Sekilas Salman

Sebagai oase masyarakat kota. Begitu Masjid Salman ITB memposisikan diri. Oleh karena itu, Salman ingin menjelma sebagai pelipur dahaga di tengah hiruk-pikuk perkotaan. Dalam menjalani peran ini Salman menyediakan fasilitas teh dan kopi gratis bagi jemaah. Koridor timur belakang masjid tersedia sebagai tempat berdiskusi, belajar, mengaji, hingga melepas penat. Menitip sepatu dan meminjam mukena tak disediakan biaya. Nuansa ruangan masjid dengan aksen kayu dominan menambah hangatnya suasana dan khusyuk tiap sujud.

Kaderisasi menjadi branding yang melekat dalam diri Salman. Melalui Latihan Mujahid Dakwah (LMD) yang dilaksanakan dari tahun 1974, telah lahir sosok-sosok ternama seperti Hatta Radjasa (politisi), Busyro Muqoddas (Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2010-2011), Feny Mustafa (Founder Shafira), dan lain sebagainya.
Jemaah bisa mempelajari ilmu-ilmu Alquran seperti Bahasa Arab, Tahsin (membaca Alquran dengan kaidah yang benar), dan Tahfidz (menghafal Alquran), dan mengaplikasikannya ke dalam kehidupan. Salman kerap kali mengadakan kajian-kajian keilmuan. Diskusi mengenai kandungan isi Alquran dari sisi ilmiah yang mengundang ragam pakar menghasilkan Tafsir Salman: Tafsir Ilmiah atas Jus Amma.
Salman menawarkan ragam kesempatan bagi jemaah untuk mengaktualisasikan potensi demi kepentingan umat. Beragam unit kegiatan seperti Keluarga Remaja Islam Salman (Karisma) ITB, Pembinaan Anak-anak Salman (PAS), unit literasi Aksara, Majelis Ta’lim Salman, Teater Menara, hingga Korps Relawan Salman dapat diikuti.

see more

visi dan misi

 

Visi
Menjadi masjid kampus mandiri, pelopor pembangunan peradaban islami

Misi

  1. Mewujudkan masjid sebagai rumah ruhani, sanggar ruhani, dan laboratorium peradaban islami
  2. Membina kader pembangun peradaban islami
  3. Mengembangkan konsep dan model peradaban islami

Sejarah Salman

“Siapa itu sahabat yang menggali parit pada saat Perang Khandaq?” tanya Presiden Soekarno sambil menoleh pada orang disampingnya, Saifuddin Zuhri, Menteri Agama RI. Pertanyaan itu refleks terlontar dari mulutnya. Sang Menteri yang juga pimpinan NU dengan sigap menjawab,”Salman.” Jawabannya bersambut sang Presiden, ”Nah itu, Masjid ini saya namakan Salman!”

Ada rasa haru di sana, di antara wajah-wajah Prof. TM Soelaiman, Achmad Noeman, Achmad Sadali, dan Ajat Sudrajat yang datang jauh-jauh dari Bandung. Ahad pagi itu, kalender menunjukkan tahun 1963. Dalam ruang istana, usai santap pagi seakan semua bermula. Ketika Masjid di hadapan kampus ITB menjadi lakon. Lakon yang kini berkisah tentang dirinya.

see more

STRUKTUR ORGANISASI

Berikut mereka yang berkecimpung dalam menumbuhkan Masjid Salman ITB, beserta perannya.

Majelis Pembina Yayasan Pembina Masjid (MP YPM) Salman ITB adalah organ tertinggi dalam struktur organisasi YPM Salman ITB. Majelis Pembina juga mempunyai wewenang diantaranya mengubah Anggaran Dasar yayasan, mengangkat dan memberhentikan anggota Badan Pengurus (BP) dan Dewan Pengawas (DP) YPM Salman ITB. Berdasarkan Anggaran Dasar saat ini, MP juga berwenang menetapkan kebijakan umum dan mengesahkan program kerja serta Anggaran Tahunan YPMSalman ITB.

see more

services-02

Salman ITB

Ada apa aja sih di salman??

Salman ITB menyediakan berbagai fasilitas dimulai dari reading corder, kios, kantin, mini market, serta fasilitas lainnya. untuk lebih jelas, anda bisa melihatnya lewat link dibawah.

see more here!


Get in Touch

Please feel free to contact us any time

Kontak

Visit Our Office

Jl. Ganesha 7 Bandung – 40132
Tlp. 022-2530708, Fax. 022-2500042
email: info@salmanitb.com
www.salmanitb.com





Your Name (required)

Your Email (required)

Subject

Your Message