<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masjid Salman ITB</title>
	<atom:link href="http://salmanitb.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://salmanitb.com</link>
	<description>Menuju Masyarakat Informasi Islami</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:42:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 05:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kontributor Salman ITB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SD IT Rabbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11424</guid>
		<description><![CDATA[<p>Oleh Hesty Ambarwati Apa yang membuat saya berada di SD IT Rabbani? Jawabannya adalah jebakan berkah dari Allah Swt. Bukan meneruskan sekolah yang sudah terakreditasi dengan kondisi siswa serba berlebih. Kami harus membangun...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/">Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11427" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/cimenyan.jpg"><img class="size-medium wp-image-11427" title="cimenyan" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/cimenyan-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>
<p class="wp-caption-text">Anak-anak SD IT Rabbani memanjat pohon usai sekolah. (Foto oleh Hesty Ambarwati)</p>
</div>
<p><em>Oleh Hesty Ambarwati</em></p>
<p>Apa yang membuat saya berada di SD IT Rabbani? Jawabannya adalah jebakan berkah dari Allah Swt. Bukan meneruskan sekolah yang sudah terakreditasi dengan kondisi siswa serba berlebih. Kami harus membangun sekolah yang mewariskan dua hal: bangunan dan anak-anak didik. Anak-anak didik yang jika kalian mendengar kisahnya, pasti tergerak hatinya untuk memerintahkan otak menitikkan air mata. Atau tergerak untuk menyelamatkan hidup mereka.</p>
<p>SD IT Rabbani, hanya 45 menit dari Geger Kalong Girang &#8211;tempat saya kost&#8211; jika naik motor dengan kecepatan 60 km/jam dan kondisi jalan yang tidak macet. Dekat dengan Saung Angklung Udjo jika naik mobil F-1. Jalannya menanjak curam, delapan tanjakan yang harus dilalui untuk sampai di SD IT Rabbani. Setelahnya saya harus masuk ke dalam hutan dengan jalan bertanah liat yang hanya muat dilewati satu mobil saja.</p>
<p>Hujan terkadang menjadi hal yang tidak kami harapkan disana. Jika hujan datang tanahnya berubah menjadi kubangan, berkuah dan licin. Sesekali saya hampir terjatuh, atau slip ban. Kaos kaki kotor, begitupun dengan alas kaki.  Itulah SD IT Rabbani yang terletak di Republik Rakyat Cimenyan (RRC). Mengapa demikian? Karena itulah kondisi sebuah desa bernama Cimenyan. Dekat dengan kota, dekat dengan pusat pemerintahan provinsi, namun masih sangat terbelakang. Ia seperti negara yang berdiri sendiri, belum merdeka.</p>
<p>Memang tidak setragis kisah Laskar Pelangi, kisah jembatan &#8220;Indonesiana Jones&#8221; di Lebak, ataupun kisah para Pengajar Muda di Indonesia Mengajar. Namun, ia memiliki kisahnya sendiri, warnanya sendiri. Ia membuat saya tidak perlu berbondong-bondong bersama 10 ribu pemuda lainnya mengikuti seleksi Indonesia Mengajar, apalagi seleksi Girl Band. Karena semangat Indonesia Mengajar (mendidik) telah lebih dulu hadir di Cimenyan.</p>
<p>Di sebuah bangunan yang juga tidak reot. Saya mendapati 31 anak dengan keunikannya masing-masing, dengan latar belakangnya masing-masing, dengan keperihan hidupnya masing-masing. 31 anak yang sangat senang bermain, berlebihan tenaga, terkadang jahil, namun sangat peduli pada teman dan adiknya. Cinta sekolahnya namun tidak betah belajar. 31 anak yang tidak tahu dunia luar, terisolir di negaranya sendiri, RRC.</p>
<p>31 anak dari keluarga yang tidak peduli pada kehadirannya. Bahkan satu anak yang tidak tahu siapa orangtuanya. Ada satu anak yang ditinggal pergi ayahnya dan tak kunjung kembali. Ada satu anak yang akan dijual oleh ibunya. 31 anak yang pemikirannya tidak semaju anak-anak kota di sekolah-sekolah favorit.</p>
<p>31 anak yang bingung memikirkan cita-cita. 31 anak yang belum memiliki ketertarikan pada ilmu dan mencari ilmunya sendiri. 31 anak yang masih bingung memahami maksud bacaan. 31 anak yang sulit berbahasa Indonesia. 31 anak dengan tawanya yang riang , dengan celetukan-celetukannya yang ringan, dengan kecerdasan alami yang menawan. 31 anak yang datang ke sekolah dengan sandal.</p>
<p>Jika pada suatu kesempatan ada seseorang bertanya, “apa goalnya sekolah ini?” Saya pun ingin tersenyum simpul. Saya hanya ingin mereka merdeka. Saya hanya ingin mereka menemukan dirinya yang ternyata luar biasa. Saya ingin membuat mereka mencintai ilmu dan menjadi pembelajar sejati.</p>
<p>Saya hanya ingin mereka sejahtera. Saya hanya ingin mereka menjadi bermanfaat bagi orang lain bagi bangsa. Saya hanya ingin mereka menjadi pemimpin. Saya hanya ingin mereka teguh memegang agamanya. Saya hanya ingin mereka menjadi teladan dan inspirasi. Saya hanya ingin tetap bersama mereka selalu. Seperti sekarang ini, menjadi guru juga murid bagi mereka. Maafkan Ibu belum sempurna berarti bagi diri kalian. Ibu harus tetap berusaha.</p>
<p>Ada yang bilang, “kok mau-maunya?”Saya pun ingin tersenyum simpul. Kerja yang mapan, hidup mewah serba berkecukupan hanya batu-batu loncatan saja, untuk lebih bermanfaat bagi mereka. Saya hanya ingin menyalakan sebuah lilin di tengah gelapnya negeri ini. Saya hanya ingin berkontribusi walau sedikit untuk memenuhi janji kemerdekaan. Agar Ibu saya bangga masih melahirkan pejuang. Saya hanya sedang melakukan investasi untuk negeri ini, melalui pendidikan. Sebelum pada akhirnya raga tidak lagi mampu melakukannya karena terjebak pada kedalaman tanah.</p>
<p>Hai Pak Oemar Bakri&#8230; Apa kabar ?</p>
