;⁣

4. Doa; sudah semestinya selain berikhtiar, kita meminta kepada Allah agar diberi petunjuk untuk meraih takwa;⁣

5. Bersahabat dengan orang takwa;⁣

6. Membaca perjalanan hidup orang yang bertakwa;⁣

7. Sungguh-sungguh;⁣

8. Tidak tenggelam dalam hal yang mudah. Rasullah bersabda “ Di antara baiknya keislaman seseorang yaitu meninggalka apa yang tidak berguna”. ⁣

Namun, selama hal yang mubah itu mendatangkan kebaikan dunia dan akhirat, tidak ada salahnya kita lakukan selama kita berhati-hati dan menjaga niat;⁣

9. Menjauhi yang syubhat;⁣

10. Sadar di hadapan Tuhannya; sadar bahwa kehidupan di dunia tidak akan lama, sadar bahwa kita akan bertemu dengan Allah kelak.⁣

Semoga, di Ramadhan yang terasa berbeda kali ini, kita tetap dapat berusaha meraih takwa dan mendekatkan diri kepada-Nya.⁣

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top