<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masjid Salman ITB</title>
	<atom:link href="http://salmanitb.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://salmanitb.com</link>
	<description>Masjid Salman di Ujung Jari</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 07:47:32 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<image>
			<title>Masjid Salman ITB</title>
			<url>http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2009/07/logo-salman11.png</url>
			<link>http://salmanitb.com</link>
			<width>100</width>
			<height>100</height>
			<description>Masjid Salman di Ujung Jari</description>
		</image>		<item>
		<title>Berlibur Sambil Tambah Wawasan Ala Learning Camp</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/berlibur-sambil-tambah-wawasan-ala-learning-camp/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/berlibur-sambil-tambah-wawasan-ala-learning-camp/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 07:47:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Danar Astuti Dewirini</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1633</guid>
		<description><![CDATA[Malam Sabtu itu (6/3) gedung di pojokan Kompleks Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Jawa Barat masih ramai oleh celoteh dan derai tawa remaja. Rupanya para peserta Learning Camp sedang menunggu acara refreshing akhir pekan seusai weekend dinner. Kegiatan malam yang biasanya diisi dengan belajar mandiri, kali ini diselingi dengan acara nonton bareng.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1642" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp1.jpg"><img class="size-medium wp-image-1642" title="Learning Camp" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Peserta Learning Camp tengah menonton film di sela-sela kegiatan Learning Camp</p></div>
<p><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp1.jpg"></a><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp1.jpg"></a>Malam Sabtu itu (6/3) gedung di pojokan Kompleks Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan Jawa Barat masih ramai oleh celoteh dan derai tawa remaja. Rupanya para peserta Learning Camp sedang menunggu acara <em>refreshing</em> akhir pekan seusai <em>weekend dinner</em>. Kegiatan malam yang biasanya diisi dengan belajar mandiri, kali ini diselingi dengan acara nonton bareng.</p>
<p>Ketika &#8220;bioskop&#8221; siap, 200 adik SMA itu digiring masuk ke 3 studio yang telah dipersiapkan. Bukan studio sungguhan, hanya ruang kelas yang ditata ulang dengan format lesehan. Film diputar dari laptop. &#8220;Film yg ditonton bukan yang berat-berat karena tujuannya memang untuk refreshing. Ada Wall-E, Kartun Nabi Muhammad, National Treasure, Around The World in 80 days-nya Jackie Chan,&#8221; kata Eko Seti, koordinator non-akademik, menjelaskan.</p>
<p>Kegiatan akhir pekan tak berhenti sampai di situ. Hari Ahad diisi dengan jalan-jalan. Pekan ini mereka menjelajah Hutan Raya Dago Pakar sampai Maribaya untuk mengenal nuansa Kota Bandung yang hijau dan sejuk. TIdak sekadar jalan-jalan, sepanjang penjelajahan peserta menemui pos-pos <em>outbond</em> berisi permainan-permainan yang mendorong kerjasama tim.</p>
<p><em>Refreshment</em> seperti ini memang rutin dilakukan tiap pekan. Minggu pertama, adik-adik peserta diajak mengunjungi ITB dan Galeri IPTEK Sasana Budaya Ganesha. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk mendapatkan <em>feel </em>ke-ITB-an. Minggu ketiga, sebelum penutupan berlangsung, rencananya adik-adik dari seluruh kabupaten Jawa Barat ini akan dibawa berwisata merasakan suasana Sunda dan kota tua Bandung.</p>
<p>Ada pula satu hal lain yang istimewa dari akhir pekan Learning Camp, yaitu pembagian <em>handphone</em>. Senin sampai Sabtu malam, peserta dilarang memegang <em>handphone</em>. Semua handphone wajib dititipkan kepada kakak pendamping. &#8220;Agak merepotkan karena membatasi komunikasi, tetapi ini agar tidak mengganggu konsentrasi belajar. Orang rumah juga sudah paham,&#8221; kata salah seorang peserta camp penuh kesadaran.</p>
<p>Malam itu, ketika handphone dibagikan, sebagian besar anak segera memainkan jarinya di atas keypad dengan lincah. Ada pula yang langsung menelpon orangtuanya dan bercerita penuh semangat mengenai kegiatan minggu itu, sepenggal kisah perjuangan masuk institut terbaik bangsa yang akan mereka kenang.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1633&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fberlibur-sambil-tambah-wawasan-ala-learning-camp%2F&amp;linkname=Berlibur%20Sambil%20Tambah%20Wawasan%20Ala%20Learning%20Camp"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/berlibur-sambil-tambah-wawasan-ala-learning-camp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eureka: Paras Baru Pembinaan Calon Pembina (PCP) Karisma ITB</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/eureka-paras-baru-pembinaan-calon-pembina-pcp-karisma-itb/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/eureka-paras-baru-pembinaan-calon-pembina-pcp-karisma-itb/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 07:45:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tristia Riskawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1630</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak 31 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan, Sabtu (6/3), mengikuti pembukaan Eureka (Pembinaan untuk Calon Pembina Karisma) di Aula Gedung SerbaGuna Salman ITB. Eureka sendiri merupakan istilah baru dalam pembinaan untuk pembina baru Karisma. Sebelumnya, pembinaan ini lebih dikenal dengan nama PCP (Pembinaan Calon Pembina) dari semester ke semester.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1644" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Eureka.jpg"><img class="size-medium wp-image-1644" title="Eureka" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Eureka-300x224.jpg" alt="Peserta Eureka terlihat asyik bermain di sela-sela materi." width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Peserta Eureka terlihat asyik bermain di sela-sela materi.</p></div>