<p><em>Penulis adalah mahasiswi Jurusan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia yang juga merupakan Kepala <a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/">SD IT Rabbani</a>.</em></p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/">Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Pendidikan: &#8220;Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia&#8221; [28 Februari 2012]</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/seminar-pendidikan-menjadi-manusia-yang-berkarakter-juara-dan-bahagia-28-februari-2012/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/seminar-pendidikan-menjadi-manusia-yang-berkarakter-juara-dan-bahagia-28-februari-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 01:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[Dewi Yogo Pratomo]]></category>
		<category><![CDATA[Munif Chatib]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11417</guid>
		<description><![CDATA[<p>SEMINAR PENDIDIKAN : &#8220;Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia&#8221; Pembicara: Munif Chatib Trainer, Pemerhati Dunia Pendidikan, Praktisi Multiple Intelligence Indonesia, Penulis buku  &#8220;Gurunya Manusia&#8221; dan  &#8220;Sekolahnya Manusia&#8221;. Dr. Dewi Yogo Pratomo, MHt...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/seminar-pendidikan-menjadi-manusia-yang-berkarakter-juara-dan-bahagia-28-februari-2012/">Seminar Pendidikan: &#8220;Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia&#8221; [28 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/340230_3124018710091_1553337255_2931094_732637610_o.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-11418" title="340230_3124018710091_1553337255_2931094_732637610_o" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/340230_3124018710091_1553337255_2931094_732637610_o-214x300.jpg" alt="" width="214" height="300" /></a>SEMINAR PENDIDIKAN :<br />
&#8220;Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia&#8221;</p>
<p><strong>Pembicara:</strong></p>
<ul>
<li><em><strong>Munif Chatib</strong></em><br />
Trainer, Pemerhati Dunia Pendidikan, Praktisi <em>Multiple Intelligence</em> Indonesia, Penulis buku  &#8220;Gurunya Manusia&#8221; dan  &#8220;Sekolahnya Manusia&#8221;.</li>
<li><em><strong>Dr. Dewi Yogo Pratomo, MHt</strong></em><br />
Kepala Asosiasi Hypnotherapis Indonesia Sehati, Penulis buku &#8220;Hypnoparenting&#8221;.</li>
</ul>
<p><strong>Waktu dan Tempat Pelaksanaan:</strong></p>
<p>Selasa, 28 Februari 2012<br />
Pukul 09.00-15.00 WIB<br />
SABUGA Convention Hall &#8211; Tamansari Bandung</p>
<p><strong> Investasi:</strong><br />
Early bird 28 Januari &#8211; 20 Februari 2012 : Rp 150.000,-<br />
21 Februari &#8211; 28 Februari 2012 : Rp 200.000,-</p>
<p><strong>Materi Seminar:</strong></p>
<ul>
<li>Menjadi sosok orangtua atau guru yang menyenangkan bagi anak didik</li>
<li>Meraih gelombang alfa anak didik</li>
<li>Menjadi guru menjadi semakin kreatif dengan lesson plan-nya</li>
<li>Mengubah orangtua menjadi semakin memahami anak-anaknya</li>
<li>Membiasakan diri memberikan sugesti positif pada buah hati tercinta</li>
<li>Membentuk kepribadian buah hati yang lebih kuat dan penuh percaya diri, dan tumbuh menjadi anak juara yang sehat, cerdas, bahagia dan berprestasi</li>
</ul>
<p><strong>Fasilitas Peserta:</strong></p>
<ul>
<li>Goodybag</li>
<li>Sertifikat Seminar</li>
<li>Makan siang</li>
<li>Snack</li>
<li>Pin/tanda peserta</li>
<li>Buku Hypnoparenting/Sekolahnya Manusia * (tentatif, sesuai ketersediaan judul)</li>
</ul>
<p><strong>Informasi dan Pendaftaran:</strong><br />
<a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=1553337255">Rani</a> / Mizan Dian Semesta &#8211; (022) 70417255/085624821929<br />
Pembayaran :<br />
Transfer Rek. BCA cab A. Yani 437.301.8581<br />
a/n Mizan Dian Semesta</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/seminar-pendidikan-menjadi-manusia-yang-berkarakter-juara-dan-bahagia-28-februari-2012/">Seminar Pendidikan: &#8220;Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia&#8221; [28 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/seminar-pendidikan-menjadi-manusia-yang-berkarakter-juara-dan-bahagia-28-februari-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Miracle: Jika Kau Percaya pada Dirimu, Apapun Bisa Terjadi</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 04:42:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Solehudin Murpi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11386</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kalimat di atas terkesan terlalu optimis. Tapi hal tersebut yang coba disampaikan dalam film yang digarap pada tahun 2004 ini. Film ini membawa kita pada perseteruan dua negara adidaya tempo dulu, Amerika Serikat...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/">Miracle: Jika Kau Percaya pada Dirimu, Apapun Bisa Terjadi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11387" class="wp-caption alignleft" style="width: 202px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/miracle_film/" rel="attachment wp-att-11387"><img class="size-medium wp-image-11387" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/Miracle_film-202x300.jpg" alt="" width="202" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(gambar: en.wikipedia.org)</p>
</div>
<p>Kalimat di atas terkesan terlalu optimis. Tapi hal tersebut yang coba disampaikan dalam film yang digarap pada tahun 2004 ini. Film ini membawa kita pada perseteruan dua negara adidaya tempo dulu, Amerika Serikat dan Uni Soviet (sekarang Rusia). Uni Soviet pada masanya, yakni sekitar tahun 80-an, merupakan pemegang tahta terhormat olahraga yang digandrungi oleh sebagian besar negara-negara “bersalju”, hoki es.</p>
<p>Uni Soviet bisa dikatakan Spanyolnya sepakbola saat ini, begitu digdaya. Maka, keberhasilan mengalahkan tim negara “palu-arit” tersebut akan sangat mengangkat citra negara. Bukan saja mengangkat harga diri seantero negeri, kemenangan atas mereka adalah sebuah kebanggaan yang tak terkira. Tapi apa nyana, alih-alih menang, kalah dengan skor tipis saja merupakan sebuah keajaiban.</p>
