skip to Main Content

Kajian bersama Habib Anies

Muhasabah Untuk Negeri (Sabtu, 31 Agustus 2019)

Sehebat atau seburuk apapun kondisi manusia, tetaplah harus berdoa sebagai bentuk penghambaan kepada Allah Swt. Agar doa yang kita panjatkan ini makbul tentu kita harus memperhatikan adab berdoa. Saat memulai doa baiknya dilakukan dalam keadaan suci dan menghadap kiblat (bila memungkinkan). Tidak lupa diawali dengan basmallah dan shalawat agar dapat menembus hijab dan lebih mudah dikabulkan. Kita harus selalu berdoa dengan ucapan yang baik, santun dan selalu berhusnudzon kepada Allah.

Dari sekian doa-doa yang kita panjatkan, terdapat doa-doa istimewa yang Insya Allah makbul. Doa orang tua, khususnya ibu diibaratkan seperti doa Nabi ke ummatnya. Mintalah doa kepada orang tua sebanyak-banyaknya dan rinci. Allah akan mengabulkan sesuai ucapan doa tersebut karena ridha orang tua sama dengan ridha-Nya Allah. Jika suatu saat kita jatuh sakit atau terdzalimi, maka dalam kondisi ini kita harus memperbanyak doa. Pada kondisi inilah Allah mengabulkan doa-doa kita.

Doakan pula saudara secara sembunyi-sembunyi (janganlah menceritakannya) karena doa itu tidak akan tertolak. Jika ada keluarga atau kerabat yang baru saja pulang haji, mintalah untuk didoakan hal-hal baik. Insya Allah akan dikabulkan karena doa yang disampaikan itu membutuhkan perjuangan berupa waktu tunggu, materi dan jeri payah untuk sampai ke tanah haram. Luangkan pula waktu untuk berdoa di waktu / tempat yang mustajab salah satunya Jumat petang atau seusai solat Jumat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top