<p>Sebanyak 31 mahasiswa dari berbagai institusi pendidikan, Sabtu (6/3), mengikuti pembukaan Eureka (Pembinaan untuk Calon Pembina Karisma) di Aula Gedung SerbaGuna Salman ITB. Eureka sendiri merupakan istilah baru dalam pembinaan untuk pembina baru Karisma. Sebelumnya, pembinaan ini lebih dikenal dengan nama PCP (Pembinaan Calon Pembina) dari semester ke semester.</p>
<p>“Eureka ialah kata yang sering digunakan oleh ilmuwan ketika menemukan sesuatu yang menakjubkan. Dengan pengubahan istilah PCP ke Eureka diharapkan para calon pembina juga menemukan sesuatu yang menakjubkan dalam pembinaan ini sehingga mereka seolah-olah ingin berkata Eureka!” ujar Aditya Krishna Subagiyo, ketua pelaksana Eureka periode 29.2 ini.</p>
<p>Pembukaan kali ini seperti biasa diawali dengan tilawah, kemudian dilanjutkan dengan <em>taujih</em> (semacam tausiyah singkat) dari Kang Hasro yang merupakan Ketua Umum Karisma periode 27.</p>
<p>Selepas itu Jati Raharja, Ketua Umum Karisma berdiri di depan memberikan sambutannya kepada para calon pembina. Beliau menjelaskan bahwa mahasiswa itu memiliki tiga FPP (Fungsi Peran Posisi) yang utama. Pertama sebagai <em>iron stock. </em>Dalam ilmu teknik material, yang notabenenya merupakan jurusan perkuliahan Jati, iron stock merupakan barang-barang mentah yang akan diubah barang-barang jadi. Jati mengibaratkan bahwa kita ini adalah “barang-barang mentah” yang mendekati “barang yang sudah jadi”.  Yang kedua, sebagai <em>agent of change. </em>Sesuai dengan terjemahan bebasnya (agen perubahan), diharapkan mahasiswa dapat membuat dirinya berkualitas sehingga dapat merubah negeri ini ke arah yang lebih baik. FPP selanjutnya adalah mahasiswa sebagai <em>guardian value </em>yang memiliki peranan penting dalam menjaga nilai-nilai baik di negeri ini.</p>
<p>“Khususnya nilai-nilai Islam, karena Karisma ITB merupakan salah satu lembaga dakwah walaupun objeknya adalah remaja,” tuturnya.</p>
<p>Yang membuat pembukaan ini berbeda dari pembukaan-pembukaan sebelumnya adalah hadirnya Ketua YPM Salman, Syarif, sebagai pemateri mengenai sejarah Masjid Salman ITB. Hal itu diakui sebagai sebuah daya tarik oleh Desi Mustikasari, salah satu calon pembina Karisma yang mengikuti rangkaian acara. Namun mahasiswi Sastra Inggris UPI ini menyayangkan penyampaian beberapa pemateri yang menurutnya tidak jelas (suaranya) dan terkesan tergesa-gesa.</p>
<p>“Saya kan kebetulan duduk di belakang, makanya suara tidak terdengar. Apalagi waktu itu pematerinya tidak memakai speaker. Lalu ketika pemateri menuliskan sesuatu di <em>whiteboard,</em> spidolnya tipis, jadinya nggak kelihatan deh si pemateri mau nulis apa,” keluh Desi.</p>
<p>“Tapi secara keseluruhannya pembinaannya asyik kok. Insya Allah saya akan terus mengikuti pembinaan ini sampai selesai,” ujarnya mantap.</p>
<p><strong>Target: 250 calon pembina</strong></p>
<p>Keluarga Remaja Islam ITB, atau kerap disingkat Karisma ITB merupakan merupakan salah satu unit Masjid Salman ITB yang bergerak di bidang pembinaan remaja dan mahasiswa muslim serta lembaga pendidikan nonformal, dengan tujuan membentuk generasi Rabbani yang seimbang Iman, Ilmu, dan Amal serta mampu menjadi rahmat bagi sekalian alam. Unit yang berdiri semenjak  15 Maret 1981 ini acapkali mengadakan baik kegiatan insidental maupun kegiatan rutin bagi remaja-remaja sekota Bandung.</p>
<p>“Dari open recruitment yang daftar cukup banyak, ada sekitar 97 atau 99 orang. Tetapi yang datang ke pembukaannya hanya sepertiganya, sekitar 31 orang. Hal ini disebabkan karena ada beberapa universitas yang masih mengadakan kuliah dan acara vital di hari Sabtu,” beber Aditya.</p>
<p>Melihat jumlah peminat yang lumayan banyak, hampir mencapai angka seratus, Aditya mengatakan jumlah tersebut masih jauh dari target awal.</p>
<p>“Karisma ITB membutuhkan sekitar 250 calon pembina. Jumlah sebesar ini dibutuhkan karena Karisma ini jangkauan pembinaannya ialah remaja se-kota Bandung. Saya harap 250 calon pembina itu menjadi pembina sebenarnya yang senantiasa aktif di Karisma ini,” ungkap mahasiswa Astronomi ITB angkatan 2008 ini.</p>
<p>Untuk menjadi pembina Karisma ITB sendiri ada syaratnya. Calon pembina harus mengerti tentang Islam, komunikatif dengan remaja, serta tahu bagaimana caranya merangkul remaja agar mereka senantiasa tetap berada di dalam jalur yang seharusnya.</p>
<p>“Yah, syarat minimalnya yang penting calon pembina mau membina dan dibina. Anak SMP dan SMA itu gampang disulut. Tugas pembinalah yang menjaga mereka agar selalu berada di jalan yang tepat, sesuai dengan koridor Islam,” ujar Aditya.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1630&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Feureka-paras-baru-pembinaan-calon-pembina-pcp-karisma-itb%2F&amp;linkname=Eureka%3A%20Paras%20Baru%20Pembinaan%20Calon%20Pembina%20%28PCP%29%20Karisma%20ITB"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/eureka-paras-baru-pembinaan-calon-pembina-pcp-karisma-itb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sejak 1997 Masjid Salman Terapkan Larangan Merokok</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/sejak-1997-masjid-salman-terapkan-larangan-merokok/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/sejak-1997-masjid-salman-terapkan-larangan-merokok/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:51:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal Alfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1637</guid>
		<description><![CDATA[Bila PP Muhammadiyah baru saja menetapkan fatwa haram untuk rokok, maka di Masjid Salman ITB sejak tahun 1997, lewat Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pembina Masjid Salman ITB No. 306/A.1/YPM/VII-1418, telah ditetapkan larangan merokok.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hari Selasa, 9 Maret silam, Majlis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah secara resmi melansir fatwa terbarunya mengenai hukum merokok. Merevisi fatwa sebelumnya yang menyatakan hukum merokok adalah mubah, kali ini PP Muhammadiyah secara tegas menetapkan fatwa haram merokok.</p>