<p>Herb Brooks yang menjadi pelatih tim Amerika Serikat pun mengumpulkan orang-orang terbaik seantero negeri. Tujuannya hanya satu, bungkam kecongkakan negeri soviet itu. Singkat cerita, terpilih 26  calon pemain. Dari jumlah tersebut hanya 20 orang yang akan mengenakan <em>jersey</em> putih, kostum kebanggaan negeri Paman Sam.</p>
<p>Uniknya, proses seleksi tersebut tidak melibatkan para atlet yang berpengalaman dan sudah malang melintang di dunia hoki. Mereka yang dipilih &#8216;hanyalah&#8217; sekelompok mahasiswa yang menggandrungi hoki es. Mereka akan ditempa ke dalam satu tim, <em>The Team of  United State of America.</em></p>
<p>Proses pemilihan pemain hingga akhirnya menyisakan 20 orang menghadirkan konflik tersendiri. Dimulai dari konflik yang ada pada diri pribadi ataupun konflik sesama anggota tim. Proses penyeleksian dan penemuan jati diri dimulai ketika tim harus melakukan uji coba dengan salah satu tim kuat di Skandinavia, Norwegia.</p>
<p>Alih-alih fokus pada pertandingan, tim menggunakan kesempatan itu untuk dapat menikmati keindahan pesona gadis-gadis pirang Norwegia. Tak ayal, selepas pertandingan Herb menggunakan keahlian powernya untuk sedikit “mendidik” para pemuda itu.</p>
<p>Herb “mendidik” pemuda-pemuda berbakat tersebut dengan sedikit permainan fisik dan psikologis. Selepas pertandingan mereka diminta untuk menemukan jati dirinya melalui serangkaian hukuman. Tujuannya, mengenal siapa diri mereka dan untuk siapa mereka bermain. Terhitung puluhan putaran, tim harus melalui sprint jarak pendek sesaat setelah pertandingan uji coba tersebut selesai. Semua anggota tim berkucuran keringat, lelah, dan tentu saja belum mengerti apa yang hendak disampaikan oleh Herb.</p>
<p><em>“You don’t have enough talent to win on talent alone. If you think you can come here and play the Norwegian National Team and tie them, and then go to the Olympic and win, You got another thing coming. You better think about something else, each and everyone of you. When you pull on that jersey, you represent yourself and your teammates, And the name on the front of you is a hell of lot more important than the one on the back, GET THAT THROUGH YOUR HEAD!!!!”</em></p>
<p>(&#8220;Kalian tidak memiliki bakat yang cukup untuk menggantungkan diri pada bakat saja. Jika kalian pikir kalian bisa datang ke sini dan bermain imbang dengan Tim Nasional Norwegia, dan kemudian pergi ke Olimpiade dan menang, kalian akan mendapat latihan-latihan lain. Kalian lebih baik berpikir tentang sesuatu yang lain, masing-masing dari kalian. Ketika kalian mengenakan <em>jersey</em> itu, Kalian mewakili diri kalian dan rekan setimmu, dan nama di depan jauh lebih penting daripada nama yang ada di belakang, Camkan itu dalam kepalamu!&#8221;)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Herb mendidik pemuda-pemuda penuh potensi itu dengan permainan psikologis. Hingga pada akhirnya mereka menemukan jati diri mereka sendiri. Mereka pun akhirnya sadar, bahwa mereka bukanlah pemain dari University of Minnesota, Boston University, ataupun University of Wisconsin. Mereka adalah satu. Satu tim kebanggan seantero negeri, <em>The Team of United State of America.</em></p>
<p><strong><em>Esprit de Corps </em></strong><strong>: Spirit Gerak Organisasi</strong></p>
<p>Bagian pembuka tulisan ini sebenarnya telah menggambarkan secara jelas bagaimana si pelatih (Herb) ingin membentuk sebuah tim yang tangguh, bukan tim abal-abal yang mudah diluluhlantakkan oleh serangan lawan.</p>
<p>Maka ia mengajarkan bagaimana pemain harus menempatkan dirinya sebagai perwakilan rakyat Amerika. Ia juga mengajarkan bahwa anggota tim harus mementingkan rekan-rekan setim lainnya. Hal tersebut,  dijelaskan secara gamblang baik itu implisit maupun eksplisit dalam film ini.</p>
<p>Prinsip serasa, senasib, sepenanggungan dan juga satu korps sebenarnya telah dijelaskan oleh ilmuwan manajemen, Henry Fayol. Prinsip tersebut  dikenal dengan <em>14 Principle of Management (Henry Fayol</em>). Salah satu komponen penting dari keempat belas prinsip manajemen itu adaah rasa sepenanggungan yang lebih dikenal dengan istilah <em>esprit de corps.</em></p>
<p>Menurut Fayol, rasa sepenanggungan itu akan membangkitkan gairah kerja, kebersamaan, duduk sama rendah berdiri sama tinggi, yang kuat membantu yang  lemah, yang lemah tidak merasa diasingkan. Mereka semua sama selama berada dalam organisasi yang sama.</p>
<p>Prinsip ini akan membangkitkan moral setiap anggota organisasi entah itu secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung misalnya, seseorang yang memiliki fungsi tidak vital di organisasi (<em>office boy</em>) bisa meningkat produktivitasnya jika ia merasa dihargai. Hal tersebut terjadi jika rekan yang lain membuat ia merasa bahwa ia turut berkontribusi terhadap keberjalanan organisasi.</p>
<p>Secara tidak  langsung misalnya, tidak ada lagi sekat bahwa si A adalah direktur dan Si B hanya bawahannya. Semuanya bergerak ke arah yang sama, menuju visi organisasi.</p>
<p><strong><em>Explode your potention (Ledakkan potensimu)</em></strong></p>
<p><em>Win lose or tie You gonna play like a champion…You won’t beat anybody who’s even good, let alone great…If you wanna make this team you better start playing at a level that’s gonna force me to keep you here… this cannot be a team of a common men, because common men go nowhere. YOU HAVE TO BE UNCOMMON.</em></p>
<p>(Menang, kalah, atau imbang, kalian akan bermain seperti juara. Kalian akan bermain seperti juara &#8230; Kalian tidak akanmengalahkan siapa pun yang bermain baik, apalagi yang hebat. Jika kalian ingin membuat tim ini lebih baik, mulai bermain pada tingkat permainan yang akanmemaksa saya untuk membuat kalian tetap berada di sini. Tim ini bukanlah tim dari orang-orang biasa, karena orang biasa tidak kemana-mana.Kalian harus jadi luar biasa.)</p>
<p>Herb mewariskan kepada anak didiknya bahwa mereka adalah para pemain pilihan. Mereka dipilih karena memiliki sesuatu yang bisa ditawarkan. Namun “sesuatu” itu harus mereka temukan sendiri. Mereka mempunyai potensi terpendam yang itu harus mereka maksimalkan. Namun begitu, tugas pertama yang harus mereka lakukan adalah menemukan potensi tersebut terlebih dahulu.</p>
