skip to Main Content

K.H. Maimun Zubair wafat di tanah suci

Innalillahi Wa Innailaihi Raajiun

Allah telah memanggil salah satu Alim Ulama dan guru terbaik di negeri ini, KH Maimun Zubair atau Mbah Moen. Beliau wafat di Makkah pada Selasa (6/8) pukul 04.17 waktu setempat. Mbah Moen tutup usia di usia 90 tahun saat melaksanakan ibadah Haji.

Sejak kecil sosoknya dikenal taat agama dan mencintai pendidikan, hal tersebut diajarkan oleh sang ayah yang juga seorang ulama yaitu KH Zubair. Selain berguru pada ulama-ulama di tanah Jawa, beliau juga belajar agama hingga ke Mekkah pada usia 21 tahun bersama sang kakek KH Ahmad bin Syuaib. Pada 1965 Mbah Moen mendirikan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang di tanah kelahirannya, Sarang. Mbah Moen juga menulis kitab-kitab yang menjadi rujukan santri salah satunya, kitab berjudul Al-Ulama Al-Mujaddidun.

Tidak hanya di bidang ilmu agama, beliau juga memiliki kiprah dalam bidang politik. Mbah Moen pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Rembang selama 7 tahun dan menjadi anggota MPR RI mewakili daerah Jawa Tengah selama tiga periode. Mbah Moen juga menjabat sebagai Ketua Majelis Syariah PPP.

Pribadinya yang karismatik namun sederhana, faqih dan cinta tanah air membuatnya menjadi panutan semua pihak. Keluarga besar Masjid Salman ITB turut berduka cita atas kepergian beliau.

Semoga wafatnya Mbah Moen kembali dalam keadaan terbaik, husnul khotimah di tempat yang Allah cintai. Ya Allah, terima segala amal baik, ilmu yang bermanfaat dan perjuangan yang telah beliau lakukan. Lindungi dan dijauhkan dari azab kubur. Berikan ketabahan dan keikhlasan untuk keluarga yang ditinggalkan.

Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihii wa’fu anhu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back To Top