<p>Terdapat 2 macam argumen yang diajukan dalam fatwa PP Muhammadiyah <em></em>yang meliputi argumen <em>ijtihad bayani</em> dan <em>ijtihad ta&#8217;lili</em>.  Dalam argumen <em>bayani </em>terdapat tiga poin yang ditetapkan yaitu rokok dianggap sebagai perbuatan bunuh diri secara perlahan, rokok dianggap menimbulkan mudarat atau bahaya pada diri sendiri dan orang lain, dan  pembelanjaan uang untuk kepentingan rokok adalah suatu kemubaziran yang dilarang dalam agama Islam.  Sedangkan dalam argumen <em>ta&#8217;lili</em> atau kausasi juga menguatkan bahwa konsumsi rokok bertentangan dengan beberapa tujuan syariah, yaitu perlindungan diri, perlindungan keluarga, dan perlindungan harta.</p>
<p>Bila PP Muhammadiyah baru saja menetapkan fatwa haram untuk rokok, maka di Masjid Salman ITB sejak tahun 1997, lewat Surat Keputusan (SK) Ketua Umum Badan Pengurus Yayasan Pembina Masjid Salman ITB No. 306/A.1/YPM/VII-1418, telah ditetapkan larangan merokok.  Larangan ini berlaku kepada siapapun tanpa terkecuali di komleks Masjid Salman ITB, fasilitas bergerak maupun tidak bergerak milik YPM Salman ITB, maupun fasilitas yang dipinjam atau disewa oleh YPM Salman ITB.  Adapun salah satu argumen yang mendasari keluarnya SK tersebut adalah bahwa asap dan puntung rokok merupakan bahan-bahan yang dapat mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi yang tidak merokok.</p>
<p>Selanjutnya sekitar tahun 2004, dalam penetapan peraturan karyawan Salman juga terdapat pasal yang melarang karyawan untuk jadi perokok.  Bila di suatu waktu didapatkan karyawan tersebut merokok maka akan dikeluarkan dengan tidak hormat.</p>
<p>YPM Salman ITB memang belum secara langsung menetapkan fatwa haram untuk rokok.  Namun dalam prakteknya, pengurus, manajemen, karyawan, dan aktivis Masjid Salman ITB secara konsisten sudah menerapkan larangan merokok dalam lingkungan aktivitas dan lingkungan keluarga masing-masing.  Bahkan almarhum Bang Imad, salah seorang pendiri Masjid Salman ITB, sejak tahun 70 an telah gencar mengharamkan rokok.</p>
<p>Selayaknya ditunggu ketegasan sikap Salman tentang larangan merokok ini, apakah sekadar melarang karena faktor kenyamanan semata atau tegas mengharamkan secara syariat.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1637&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fsejak-1997-masjid-salman-terapkan-larangan-merokok%2F&amp;linkname=Sejak%201997%20Masjid%20Salman%20Terapkan%20Larangan%20Merokok"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/sejak-1997-masjid-salman-terapkan-larangan-merokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Almarhum Baru 2 Pekan Resmi Menjadi Profesor</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/almarhum-baru-2-pekan-resmi-menjadi-profesor/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/almarhum-baru-2-pekan-resmi-menjadi-profesor/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 04:46:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal Alfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1615</guid>
		<description><![CDATA[Sekitar dua minggu ini beliau resmi diberi gelar profesor dari International Islamic University Malaysia (IIUM).  Suatu capaian yang luar biasa dari rekan kita ITB’89 ketika usia, seperti kita rata-rata, belum juga 40.  ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pesan singkat dar<em><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/n1266485690_30186162_62461.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1618" style="margin-left: 10px;margin-right: 10px" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/n1266485690_30186162_62461-300x169.jpg" alt="" width="300" height="169" /></a></em>i DR.                  Riza                  Muhida (FT’89) dari                  Malaysia berbunyi tidak lama                  setelah kepergiaannya.  Sekitar jam satu                  waktu setempat, 7 Maret 2010.  Beliau telah tiada,                telah berpulang&#8230; Innalillahi wa innailaihi                roojiuun.  Sekitar dua minggu ini                beliau resmi diberi gelar profesor dari International Islamic University Malaysia (IIUM).</p>
<p>Suatu capaian yang                luar biasa dari rekan kita ITB’89 ketika usia, seperti kita                rata-rata, belum juga 40.  Lebih dari itu, beliau                seperti magnet tersendiri buat rekan-rekan 89 yang lain, bahkan                angkatan lain, berbagai jurusan.  Untuk terinspirasi                masuk ke kancah neraka, begitu mereka menyebut, program doctoral.</p>
<p>Baik ketika beliau                masih sedang berjuang di Tokyo Institute of Technology atau ketika                menjadi associate professor di IIUM.  Baru sekitar 3 hari                yang lalu ada berita beliau masuk ICU RS Pusrawi KL karena virus                di saluran pernafasan.  Dan kini begitu cepat                beliau meninggalkan kita.  Dibalik pintu kamarnya                di asrama dulu, sebuah quote nyentrik nan sarkastik                tertulis:</p>
<p>”Berani Hidup..berani                Mati&#8230;</p>
<p>Takut Mati&#8230;jangan                Hidup</p>
<p>Takut Hidup&#8230;MATI                SAJA!”</p>
<p>Dan kini akhirnya                beliau telah mati meninggalkan kita, meski kehidupan lah                sebenarnya yang takut akan capaiannya.  Ketika hidupmu engkau                begitu nyentrik dan misterius. Tidak beda dengan                kepergianmu.</p>
<p>Selamat jalan sobatku:                Prof DR Wahyudi M.                Martono.  Semoga Allah SWT                menerima segala amal ibadahmu, InsyaAllah, dan mengampuni segala                khilafmu.  Aku bersaksi, engkau                orang yang baik&#8230;..</p>
<p><em>Hanya                dari seorang rekan lam</em><em>a: se-asrama, se-jurusan,                se-KP-an&#8230;.</em></p>
<p><em>Yang                melihat dari kejauhan</em><em> atas ketinggian capaianmu</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>(Dikutip dari tulisan Andi Andang/MS-89 di milis Alumni Salman)<br />
</em></p>