<p>Herb menginginkan mereka untuk menjadi tim pilihan. Tim dimana berisi orang-orang yang bukan biasa-biasa saja.</p>
<p>Herb tidak peduli bagaimana hasil akhir dari sebuah pertandingan. Yang ia pikirkan adalah bagaiamana timnya harus bermain sebaik mungkin. Hasil pertandingan? Jangan tanya, itu urusan terakhir.</p>
<p>Karena, menurut Herb sebuah pertandingan yang baik akan menghasilkan hasil yang tentu saja baik pula. Filosofi <em>management by process </em>dipraktikan secara gamblang di sini. Herb memaksa para pemainnya untuk keluar dari batas nyaman (<em>comfort zone</em>) yang selama ini mereka peroleh.</p>
<p>Seperti terlihat pada dialog di atas, dia mencari pemain yang bermain seperti seorang juara. Seorang pemain yang akan mengerahkan segenap kemampuannya seakan-akan setiap pertandingan adalah partai final. <em>Win lose or tie you’ll gonna play like a champion.</em></p>
<p><strong>Selalu<em> happy ending</em></strong></p>
<p>Bila diperhatikan, genre film olahraga selalu menampilkan sisi heroik, penuh semangat, kerja sama tim yang pada akhirnya meraih kemenangan paripurna. Film ini pun kurang lebih menceritakan hal serupa. Dianggap tim <em>underdog, </em>tak berpengalaman, pelajaran tentang kerja sama, dan pada akhirnya keajaiban tercipta, tim menjadi juara.</p>
<p>Tidak buruk memang. Tapi menurut penulis, penonton juga perlu disuguhkan dengan tontonan tentang arti sebuah kekalahan. Usaha keras, latihan tak kenal lelah, namun pada akhirnya kalah akan memberikan gambaran lebih menyentuh. Bahwa memang manusia hanya bisa berusaha, selebihnya biarkan tangan Tuhan bekerja.</p>
<p>Di balik itu, penulis mengacungkan jempol terhadap film ini. Komentar amatiran memang, tapi patutlah kiranya penulis memberikan sedikit apresiasi. Film ini menurut penulis cocok untuk dijadikan sarana pembelajaran bagi mereka yang sedang atau akan belajar psikologi organisasi atau manajemen organisasi. Karena, dalam film ini prinsip-prinsip dasar manajemen Fayol dihadirkan baik secara implisit maupun eksplisit.</p>
<p>Lebih dari itu, film ini mengajarkan akan pentingnya pengelolaan anggota tim sehingga mereka menemukan jati diri mereka. Penemuan itu bukan untuk mereka sendiri, melainkan untuk seluruh anggota tim.</p>
<p>Bayangkan, apa jadinya bila si penyerang hanya memikirkan tentang bagaimana mencetak gol. Mungkin saja dia tidak akan memberikan kesempatan kepada si gelandang untuk menembak ke arah gawang. Bayangkan apa jadinya kalo seorang kiper juga maju untuk mencetak gol, gawang yang ia tinggalkan tentu menjadi rentan. <strong>[Solehudin Murpi]</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/">Miracle: Jika Kau Percaya pada Dirimu, Apapun Bisa Terjadi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/miracle-if-you-believe-in-yourself-anything-can-happen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ustadz Yajid: Waktu Kiamat Rahasia Allah</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Feb 2012 03:30:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Raudika Lestari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[2012]]></category>
		<category><![CDATA[kiamat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11390</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tanpa terasa tahun 2012 sudah satu bulan bergulir. Dalam sekejap saja, ia sudah akan kembali berakhir dan digantikan oleh tahun yang baru. Namun, tentu masih kita ingat isu ramalan kiamat di akhir tahun...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/">Ustadz Yajid: Waktu Kiamat Rahasia Allah</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11397" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/mayan-calendar/" rel="attachment wp-att-11397"><img class="size-medium wp-image-11397" title="Mayan-Calendar" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/Mayan-Calendar-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Foto: blogs.datadirect.com)</p>
</div>
<p>Tanpa terasa tahun 2012 sudah satu bulan bergulir. Dalam sekejap saja, ia sudah akan kembali berakhir dan digantikan oleh tahun yang baru. Namun, tentu masih kita ingat isu ramalan kiamat di akhir tahun 2012 ini. Bahkan, saking santernya isu itu, sebuah film berjudul 2012 dibuat pada tahun 2009 lalu.</p>
<p>Terlepas dari mempercayainya atau tidak, harus diakui bahwa ramalan Suku Maya tersebut cukup mengagetkan banyak orang. Mengenai hal tersebut, Ustadz Yajid memberi pandangan bagaimana kita harus menanggapinya.</p>
<p>Manajer DPD tersebut berujar bahwa mempercayai dan meyakini hari kiamat adalah salah satu rukum iman. Sehingga semua umat muslim memang wajib mempercayainya. Berkaitan dengan waktunya, kiamat adalah salah satu dari masalah yang waktunya secara tepat dirahasiakan oleh Allah SWT. Dalam berbagai riwayat hadits, jelas disampaikan bahwa Baginda Nabi Muhammad saw dan Malaikat Jibril sekalipun tidak mengetahui kapan tepatnya kiamat akan terjadi. Baginda Nabi Muhammad SAW hanya menjelaskan tentang ciri-ciri menuju kiamat.</p>
<p>Dengan demikian, menurut Ustadz Yajid, yang perlu kita lakukan perihal ramalan tersebut adalah percaya bahwa kiamat itu pasti terjadi dan waktunya hanya Allah yang mengetahui.</p>
<p>“Kita tidak mengatakan kiamat terjadi 2012 itu bohong atau benar, kita nyatakan bahwa waktu kiamat adalah rahasia Allah,” pungkasnya.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/">Ustadz Yajid: Waktu Kiamat Rahasia Allah</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/ustadz-yajid-waktu-kiamat-rahasia-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penerimaan Adik Baru PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Semester 56 [5 Februari 2012]</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 08:18:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11393</guid>
