skip to Main Content

Kajian bersama Ustadz Abu Rabbani

Muhasabah Untuk Negeri (Jumat, 30 Agustus 2019)

Pada 1996 Ustadz Abu Rabbani mulai merintis program pengajaran Al-Quran di Masjid Salman ITB, hingga kini beliau sukses dengan metodenya yaitu Quantum Reading Quran (QRQ). Ternyata kesalahan terbanyak saat membaca Al-Quran adalah tidak konsisten dalam membaca mad dan gunnah. Selain itu kesalahan terjadi karena kita terlalu fokus terhadap lagu atau irama. Upaya tahsin yang dapat kita lakukan adalah memperbaiki bacaan mad dan gunnah. Juga lafalkan huruf-huruf Al-Quran sesuai dengan lisan arab dan penuhi hak-haknya. Perhatikan pengucapan huruf mana yang harus berdengung, mendesis dan tebal.

Bertepatan dengan pergantian tahun, ayat yang paling berkaitan dengan momentum ini adalah Q.S Al-Hasyr: 18. Pesan yang Allah sampaikan pada ayat tersebut pertama, jika kita mengaku bertakwa kepada Allah, kita harus membuktikannya yaitu dengan bertakwa. Takwa yang paling sederhana adalah dalam bentuk melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Kedua, hendaknya diri ini selalu mengintrospeksi diri. Rasul menyatakan bahwa muslim yang hari ini sama dengan hari kemarin itu sudah merugi. Untuk itu kita harus selalu menambah kebaikan diri sebelum Allah menghisab kita. Selalu berdoa untuk meminta hisab yang mudah. Hisab yang dimaksud adalah hisab yang dilakukan hanya berdua yaitu Allah dan diri kita, tanpa ada makhluk lain yang tahu. Di saat itu Allah akan memaafkan segala kesalahan kita sebagaimana Allah memaafkan dosa kita saat di dunia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top