<p><em> </em></p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1615&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Falmarhum-baru-2-pekan-resmi-menjadi-profesor%2F&amp;linkname=Almarhum%20Baru%202%20Pekan%20Resmi%20Menjadi%20Profesor"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/almarhum-baru-2-pekan-resmi-menjadi-profesor/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wahyudi Martono: Profesor Muda itu Telah Wafat</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/wahyudi-martono-profesor-muda-itu-telah-wafat-3/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/wahyudi-martono-profesor-muda-itu-telah-wafat-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 03:53:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iqbal Alfajri</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1607</guid>
		<description><![CDATA[Inna Lillahi wa Inna Ilaihi Roji'un.  Telah wafat Prof. Dr. Wahyudi Martono pada hari Ahad, 7 Maret 2010 pukul 01.00 waktu setempat di Kuala Lumpur, Malaysia. Almarhum adalah alumni Salman ITB angkatan 89 dan pernah tinggal di Asrama Salman ITB. Almarhum juga tercatat pernah aktif di Pembinaan Anak-anak Salman (PAS) pada tahun 1990.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inna Lillahi wa I<a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/26500_1351178666936_1455451241_940077_764590_n.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1598" style="margin: 10px;" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/26500_1351178666936_1455451241_940077_764590_n-210x300.jpg" alt="" width="210" height="300" /></a>nna Ilaihi Roji&#8217;un.  Telah wafat Prof. Dr. Wahyudi Martono pada hari Ahad, 7 Maret 2010 pukul 01.00 waktu setempat di Kuala Lumpur, Malaysia. Almarhum adalah alumni Salman ITB angkatan 89 dan pernah tinggal di Asrama Salman ITB. Almarhum juga tercatat pernah aktif di Pembinaan Anak-anak Salman (PAS) pada tahun 1990.</p>
<p>Almarhum terakhir kali tercatat sebagai dosen di Intelligent Mechatronics System Research Unit, Department of Mechatronics Engineering, Faculty of Engineering, International Islamic University Malaysia (IIUM).</p>
<p>Menurut kabar yang beredar di milist Keluarga Alumni Masjid Salman ITB, almarhum wafat dikarenakan virus di saluran pernafasan. Setelah berjuang selama 3 hari di Rumah Sakit Pusrawi, Kuala Lumpur, Malaysia, akhirnya almarhum wafat.</p>
<p>Kesan mendadak dan tiba-tiba inilah yang menimbulkan spekulasi bahwa almarhum tertular virus mematikan.  Semasa hidupnya beliau memang sering melakukan perjalanan ke beberapa negara dalam rangka menjalankan tugas dari kampusnya.</p>
<p>Rencananya, jasad almarhum akan dibawa dan dimakamkan di Cilacap pada Senin, 8 Maret 2010.  Semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1607&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fwahyudi-martono-profesor-muda-itu-telah-wafat-3%2F&amp;linkname=Wahyudi%20Martono%3A%20Profesor%20Muda%20itu%20Telah%20Wafat"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/wahyudi-martono-profesor-muda-itu-telah-wafat-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>LPP Salman Gelar Pelatihan Komputer Keliling untuk Guru</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/lpp-salman-gelar-pelatihan-komputer-keliling-untuk-guru/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/lpp-salman-gelar-pelatihan-komputer-keliling-untuk-guru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 03:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Yudha P Sunandar</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1564</guid>
		<description><![CDATA[Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB gelar pelatihan komputer keliling ke sekolah-sekolah di Jawa Barat. Bertajuk ICT Laboratory Goes To School (ILGTS), program ini akan datang ke sekolah-sekolah untuk melatih guru dan siswa agar mampu menguasai TIK.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1568" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/ILGTS.jpg"><img class="size-medium wp-image-1568" title="ILGTS" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/ILGTS-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Guru-guru SDN Cisitu Bandung tengah belajar komputer dipandu relawan dari LPP Salman ITB</p></div>
<p>Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB gelar pelatihan komputer keliling ke sekolah-sekolah di Jawa Barat. Bertajuk ICT Laboratory Goes To School (ILGTS), program ini akan datang ke sekolah-sekolah untuk melatih guru dan siswa agar mampu menguasai TIK.</p>
<p>SD Negeri Cisitu, Jl. Sangkuriang No. 87, Bandung merupakan sekolah pertama yang dikunjungi tim ILGTS. Bertempat di Laboratorium komputer SDN Cisitu, sebanyak 15 orang guru turut andil belajar komputer pada hari Sabtu, 6 Maret 2010 lalu. Uniknya, semangat mereka untuk belajar komputer begitu besar. &#8220;Saya mau belajar laptop!&#8221; sahut Yeni , guru kelas 2 SDN Cisitu, penuh semangat ketika sesi perkenalan diri.</p>
<p>Irsa Liopin, staff LPP Salman ITB untuk program ILGTS, menuturkan bahwa program ini merupakan kelanjutan dari program Satu Guru Satu Laptop (Sagusala) yang dicetuskan tahun 2009 lalu oleh LPP Salman bekerjasama dengan berbagai pihak. Agar guru mampu mengoptimalkan perangkat TIK yang ada, salah satu program terusannya adalah ILGTS.</p>
<p>SD Negeri Cisitu sendiri merupakan pilot project untuk program ILGTS. Pemilihan SD Negeri Cisitu sendiri, diakui Irsa, lantaran sekolah tersebut sudah cukup lama bekerjasama dengan LPP Salman.</p>
<p>Dalam program ILGTS, lanjut Irsa, guru-guru akan diajari cara menggunakan aplikasi pengolah kata (<em>word processor</em>), lembar kerja (<em>spreadsheet</em>), dan program presentasi (<em>presentation program</em>). Meskipun begitu, aplikasi pengolah kata merupakan aplikasi dasar yang akan diajarkan dalam program ini. &#8220;Kalau <em>word </em>(pengolah kata) nggak bisa, sulit untuk belajar aplikasi lainnya (lembar kerja dan program presentasi),&#8221; ungkap Irsa.</p>
<p>Lebih lanjut, Irsa menyampaikan bahwa program ini akan mendatangi sekolah-sekolah di Jawa Barat. Irsa mengakui tidak ada agenda khusus sekolah mana saja yang akan dikunjungi. &#8220;Kita datang tergantung permintaan. Bila belum selesai, akan datang lagi,&#8221; tutur Irsa.</p>
<p>Meskipun begitu, Irsa mengungkapkan tidak ada batas waktu untuk program ini. Dirinya dan tim di LPP Salman ITB akan siap selalu untuk datang ke sekolah-sekolah. Tentunya dengan dukungan dari berbagai pihak, khususnya Axioo yang menyediakan laptop untuk alat belajar guru.</p>