		<description><![CDATA[<p>PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Penerimaan adik baru semester 56 Apa aja kegiatannya? -          Belajar Baca Alquran dan mentoring seteiap hari Ahad -          Untuk adik SD ada tambahan klub : Asterik, BIPP, Bokre,...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/">Penerimaan Adik Baru PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Semester 56 [5 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11394" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/cfd/" rel="attachment wp-att-11394"><img class="size-medium wp-image-11394" title="CFD" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/CFD-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208" /></a>
<p class="wp-caption-text">Penerimaan Adik baru PAS semester 56</p>
</div>
<p><strong>PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB</strong></p>
<p><strong>Penerimaan adik baru semester 56</strong></p>
<p>Apa aja kegiatannya?</p>
<p>-          Belajar Baca Alquran dan mentoring seteiap hari Ahad</p>
<p>-          Untuk adik SD ada tambahan klub : Asterik, BIPP, Bokre, Surviva, PD, Pencil</p>
<p>Siapa aja yang boleh ikut?</p>
<p>-          Kelompok usia prasekolah (3 s/d 6 tahun)</p>
<p>-          Kelompok usia SD (kelas 1 s/d 6)</p>
<p>Berapa biayanya ?</p>
<p>-          Untuk TK: Rp 250.000,-</p>
<p>-          Untuk SD: Rp 300.000,-</p>
<p>Daftarnya ke siapa ya?</p>
<p>-          TK ke Kak Nunin (0852 988 98 22)</p>
<p>-          SD ke Kak Ii (0877 24 222 001)</p>
<p>Daftar dapat dilakukan melalui sms dengan format:<br />
DAFTAR_Nama Orang Tua_Nama Adik_Usia Adik/Kelas SD_No HP Aktif</p>
<p>Pendaftaran dibuka sampai tanggal 5 Februari 2012</p>
<p>Info lebih lanjut di: <a href="http://www.pas.salmanitb.com">www.pas.salmanitb.com</a><br />
atau datang langsung ke sekretariat PAS, Gedung Kayu Lt. 3, Komplek Masjid Salman ITB, Jalan Ganesha No.10, bandung, 40132</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/">Penerimaan Adik Baru PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Semester 56 [5 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/penerimaan-adik-baru-pas-pembinaan-anak-anak-salman-itb-semester-56-5-februari-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tafsir Surat Quraisy (I): Para Pengelana Musiman</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/tafsir-surat-quraisy-i-para-pengelana-musiman/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/tafsir-surat-quraisy-i-para-pengelana-musiman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 04:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Salim Rusli</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kajian]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ilmiah Salman]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Surat Quraisy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11373</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pengaruh cuaca terhadap aktivitas manusia menjadi sebuah fenomena penting yang diangkat Alquran lewat Surat Quraisy. Fenomena ini dibahas dalam Diskusi Tafsir Ilmiah Salman, dengan pembahas aspek ilmiah, Dr. Armi Susandi dari Program Studi...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/tafsir-surat-quraisy-i-para-pengelana-musiman/">Tafsir Surat Quraisy (I): Para Pengelana Musiman</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11375" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/traveller-man-photographer-thinking-sea.jpeg"><img class="size-medium wp-image-11375" title="traveller-man-photographer-thinking-sea" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/traveller-man-photographer-thinking-sea-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>
<p class="wp-caption-text">gambar dari http://desinceremafaza.files.wordpress.com/2011/09/traveller-man-photographer-thinking-sea.jpeg?w=300&amp;h=199</p>
</div>
<p>Pengaruh cuaca terhadap aktivitas manusia menjadi sebuah fenomena penting yang diangkat Alquran lewat Surat <em><strong>Quraisy</strong></em>. Fenomena ini dibahas dalam Diskusi Tafsir Ilmiah Salman, dengan pembahas aspek ilmiah, Dr. Armi Susandi dari Program Studi Meteorologi ITB. Sementara dari aspek bahasa, hadir Ustadz Aceng Saefuddin dari Tim Tafsir Divisi Pelayanan dan Dakwah (DPD) Salman ITB. Akan tetapi aspek bahasa yang dibahas dalam tulisan ini bersumber dari makalah Ustadz Zulkarnain, rekan Aceng dari Tim Tafsir DPD Salman ITB.</p>
<p>Zulkarnain dalam makalahnya menerangkan bahwa Surat <em><strong>Quraisy</strong></em> merupakan surat ke-29 dari segi urutan turunnya. Surat ini turun sebelum Surat <em>At-Tin</em>. Namun, dalam mushaf Utsmani surat ini bernomor urut 106. Ubay bin Ka’ab, salah seorang sahabat Nabi menjadikan surat ini bagian dari Surat <em>Al-Fiil</em>. Oleh karena itu, dalam mushaf Ubay bin Ka’ab, Surat <em><strong>Quraisy</strong></em> ini tidak diawali dengan basmalah sebagai batas pemisah antara satu surat dengan surat yang lain.</p>
<p>Bahkan dalam salah satu riwayat dikisahkan, Umar bin Khatab tatkala shalat Maghrib pada rakaat kedua membaca Surat <em>Al-Fiil</em> dan <em><strong>Quraisy</strong></em> tanpa dipisah dengan basmalah. Akan tetapi pendapat yang menyatakan bahwa Surat <em><strong>Quraisy</strong></em> dan <em>Al-Fiil</em> adalah satu surat, tidak didukung oleh kesepakatan (<em>ijma</em>) seluruh ulama.</p>
<p><strong>Kabilah Penghimpun </strong></p>
<blockquote><p>
“(1) Karena kebiasaan kaum Quraisy; (2) (yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas; (3) maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka’bah); (4) Yang telah member makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.”</p></blockquote>
<p>Menurut Zulkarnain, huruf <em>lam</em> di permulaan ayat bermakna bahwa Allah Swt. membinasakan pasukan bergajah untuk menjamin kelancaran jalur perdagangan kabilah Quraisy. Mereka memang telah terbiasa melakukan perjalanan dagang pada musim dingin dan musim panas.</p>
