-
Salman Radio
Kalender Kegiatan Salman
-
- Berlibur Sambil Tambah Wawasan Ala Learning Camp
10 March 2010 2:47 PM | No Comments - Eureka: Paras Baru Pembinaan Calon Pembina (PCP) Karisma ITB
10 March 2010 2:45 PM | No Comments - Sejak 1997 Masjid Salman Terapkan Larangan Merokok
10 March 2010 10:51 AM | No Comments - Almarhum Baru 2 Pekan Resmi Menjadi Profesor
08 March 2010 11:46 AM | No Comments - Wahyudi Martono: Profesor Muda itu Telah Wafat
08 March 2010 10:53 AM | 3 Comments
- Amanah Seorang Pemimpin
- LPP Gelar Learning Camp 2010 [21 Feb 2010]
- Ibu, Cermin Majunya Budaya Bangsa
- Mang Tarwud Pun Jatuh Sakit
- Sejak 1997 Masjid Salman Terapkan Larangan Merokok
- Dunia Pendidikan dalam Facebook
- Korsa Kirim Relawan Medis ke Longsor Pasir Jambu
- Bahasa Bola di Kantin Salman ITB
- 200 Siswa SMA Lolos Seleksi Tahap II Beasiswa Pelopor
- Kajian Sabtu Dhuha Bersama Ust. Hervi Firdaus [13 Feb 10]
- Wachidul Faqim on Wahyudi Martono: Profesor Muda itu Telah Wafat
- Budhiana, Bandung, Indonesia on Saya Petani dan Saya Bangga!
- Iqbal Alfajri on Amanah Seorang Pemimpin
- Iqbal Alfajri on Amanah Seorang Pemimpin
- Iqbal Alfajri on Wahyudi Martono: Profesor Muda itu Telah Wafat
- Maison on Ibu, Cermin Majunya Budaya Bangsa
- M. Hariyadi Setiawan on Wahyudi Martono: Profesor Muda itu Telah Wafat
- Iqbal Alfajri on Saya Petani dan Saya Bangga!
- Berlibur Sambil Tambah Wawasan Ala Learning Camp
Pasca Badai di Salman
Hujan badai yang terjadi pada hari Senin, 15 Februari 2010 pukul 13 hingga 14 siang, telah mengakibatkan rusaknya beberapa sarana dan prasarana di Masjid Salman ITB. Kerusakan terparah dialami oleh Salman Access Center yang harus kehilangan 2 unit komputer lantaran rusak diterjang badai.
Other Albums
Salman Media Volunteer
Hari Sabtu, 13 Februari 2010 lalu, program Salman Media Volunteer dimulai. Budhiana Kartawijaya, selaku ketua pengurus Media dan Humas Salman, memberikan pengantar mengenai filosofi jurnalistik. Diharapkan, peserta program ini bisa menjadi jurnalis-jurnalis Islami yang peka terhadap lingkungan.
Pak Turi
Bila Sabtu pagi tiba, ada hal yang berbeda dari pagi biasanya. Selalu tersedia bubur kacang gratis untuk jamaah Masjid Salman ITB. Dialah Pak Turi, pedagang bubur kacang yang sengaja dipanggil Salman untuk memberikan sedikit warna terhadap para aktivisnya. Pak Turi sendiri telah berjualan bubur kacang di Bandung sejak tahun 1977. Ketika itu beliau baru saja berusia 14 tahun. Meskipun hanya berjualan bubur kacang, pria yang berasal dari Jember ini, mampu menyekolahkan 2 dari 3 putrinya ke bangku kuliah. Anak paling bungsunya masih duduk di bangku SMA.