<p>ILGTS sendiri merupakan program kerjasama antara LPP Salman ITB, <a href="http://www.amalsalman.org">Rumah Amal Salman ITB</a>, <a href="http://www.axioo.net">Axioo</a>, dan <a href="http://www.klubguru.com">Klub Guru</a>. Axioo sendiri mendukung program ini dengan menyediakan laptop untuk belajar guru. Program ini juga melibatkan relawan pendidikan yang merupakan mahasiswa dari Student Center (SC) dan penerima Beasiswa Pelopor serta Beasiswa ITB untuk Semua (BIuS).</p>
<p>Irsa berharap, program ini bisa meningkatkan kualitas guru dengan TIK. Guru tidak hanya belajar dengan manual, tetapi juga mampu mengoptimalkan teknologi yang tersedia. Tak hanya itu saja. Irsa lebih lanjut menuturkan semoga ke depannya akan ada lebih banyak pihak yang membantu terselenggaranya program ini, khususnya sarana seperti laptop dan transportasi.</p>
<p>Relawan juga diharapkan bertambah, lanjut Irsa. Idealnya satu guru dibimbing oleh satu relawan. Sehingga guru bisa belajar lebih efektif. &#8220;Keren kali yah kalau banyak yang bantu,&#8221; tandas Irsa penuh harap dan semangat.</p>
<p><strong>Bagimu Guru Tercinta?</strong></p>
<div id="attachment_1569" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Presentasi-Axioo.jpg"><img class="size-medium wp-image-1569" title="Presentasi Axioo" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Presentasi-Axioo-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Peserta yang terdiri dari guru-guru SDN Cisitu tengah mendengarkan presentasi dari Axioo.</p></div>
<p>Dalam kesempatan ini, Axioo juga mempresentasikan program Bagimu Guru Tercinta berupa cicilan laptop untuk pendidikan. Meskipun begitu, program ini ditanggapi pesimis oleh peserta program ILGTS.</p>
<p>Sikap pesimis ini muncul salah satunya lantaran Axioo mensyaratkan minimal ada 20 guru yang bersedia mencicil dari satu sekolah. &#8220;Padahal jumlah guru di dalam sekolah belum tentu mencapai 20 orang. Kami kira kebijakan ini perlu dievaluasi oleh pihak Axioo,&#8221; tutur Kepala SDN Cisitu Bandung, Arumsari D, S.Pd, kepada pihak Axioo.</p>
<p>Selain itu, harga laptop yang ditawarkan pun dipandang terlalu tinggi oleh sebagian guru, meskipun tersedia cicilan ringan dan bunga 0 persen. &#8220;Saya mohon, lantaran ini program untuk guru tercinta, harganya juga harus tercinta,&#8221; ungkap Rosmaya, guru kelas 3 SDN Cisitu.</p>
<p>Bagimu Guru Tercinta merupakan program laptop untuk guru dari Axioo. Dalam program ini, guru diberi banyak kemudahan untuk mendapatkan laptop, seperti cicilan ringan dan bunga 0 persen. Laptop dalam program ini juga telah dilengkapi berbagai aplikasi pembelajaran serta pelatihan singkat untuk guru.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1564&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Flpp-salman-gelar-pelatihan-komputer-keliling-untuk-guru%2F&amp;linkname=LPP%20Salman%20Gelar%20Pelatihan%20Komputer%20Keliling%20untuk%20Guru"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/lpp-salman-gelar-pelatihan-komputer-keliling-untuk-guru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PAS ITB Meracik Kaktus bersama Rumah Bunga Rizal</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/pas-itb-meracik-kaktus-bersama-rumah-bunga-rizal/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/pas-itb-meracik-kaktus-bersama-rumah-bunga-rizal/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 02:55:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tristia Riskawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1542</guid>
		<description><![CDATA[Puluhan adik-adik binaan Pembinaan Anak-Anak Salman ITB (PAS ITB) usia SD, pada hari Minggu, 28 Februari 2010 berkunjung ke Rumah Bunga Rizal yang terletak di Jl. Raya Maribaya km 24 Lembang. Rumah Bunga Rizal sendiri merupakan kebun produksi sekaligus kebun wisata yang menyediakan berbagai jenis anggrek, kaktus, tanaman hias daun, dan tanaman hias gantung.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1578" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Menanam-Kaktus.jpg"><img class="size-medium wp-image-1578" title="Menanam Kaktus" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Menanam-Kaktus-300x224.jpg" alt="Puluhan adik-adik PAS ITB tengah memperhatikan cara membudidayakan kaktus" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Puluhan adik-adik PAS ITB tengah memperhatikan cara membudidayakan kaktus</p></div>
<p>Puluhan adik-adik binaan Pembinaan Anak-Anak Salman ITB (PAS ITB) usia SD, pada hari Minggu, 28 Februari 2010 berkunjung ke Rumah Bunga Rizal yang terletak di Jl. Raya Maribaya km 24 Lembang. Rumah Bunga Rizal sendiri merupakan kebun produksi sekaligus kebun wisata yang menyediakan berbagai jenis anggrek, kaktus, tanaman hias daun, dan tanaman hias gantung.</p>
<p>Selama adik-adik binaan berkegiatan di sana, mereka diajari cara membuat kaktus dan memperbanyaknya. Tidak sedikit adik-adik yang maju ke depan menghampiri sang tutor untuk memperhatikan lebih dekat bagaimana caranya meracik tanaman, termasuk dalam famili <em>cactaceae</em> ini.</p>
<p>“Coba, ada yang tahu tidak, kaktus berasal dari benua apa?” tanya Rizal Djaafarer, si empunya pemilik Rumah Bunga Rizal.</p>
<p>“Amerikaaaaaa,” beberapa adik yang percaya diri menjawabnya dengan tepat.</p>
<p>“Waaah, pintar ya anak-anak sekarang,” puji Rizal, bangga.</p>
<p>Selain menanam kaktus, adik-adik juga diajarkan bagaimana caranya menanam cabai. Dikarenakan jumlah adik yang cukup banyak, maka pelatihan juga dibagi menjadi beberapa kloter, menunggu giliran. Di penghujung acara, semua adik yang datang diberi suvenir berupa tanaman kaktus dan cabai yang telah mereka racik.</p>
<p><strong>Rumah Bunga Rizal</strong></p>
<p>“Pada awalnya saya hanya pedagang asongan tetumbuhan, yang menawarkannnya dari rumah ke rumah,” kenang Rizal mengenang masa lalunya saat kali pertama menjadi pebisnis tanaman.</p>
<p>“Dari rumah ke rumah saya menggunakan angkot sebagai sarana transportasi. Terbayang harus menanggung risiko ada tanaman yang rusak di jalan,” lanjutnya.</p>
<p>Rumah Bunga Rizal, dinamai sesuai dengan pemiliknya, didirikan semenjak tahun 1985. Pada awalnya luas tanahnya tidak seberapa, hanya seluas 100 meter persegi.</p>