<p>Kata <em><strong>ilaf</strong></em> berasal dari kata <em>alifa</em> yang artinya “terbiasa”, “jinak” dan “harmonis”. Imam Ar-Raghib Al-Asfahani berpendapat bahwa kata itu mempunyai arti “keterkumpulan dalam harmonisme”. Lafadz ini juga menggambarkan keharmonisan kabilah quraisy dalam memelihara Ka’bah dan sifat ramah tatkala menerima setiap tamu yang berziarah ke sana.</p>
<p>Kata <em><strong>Quraisy</strong></em> diambil dari kata <em>Al-Taqarrusy</em> yang artinya “keterhimpunan”. Anggota suku ini tadinya berpencar-pencar kemudian menyatu dalam bentuk yang sangat kokoh sehingga mereka dikenal dengan nama itu. Ada yang berpendapat bahwa asal katanya adalah kata <em>qarasya</em> yang artinya “berusaha” atau “mencari”. Ada juga yang berpendapat istilah ini berasal dari kata <em>qirsy</em> yang artinya “ikan hiu”. Ikan hiu adalah ikan yang sangat kuat, bahkan mampu menjungkir balikkan perahu-perahu nelayan di lautan. Kabilah ini dinamai “Quraisy” karena kekuatan dan berpengaruhnya mereka di kalangan orang-orang Arab.</p>
<p>Zulkarnain melanjutkan, orang-orang Arab punya sebuah kebiasaan sebelum terbentuknya kabilah <strong><em>Quraisy</em></strong>. Pada musim paceklik jika seorang ayah tidak sanggup memberi makan anggota keluarganya, maka ia akan membawa mereka ke suatu tempat. Di tempat tersebut mereka akan dibuatkan kemah yang disebut dengan <em>i’tifar</em> sampai mereka meninggal.</p>
<p>Suatu saat ada satu kabilah bernama Bani Makhzum yang tidak sanggup memberi makan anggota keluarganya dan dibawa ke kemah <em>i’tifar</em>. Kejadian tersebut sampai beritanya ke telinga Hasyim bin Abdul Manaf (buyut Rasulullah Saw). Lalu Beliau mengumpulkan seluruh sanak keluarganya untuk bergotong royong membantu mereka yang kelaparan. Akhirnya, setiap ada kabilah yang kelaparan maka kabilah Bani Hasyim-lah yang membantu mereka. Atas dasar inilah mereka disebut dengan kabilah <strong><em>Quraisy</em></strong>.</p>
<p>Kata <em>rihlah</em> terambil dari kata rahala yang artinya “pergi ke tempat yang relatif jauh”. Istilah ini mengacu pada bepergiannya kaum <em><strong>Quraisy</strong></em> ke tempat yang jauh. Pada musim dingin mereka ke Yaman, dan pada musim panas ke Syam (sekarang Syiria dan Lebanon).</p>
<p>Selanjutnya pada ayat ke-3, <em>falya’ budu</em> adalah kata kerja perintah. Perintahnya adalah agar kabilah <em><strong>Quraisy</strong></em> mensyukuri nikmat-nikmat Allah dengan cara beribadah kepada-Nya. Ibnu Taimiyah memberikan definisi ibadah sebagai “suatu istilah yang mencakup segala sesuatu yang diridhai dan dicintai oleh Allah, perkataan atau perbuatan, yang <em>zhahir</em> ataupun <em>bathin</em>”. Ibadah ini ditujukan kepada Tuhan yang memiliki Ka’bah.</p>
<p>Zulkarnain mengakhiri bahasannya dengan tinjauan mengenai ayat keempat. Menurutnya, Allah menjelaskan bahwa ada dua kenikmatan yang telah diberikan kepada kabilah Quraisy. Pertama, mencukupi kebutuhan mereka berupa sandang, pangan dan papan. Kedua, menganugerahkan kepada mereka stabilitas keamanan.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/tafsir-surat-quraisy-i-para-pengelana-musiman/">Tafsir Surat Quraisy (I): Para Pengelana Musiman</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/tafsir-surat-quraisy-i-para-pengelana-musiman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tanpa Sadar, Kita Berpolitik dalam Keseharian Kita</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Feb 2012 03:15:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[News]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11379</guid>
		<description><![CDATA[<p>Minat anak muda terhadap politik sepertinya belum benar-benar hilang. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang menghadiri seminar Anak Muda dan Politik. Sekitar 140 pelajar yang berasal dari berbagai kampus di Kota Bandung...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/">Tanpa Sadar, Kita Berpolitik dalam Keseharian Kita</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11380" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/bud-suj-dm/" rel="attachment wp-att-11380"><img class="size-medium wp-image-11380" title="bud suj dm" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/bud-suj-dm-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>
<p class="wp-caption-text">Prof. Dede Mariana (kiri) dan Budiman Sudjatmiko, berikan pencerahan tentang politik pada generasi muda. (Foto: Fery AP)</p>
</div>
<p>Minat anak muda terhadap politik sepertinya belum benar-benar hilang. Hal tersebut terlihat dari jumlah peserta yang menghadiri seminar Anak Muda dan Politik.</p>
<p>Sekitar 140 pelajar yang berasal dari berbagai kampus di Kota Bandung tampak antusias mengikuti jalannya acara  tersebut. Bahkan, meski sempat tertunda sekitar 3 jam antusiasme mereka tak jua surut.</p>
<p>Penantian mereka pun terbayar saat Budiman Sudjatmiko, anggota DPR RI, memaparkan pemikirannya tentang politik dengan lantang. Tak jarang peserta dibuat terhenyak oleh pemikiran-pemikiran beliau yang lugas dan kritis.</p>
<p>“Bangga bisa bertemu sosok yang berpikir kritis,” ujar Rindu (20), mahasiswi Politeknik LP3I Bandung. Menurutnya generasi muda sekarang pun jangan sampai takut berpikir kritis.</p>
<p>Prof. Dr. Dede Mariana M.Sc, guru besar  ilmu pemerintahan Universitas Padjadjaran, pun tak kalah luwes menyampaikan materinya. Gaya beliau yang santai dan humoris membuat peserta tak lekas bosan meski materi yang diberikan sebenarnya agak berat.</p>
<p>Paparan mengenai politik dari kedua tokoh ini mau tak mau menggugah kesadaran kita tentang makna politik. Bahwa politik tak sekedar partai ataupun pemilihan umum.</p>
<p>Seperti yang diungkapkan Fadhila (18), mahasiswi Universitas Jenderal Ahmad Yani. Setelah mengikuti seminar tersebut ia merasa bahwa politik sebenarnya telah kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun hal tersebut kita lakukan tanpa kita sadari.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/">Tanpa Sadar, Kita Berpolitik dalam Keseharian Kita</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/tanpa-sadar-kita-berpolitik-dalam-keseharian-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muda Berguna, Tua Bermakna, Mati Masuk Surga</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 08:32:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aikhalid Nurlatifah BM</dc:creator>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammad Assad]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Sedekah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11252</guid>
		<description><![CDATA[<p>Ungkapan di atas seharusnya menjadi sesuatu yang lekat pada diri setiap pemuda muslim saat ini. Alquran dan Hadits-pun telah menjelaskan keutamaan pribadi muslim yang kuat dan bermanfaat lebih  dicintai Allah. Tuntunan inilah yang mendorong...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/">Muda Berguna, Tua Bermakna, Mati Masuk Surga</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11253" class="wp-caption alignleft" style="width: 208px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/notes-from-qatar/" rel="attachment wp-att-11253"><img class=" wp-image-11253" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/notes-from-qatar.jpg" alt="" width="208" height="311" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: sadidadalila.wordpress.com)</p>
</div>
<p>Ungkapan di atas seharusnya menjadi sesuatu yang lekat pada diri setiap pemuda muslim saat ini. Alquran dan Hadits-pun telah menjelaskan keutamaan pribadi muslim yang kuat dan bermanfaat lebih  dicintai Allah.</p>
<p>Tuntunan inilah yang mendorong Muhammad Assad menulis buku yang awalnya diambil dari catatan pribadi di blognya <a href="http://www.muhammadassad.wodpress.com/">www.muhammadassad.wodpress.com</a>. Esensi buku ini adalah kedekatan kepada Allah dan bermanfaat bagi sesama.</p>
<p>Pria dengan moto <em>positive, persistence, and pray</em> ini bertutur kisah-kisah bernuansa religius.  Tak hanya memotivasi, tetapi juga menarik untuk dibaca oleh para remaja negeri ini.</p>
<p>Dalam tema “Dahsyatnya Sedekah” ia menceritakan tentang keajaiban yang diberikan Allah SWT jika hambanya bersedekah. Misalnya dalam kisah “Business Class Of Free”. Dalam kisah tersebut, ia bercerita pengalamannya mendapatkan tiket kelas bisnis untuk perjalanan Qatar-Jakarta pulang-pergi secara cuma-cuma.</p>
<p>Assad menyimpulkan, jika segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini tidak lepas dari campur tangan Allah. Kita tentu ingin Allah dekat dengan kita dan mengabulkan permohonan-permohonan kita. Maka, kita lah yang semestinya mendekatkan diri pada-Nya.</p>
<p>Kemudian, semangat tersebut kita terapkan  dengan memberikan manfaat bagi orang lain. Manfaat yang kita berikan bisa berupa harta yaitu sedekah, tenaga, ataupun pemikiran.</p>
<p>Hal lain yang bisa didapatkan dalam buku ini adalah penggambaran Islam yang universal dan berlaku untuk semua umat manusia. Buku ini tidak hanya eksklusif ditujukan untuk para Muslim, tetapi juga pembaca non-muslim yang memang senang dengan topik-topik yang penulis berikan.</p>
<div>Gaya bahasa yang ringan dan santai membuat pembaca tidak merasa seperti digurui. Padahal dalam buku ini sarat dengan muatan ayat Al-Quran dan Hadits. Tujuannya mungkin untuk membuat pembaca merasa bahwa ajaran agama khususnya Islam itu tidak sulit. Sehingga ajaran agama tidak hanya dapat diterapkan di tempat ibadah saja.</div>
<div></div>
<div>Penggunaan bahasa yang santai juga terkait dengan target usia pembaca buku ini, anak muda. Harapannya, agar pembaca usia muda dapat memahami aspek kehidupan yang penulis ungkapkan di buku ini.</div>
<div></div>
<div>Lalu siapakah sebetulnya sang penulis? Muhammad Assad pernah mendapatkan penghargaan Rectors Gold Award, The Best International Student Award, dan Chancellor Award, ketika lulus dari University of Technology Petronas, Malaysia. Saat ini Assad sedang menempuh kuliah master di Qatar Faculty of Islamic Studies Jurusan Islamic Finance dengan beasiswa penuh dari Emir Qatar. Di sekolah menengah, Assad pernah meraih juara pertama English for Fun tingkat nasional yang diselenggarakan TVRI.</div>
<p>Buku ini dilanjutkan dengan judul Notes From Qatar 2. Peluncurannya bertepatan dengan lulusnya Assad setelah dua tahun kuliah S2 di Qatar.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/">Muda Berguna, Tua Bermakna, Mati Masuk Surga</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/muda-berguna-tua-bermakna-mati-masuk-surga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Salman Friday Inspiring Session &#8220;Mahasiswi, 22 Tahun, Kepala Sekolah Dasar&#8221; [3 Februari 2012]</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 05:55:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11351</guid>
		<description><![CDATA[<p>Simak obrolan inspiratif mereka dalam mengelola Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) untuk Dhuafa yang hampir bangkrut dan bubar. Menghadirkan : - Hesti Ambarwati (Kepala SD IT Rabbani, Mahasiswi Tata Boga UPI) -...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/">Salman Friday Inspiring Session &#8220;Mahasiswi, 22 Tahun, Kepala Sekolah Dasar&#8221; [3 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11352" class="wp-caption alignleft" style="width: 225px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/425023_3115595850444_1280897188_3221780_163876762_n/" rel="attachment wp-att-11352"><img class="size-medium wp-image-11352" title="SFIS" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/425023_3115595850444_1280897188_3221780_163876762_n-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: Yudha PS)</p>
</div>
<p>Simak obrolan inspiratif mereka dalam mengelola Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) untuk Dhuafa yang hampir bangkrut dan bubar.</p>
<p><strong>Menghadirkan :</strong><br />