<p>“Karyawannya juga cuma saya dan istri,” tutur pria kelahiran Rengat, Provinsi Riau ini.</p>
<p>Seiring berjalannya waktu, dengan tentunya disertai oleh usaha yang sungguh-sungguh, kini Rizal telah berhasil mengembangkan usaha rumah bunganya hingga memiliki 23 karyawan tetap yang senantiasa siap sedia membantunya.</p>
<p>Rumah Bunga Rizal memiliki <em>green house </em>yang mengoleksi beragam jenis kaktus dan anggrek. Selain itu, terdapat pula laboratorium penelitian serta kantin yang menyediakan beragam makanan. Bangunan yang dirancang langsung oleh pemiliknya ini, layak dikunjungi untuk berwisata akhir pekan bersama rekan-rekan ataupun keluarga.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1542&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fpas-itb-meracik-kaktus-bersama-rumah-bunga-rizal%2F&amp;linkname=PAS%20ITB%20Meracik%20Kaktus%20bersama%20Rumah%20Bunga%20Rizal"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/pas-itb-meracik-kaktus-bersama-rumah-bunga-rizal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saya Petani dan Saya Bangga!</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/saya-petani-dan-saya-bangga/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/saya-petani-dan-saya-bangga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Mar 2010 02:52:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Tristia Riskawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1558</guid>
		<description><![CDATA[Melihat profesionalitas Pak Rizal dalam mengelola rumah bunga miliknya, mengiralah bahwa dia adalah seorang sarjana lulusan fakultas yang berhubungan dengan biologi, pertanian, agroteknologi, atau apapun itu. Ternyata asumsi tersebut salah.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1575" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Rizal-Djafaarer.jpg"><img class="size-medium wp-image-1575" title="Rizal Djafaarer" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Rizal-Djafaarer-300x224.jpg" alt="Rizal Djafaarer bersama Tristia Riskawati dari SalmanITB.com" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Rizal Djafaarer bersama Tristia Riskawati dari SalmanITB.com</p></div>
<p>Melihat profesionalitas Pak Rizal dalam mengelola rumah bunga miliknya, mengiralah bahwa dia adalah seorang sarjana lulusan fakultas yang berhubungan dengan biologi, pertanian, agroteknologi, atau apapun itu. Ternyata asumsi tersebut salah.</p>
<p>“Bukan, Dik. Saya lulusan Teknik Arsitektur IKIP, sekarang UPI. Malah saya sempat tiga setengah tahun kerja di biro arsitektur. Tetapi saya lelah. Pulang malam terus,” kenangnya ketika ditemui bersama kedua temannya di tempat tinggalnya pada hari Minggu, 28 Februari 2010.</p>
<p>Beliau mengatakan, ketika berencana untuk keluar dari tempat kerjanya, teringatlah akan hobi masa kecil. Berkebun. Itulah cikal bakal pria yang pertama kali mendatangkan kaktus ke Indonesia ini, memilih bisnis tanaman sebagai pijakan pertama setelah melepas dunia perkantoran.</p>
<p>“Dunia perkantoran membuat saya jenuh. Saya tahu apa yang saya tahu. Saya ingin jadi petani,” ujarnya mantap.</p>
<p>Menurutnya, petani bukanlah sebuah profesi yang sarat akan kehinaan. Rasulullah saja dulu sempat jadi petani, peternak, dan pedagang sampai akhirnya ia menjadi Khalifah.</p>
<p>“Tidak ada ceritanya tuh Rasulullah menyuruh kita jadi pegawai kantoran,” candanya.</p>
<p>Beliau lanjut mengatakan, sebaik-baiknya bisnis ialah bisnis yang disukai sekaligus bisnis yang dapat mendatangkan keuntungan. Orang kaya itu mikirnya bagaimana agar mereka terus menjual dan memproduksi. Kalau orang miskin itu mikirnya lebih ke arah hal-hal yang mendorong mereka untuk menjadi konsumtif.</p>
<p>“Orang kaya yang saya maksudkan bukan orang yang banyak duitnya. Kaya ilmu, kaya pengalaman, kaya amal ibadah.. Itulah kaya yang seharusnya kita raih.”</p>
<p>Dalam bisnis tanaman, pria yang pernah menjuarai kontes tanaman anggrek se-ASEAN di Jawa Timur tahun 2003 ini mengatakan keuntungannya sungguh dapat dibilang “Subhanallah” sekali.</p>
<p>“Ketika saya sedang tidak bekerja pun, Alhamdulillah uang tetap mengalir.”</p>
<p>Tampaknya penuturan Pak Rizal ini menumbuhkan minat kedua pria teman ngobrolnya untuk turut serta berbisnis seperti ini. Salah satu dari mereka bertanya, &#8220;Apa saja nih kendala dalam berbisnis tanaman ini?&#8221;</p>
<p>“Diri sendiri!” jawabnya tanpa tedeng aling-aling.</p>
<p>“Kebanyakan kendala itu datangnya dari diri sendiri. Seperti takut gagal, gengsi, dan lain-lain lah. Yah, itu dia. Penyakit hati.”</p>
<p><strong>Bunga, Wanita, dan Perannya dalam Islam</strong></p>
<p>Pak Rizal Djafaarer ini tampaknya orang yang romantis. Kesan ini terlihat ketika dia mengatakan bahwa beliau sungguh menyukai bunga serta keindahan tersendiri yang terdapat di dalamnya. Apalagi ketika ia menyatakan bahwa wanita dan bunga memiliki persamaan.</p>
<p>“Sebagian besar orang menyukai bunga karena aroma, warna, keunikan, nilai jual, dan keindahan yang dimilikinya. Oleh karena itu, bunga juga identik dengan wanita, itulah sebabnya ia perlu dicintai.”</p>
<p>Ketika ditanyakan lebih lanjut tentang peranan wanita dalam kehidupan rumah tangga, beliau mengatakan betapa dzalimnya suami yang membiarkan istrinya bekerja di luar rumah.</p>
<p>“Dalam Islam kan sudah ada pembagian peran. Suamilah yang mencari nafkah. Istrilah yang pertama kali mendidik anak-anak mereka dalam lingkungan rumah. Istri juga sebenarnya bisa ikut berusaha, tetapi usahanya cukup yang nggak usah ke mana-mana. Di rumah juga bisa kan? Apalagi sekarang ada internet.”</p>
<p>“Ada beberapa kasus yang membuat saya miris. Teman-teman saya yang kerjanya kantoran dan istrinya juga bekerja, mereka malah punya WIL (wanita idaman lain) dan PIL (pria idaman lain) masing-masing. Anaknya malah kebanyakan gaul sama pembantu. Pembantu itu kan kebanyakan pola pikirnya kurang terarah, dan ini akan menular kepada si anak.”</p>
<p>Pendapat pribadi Pak Rizal ini seakan membuat kita berpikir bahwa wanita itu kesannya wanita rumahan yang kuper (baca: kurang pergaulan). Namun hal itu terpatahkan ketika Pak Rizal melanjutkan argumentasinya.</p>