- Hesti Ambarwati (Kepala SD IT Rabbani, Mahasiswi Tata Boga UPI)<br />
- Anissa Trisdianti (Wali Kelas SD IT Rabbani, Mahasiswi Bahasa Inggris UPI, Kakak PAS ITB)</p>
<p><strong>Waktu dan Tempat:</strong><br />
Jumat, 3 Februari 2012, Pukul 15.30-17.30 WIB, di area paving Block Salman ITB</p>
<p><em>&#8220;Saya ingat, waktu itu hari Kamis. Hari Sabtunya pihak sekolah akan membagikan raport siswa sekaligus mengumumkan bahwa sekolah ini akan ditutup.&#8221;</em><br />
Hesty Ambarwati (Mahasiswi Tata Boga UPI, Kepala SD IT Rabbani)</p>
<p><em> &#8220;Murid-murid kami pakai sepatu hari Senin saja. Itu pun sudah susah payah dipaksa karena ada upacara. Selebihnya pakai sendal.&#8221;</em><br />
Susilawati (Ibu Rumah Tangga, Relawan Pengajar SD IT Rabbani)</p>
<p><em> &#8220;Kami tahu sekarang, kenapa Bu Muslimah begitu ingin mempertahankan anak muridnya.&#8221;</em><br />
Annisa Trisdianti (Mahasiswi Bahasa Inggris UPI, Wali Kelas SD IT Rabbani, Kakak PAS ITB)</p>
<p><strong> Diselenggarakan oleh:</strong><br />
Divisi Pengkajian dan Penerbitan Salman ITB<br />
Salman Media (Salmanitb.com, Salman Radio)</p>
<p><strong> Didukung oleh:</strong><br />
CLOROFIL, for your real style<br />
MMI (Masyarakat Mandiri Informasi)<br />
Penerbit Matahari<br />
RadioPengajian.com<br />
Rumah Parenting</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/">Salman Friday Inspiring Session &#8220;Mahasiswi, 22 Tahun, Kepala Sekolah Dasar&#8221; [3 Februari 2012]</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/salman-friday-inspiring-session-mahasiswi-22-tahun-kepala-sekolah-dasar-3-februari-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengenali Sosok Asma Nadia dari Twitternya</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 02:28:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aulia Mulya Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11318</guid>
		<description><![CDATA[<p>Siapa sih Asma Nadia? Pertanyaan tersebut saya lontarkan saat saya baru masuk dalam dunia kepenulisan. Ya, awalnya saya tak mengenal siapa dia. Karena guru menulisku sering menyebut-nyebut namanya. Hal tersebut, membuat saya mencari buku-buku karya...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/">Mengenali Sosok Asma Nadia dari Twitternya</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11319" class="wp-caption alignleft" style="width: 203px"><a href="http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/twitografi-asma-nadia/" rel="attachment wp-att-11319"><img class="size-medium wp-image-11319" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/twitografi-asma-nadia-203x300.jpg" alt="" width="203" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: manarulilmibookstore.wordpress.com)</p>
</div>
<p>Siapa <em>sih</em> Asma Nadia? Pertanyaan tersebut saya lontarkan saat saya baru masuk dalam dunia kepenulisan. Ya, awalnya saya tak mengenal siapa dia. Karena guru menulisku sering menyebut-nyebut namanya.</p>
<p>Hal tersebut, membuat saya mencari buku-buku karya Asma Nadia. Kesan pertama membaca bukunya membuat saya merasa terinspirasi. Bahkan, membuat saya ingin terus membaca buku-buku karya wanita bernama asli Asmarani Rosalba tersebut.</p>
<p>Asma Nadia sendiri telah membuat 45 buku, dan yang terbaru adalah buku “Twittografi Asma Nadia” ini. Buku ini berisikan tweet-tweet Asma Nadia, yang diangkat dari twitter pribadinya,  @asmanadia.</p>
<p>Bisa dikatakan buku ini merupakan biografi mini Asma Nadia. Karena dalam buku ini ada masa lalu Asma Nadia, kisah cinta, perjuangan, pemikiran, ide, opini, dan berbagai hal yang belum pernah diungkap sebelumnya.</p>
<p>Ada satu kisah yang membuat saya terhenyak. Sejak kelas 2 SD ia selalu mendapat ranking 1.  Namun, di rapor SMA ia juga pernah mendapat nilai 4. Penyebabnya, guru olah raga tidak mengizinkan murid berjilbab ikut pelajaran olah raga. Asma yang memakai jilbab sejak kelas 3 SMP bahkan nyaris dikeluarkan dari sekolah lantaran berjilbab.</p>
<p>Ada juga twit yang menggelitik saya. September lalu Asma Nadia melemparkan pertanyaan lewat twitter tentang #taaruf gagal. Ternyata @asmanadians (penggemar Asma Nadia-red) cukup banyak yang merespon, contohnya;</p>
<p align="center"><em>RT @azkademic: #ta’aruf gagal maka… mendekat ke kiyai. @asmanadia: minta diajarin doa-doa untuk kekuatan hati:p</em></p>
<p align="center"><em>RT @OmPipik: #ta’aruf gagal maka. ‘Tembak’ langsung Bapak/ibunya *edisinekad*</em></p>
<p align="center"><em>RT @PKSJerman: #ta’aruf gagal maka… ngulang semester depan #hehe</em></p>
<p>Selain itu, adapun twit tentang Asma Nadia sendiri yang belum pernah dipublikasikan. Twit lainnya tentang jilbab, busana muslimah, keimanan, tentang cinta, pacaran, pernikahan, parenting, tips kepenulisan,  motivasi, kepedulian sosial, jilbab traveler, olahraga, dan tips diet.</p>
<p>Membaca buku ini seperti menyelami puluhan buku yang pernah ditulis oleh Asma Nadia. Sehingga pembacanya penasaran untuk mencari ide-ide yang tertuang dalam setiap buku karya Asma Nadia.</p>
<p>Meski buku ini terdiri dari 292 halaman. Namun, bagi saya buku ini tidak begitu tebal karena setiap halamannya hanya berisi 5-10 twit saja. Seperti halnya di twitter, panjang twitnya terbatas hanya 140 karakter. Walaupun begitu dalam buku ini ada beberapa twit yang termasuk <em>long twit</em>, yaitu twit lebih dari 140 karakter.</p>
<p>Buku ini cocok untuk dibaca siapa saja. Khususnya bagi penggemar dunia kepenulisan. Walaupun begitu, bukan berarti Asma Nadia adalah sosok penulis yang sempurna. Seperti halnya manusia biasa, iapun bisa salah dan error. Untuk lebih jelasnya jika ingin belajar banyak dari Asma Nadia, Jika ingin tahu lebih banyak tentang Asma Nadia, Maka buku ini adalah jawabannya.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/">Mengenali Sosok Asma Nadia dari Twitternya</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/mengenali-sosok-asma-nadia-dari-twitternya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