<p>“Bukannya kita, para pria bisa seenaknya saja memilih wanita untuk dijadikan istri. Istri itu harus pintar. Harus punya pengetahuan yang luas. Istri itu merupakan teman diskusi paling setia yang senantiasa membantu suaminya memecahkan segala permasalahan yang mengganggu,” ujarnya.</p>
<p><strong>Bersungguh-sungguh, tapi jangan lupa bersyukur!</strong></p>
<p>Filosofi hidupnya ialah bersungguh-sungguh ketika ditanya.</p>
<p>“Apapun profesimu, jalanilah dengan kesungguh-sungguhan. Dan jangan lupa bersyukur! Karena banyak orang kaya sukses, mereka bersungguh-sungguh tetapi mereka tidak bahagia karena tidak bersyukur dengan apa yang mereka sudah punya,” tutur pria beranak dua ini mantap.</p>
<p>“Untung kita beragama Islam. Ada Allah yang senantiasa menjamin keberkahan rezeki setiap manusianya jika kita tetap berusaha secara jujur dan berada di koridor yang benar. Insya Allah.”</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1558&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fsaya-petani-dan-saya-bangga%2F&amp;linkname=Saya%20Petani%20dan%20Saya%20Bangga%21"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/saya-petani-dan-saya-bangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Learning Camp Bentuk Sikap Disiplin dan Mandiri Siswa</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/learning-camp-bentuk-sikap-disiplin-dan-mandiri-siswa/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/learning-camp-bentuk-sikap-disiplin-dan-mandiri-siswa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Mar 2010 12:30:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ricky Utama Kurnia</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1555</guid>
		<description><![CDATA[Learning camp yang dilaksanakan oleh LPP Salman ITB selain bertujuan untuk mempersiapkan para siswa untuk menghadapi Ujian Saringan Masuk (USM) ITB, ternyata juga ditujukan untuk membangun sikap disiplin dan mandiri mereka. Hal itu yang disampaikan oleh Eko Seti, koordinator program non akademik LPP. Proses pembentukan sikap disiplin ini dapat terlihat dari kegiatan sehari-hari selama camp.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1556" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp.jpg"><img class="size-medium wp-image-1556" title="Learning Camp" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp-300x224.jpg" alt="Suasana tryout di Learning Camp 2010" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Suasana tryout di Learning Camp 2010</p></div>
<p>Learning camp yang dilaksanakan oleh LPP Salman ITB selain bertujuan untuk mempersiapkan para siswa untuk menghadapi Ujian Saringan Masuk (USM) ITB, ternyata juga ditujukan untuk membangun sikap disiplin dan mandiri mereka. Hal itu yang disampaikan oleh Eko Seti, koordinator program non akademik LPP. Proses pembentukan sikap disiplin ini dapat terlihat dari kegiatan sehari-hari selama camp.</p>
<p>Kegiatan pagi para siswa dimulai dari sebelum matahari terbit. Mereka dibiasakan untuk untuk bangun pagi dan mempersiapkan diri mereka dengan baik untuk menghadapi hari itu. Setelah mempersiapkan diri, mereka langsung menuju mesjid dan melaksanakan salat subuh berjamaah.</p>
<p>Setelah subuh, kegiatan diisi dengan saling berbagi cerita antara para siswa, juga dengan para pembimbing mereka. Kegiatan yang berlangsung sampai matahari terbit ini mereka sebut sharing moment. Dalam kesempatan ini mereka bisa berbagi tentang segala hal, baik mengenai persiapan ujian mereka nanti ataupun hal lain. Tidak ditutup juga kemungkinan untuk berbagi tentang hal-hal pribadi mereka, tak jarang inilah yang membuat hubungan para siswa yang datang dari berbagai sekolah  di kabupaten Bandung ini makin erat.</p>
<p>Lalu kegiatan dilanjutkan dengan olah raga pagi, kegiatan yang tentu akan membuat tubuh menjadi lebih segar. Setelah berolah raga pagi, para siswa kembali ke kamar masing-masing untuk membersihakan diri dan bersiap untuk memulai pelajaran di kelas. Setiap harinya para siswa akan mendapatkan pelajaran sebanyak 5 sesi. 3 sesi pertama dimulai dari pagi hingga pukul 12 siang dan 2 sesi selanjutnya akan dimulai setelah istirahat siang, pukul 13.00, sampai sore. Dan tiap harinya pelajaran ditutup dengan evaluasi harian. Evaluasi harian ini bertujuan untuk mengingat kembali pelajaran apa saja yang mereka dapat hari itu.</p>
<p>Setelah mengikuti pelajaran di kelas sampai sore hari, para siswa kembali ke kamar mereka dan membersihkan diri, juga membereskan peralatan pribadi mereka. Kegiatan dilanjutkan lagi saat matahari terbenam, para peserta akan melaksanakan salat maghrib berjamaah. Selanjutnya, di antara waktu maghrib dan isya kembali dilaksanakan sharing moment. Tidak hanya sampai disitu, selepas isya para peserta akan melaksanakan belajar mandiri sampai pukul 10 malam. Dalam belajar mandiri ini para peserta bisa bebas memilih mata pelajaran apa yang mereka ingin pelajari, dan akan dibimbing oleh seorang pendamping.</p>
<p>Kegiatan belajar di kelas ini akan berlangsung terus dari hari senin hingga hari kamis. Sedangkan pada hari jumat peserta akan melaksanakan try out untuk melihat perkembangan para siswa selama satu minggu pelajaran. Pada hari sabtu dan minggupun tetap berlangsung kegiatan di learning camp, walaupun buka kegiatan di belajar kelas. Pada hari sabtu para siswa melaksanakan kreasi seni, dan saat hari minggu para siswa akan keluar kawasan camp untuk berjalan-jalan bersama. Pada hari minggu tanggal 28 Februari 2010 kemarin para siswa learning camp ini berkesempatan berjalan-jalan ke kampus ITB, untuk setidaknya mengenal kawasan kampus calon perguruan tinggi mereka nanti. Dan untuk minggu-minggu selanjutnya rencananya akan diadakan out bond untuk para siswa camp.</p>
<p>Camp yang rencananya berlangsung selama 3 minggu ini tentunya menuntut para pesertanya untuk mampu mandiri dalam kegiatan sehari-harinya. Selama camp ini mereka tidak diperbolehkan pulang ke rumah, dan harus mulai membiasakan diri untuk mengurus diri mereka, tanpa pengawasan dan bantuan dari orang tua yang biasa mereka dapat di rumah. Jadi selain pembelajaran akademik yang pastinya mereka peroleh disini, mereka juga mendapat kesempatan untuk menyiapkan mental, membiasakan diri bersikap disiplin dan mandiri.</p>
<p>Salah seorang peserta learning camp, Eko Koswara (17), mengaku memang merasa cukup lelah dengan kegiatan sehari-hari di camp, tapi dia tau memang camp ini juga bertujuan untuk membiasakan sikap disiplin.</p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1555&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Flearning-camp-bentuk-sikap-disiplin-dan-mandiri-siswa%2F&amp;linkname=Learning%20Camp%20Bentuk%20Sikap%20Disiplin%20dan%20Mandiri%20Siswa"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/learning-camp-bentuk-sikap-disiplin-dan-mandiri-siswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayat Alquran Bagi Kehidupan</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/03/ayat-alquran-bagi-kehidupan/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2010/03/ayat-alquran-bagi-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Mar 2010 19:03:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hendra Veejay</dc:creator>
				<category><![CDATA[Khutbah Jumat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=1538</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang kita tahu, beliau lahir bertepatan dengan penyerangan Kabah oleh pasukan gajah. Sehingga tahun itu disebut dengan tahun gajah. Peristiwa penyerangan itu diabadikan dalam Alquran surat Al-Fill ayat 1 sampai 5:]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1540" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Alquran.jpg"><img class="size-medium wp-image-1540" title="Alquran" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Alquran-300x224.jpg" alt="Foto: fbcdn.net" width="300" height="224" /></a><p class="wp-caption-text">Foto: fbcdn.net</p></div>
<p>Jumat ini bertepatan  dengan sebuah sejarah penting dalam kehidupan umat Islam. Dalam catatan  sejarah, terutama jika menggunakan kalender hijriyah, hari ini adalah  hari lahir nabi Muhammad saw.</p>
<p>Seperti yang kita tahu, beliau lahir bertepatan  dengan penyerangan Kabah oleh pasukan gajah. Sehingga tahun itu disebut  dengan tahun gajah. Peristiwa penyerangan itu diabadikan dalam Alquran surat Al-Fill ayat 1 sampai 5:</p>
<p><em>Apakah kamu tidak memperhatikan  bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah. Bukankah  Dia telah menjadikan tipu daya mereka (untuk menghancurkan Ka&#8217;bah) itu  sia-sia? Dan Dia mengirimkan kapada mereka burung yang berbondong-bondong,  yang melempari mereka dengan batu (berasal) dari tanah yang terbakar,  lalu Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).</em></p>
<p>Dalam perjalanan selanjutnya,  setelah melewati berbagai macam kisah, maka Rasulullah melaksanakan hijrah.  Peristiwa hijrah inilah yang dijadikan standar penanggalan Islam. Dengan penanggalan inilah umat Islam melaksanakan ibadahnya dengan lebih  teratur dan juga adil.</p>
<p>Misalnya saja untuk  aturan berpuasa. Secara konstan, berpuasa Ramadhan akan dilaksanakan  pada tanggal sekian hingga tanggal sekian. Dengan menggunakan kalender  hijriyah, maka umat Islam di seluruh penjuru dunia akan bisa merasakan  berpuasa di berbagai cuaca. Ini menjamin rasa keadilan dengan bangsa  di negara lain yang sama-sama menjalankan puasa.</p>
<p>Tapi ada hal yang lebih penting  lagi, yaitu kita haurs terbiasa memperhatikan firman-firman Allah dalam  Alquran. Karena itu semua adalah pedoman kita sebagai umat Islam. Apalagi  jelas setelah Alquran turun dengan sempurna, maka Allah tidak menurunkan  wahyu apapun lagi bagi kita umat Islam. Oleh karena itu, Alquran sudah  sempurna menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan.</p>
<p>Salah satu ayat yang bisa kita  cermati antara lain surat Al Imran ayat 136:</p>
<p><em>Mereka itu balasannya ialah  ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai,  sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik pahala orang-orang  yang beramal.</em></p>
<p>Dari ayat ini, terlihat janji  Allah untuk memberikan pahala berupa ampunan bagi orang-orang yang berbuat  baik dan menjalankan perintah-Nya, sekalipun orang itu banyak berbuat  dosa. Sebab kalau kita pahami bahwa sebenarnya dosa dan kesalahan itu  wajar terjadi. Tetapi yang terpenting, bagaimana kita menyadari dosa  dan kesalahan itu kemudian mengakuinya dan mohon ampun serta tunduk  di hadapan Allah SWT.</p>
<p>Atau bisa juga kita lihat surat Al Qashash ayat  77 berikut:</p>
<p><em> Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan)  negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan)  duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah  berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka)  bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.</em></p>
<p>Dari ayat ini, kita bisa melihat  konsep Islam tentang kebahagiaan dunia dan akhirat. Siapa yang  tidak menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat? Kita semua tentu menginginkannya.  Hanya yang perlu untuk kita pertanyakan, bagaimana cara untuk meraih  keduanya.</p>
<p>Sementara, kita yakini bersama  bahwa Islam adalah agama yang ajarannya universal (menyeluruh). Islam  satu-satunya agama yang mendapatkan legitimasi (pengakuan) dari Sang  Pemiliknya, yaitu Allah swt.</p>
<p>Islam adalah agama yang rahmatan lil alamiin.  Tidak didapatkan satu ajaran pun dalam Islam yang merugikan para pemeluknya,  tidak ditemukan satu prinsip pun dalam Islam yang mencelakakan para  penganutnya. Tetapi pada kenyataannya, banyak kalangan yang hanya menitikberatkan  perhatiannya pada dunia dan bagaimana cara untuk mendapatkannya.</p>
<p>Demikianlah inti-inti dari  ayat Alquran yang harus kita cermati. Sebab dengan berbuat demikian,  tentu kita akan mendapat petunjuk bagaimana cara menjalani hidup ini  dengan sempurna sesuai kehendak Allah.</p>
<p style="text-align: right;"><em>Disarikan dari Ceramah Jumat, 26 Februari 2010 oleh Prof. Dr. Salim Umar.</em></p>
<img src="http://salmanitb.com/?ak_action=api_record_view&id=1538&type=feed" alt="" /><a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fsalmanitb.com%2F2010%2F03%2Fayat-alquran-bagi-kehidupan%2F&amp;linkname=Ayat%20Alquran%20Bagi%20Kehidupan"><img src="http://salmanitb.com/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2010/03/ayat-alquran-bagi-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
