<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Masjid Salman ITB &#187; Pendidikan</title>
	<atom:link href="http://salmanitb.com/category/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://salmanitb.com</link>
	<description>Menuju Masyarakat Informasi Islami</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:42:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Feb 2012 05:42:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kontributor Salman ITB</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SD IT Rabbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11424</guid>
		<description><![CDATA[<p>Oleh Hesty Ambarwati Apa yang membuat saya berada di SD IT Rabbani? Jawabannya adalah jebakan berkah dari Allah Swt. Bukan meneruskan sekolah yang sudah terakreditasi dengan kondisi siswa serba berlebih. Kami harus membangun...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/">Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11427" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/cimenyan.jpg"><img class="size-medium wp-image-11427" title="cimenyan" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/cimenyan-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>
<p class="wp-caption-text">Anak-anak SD IT Rabbani memanjat pohon usai sekolah. (Foto oleh Hesty Ambarwati)</p>
</div>
<p><em>Oleh Hesty Ambarwati</em></p>
<p>Apa yang membuat saya berada di SD IT Rabbani? Jawabannya adalah jebakan berkah dari Allah Swt. Bukan meneruskan sekolah yang sudah terakreditasi dengan kondisi siswa serba berlebih. Kami harus membangun sekolah yang mewariskan dua hal: bangunan dan anak-anak didik. Anak-anak didik yang jika kalian mendengar kisahnya, pasti tergerak hatinya untuk memerintahkan otak menitikkan air mata. Atau tergerak untuk menyelamatkan hidup mereka.</p>
<p>SD IT Rabbani, hanya 45 menit dari Geger Kalong Girang &#8211;tempat saya kost&#8211; jika naik motor dengan kecepatan 60 km/jam dan kondisi jalan yang tidak macet. Dekat dengan Saung Angklung Udjo jika naik mobil F-1. Jalannya menanjak curam, delapan tanjakan yang harus dilalui untuk sampai di SD IT Rabbani. Setelahnya saya harus masuk ke dalam hutan dengan jalan bertanah liat yang hanya muat dilewati satu mobil saja.</p>
<p>Hujan terkadang menjadi hal yang tidak kami harapkan disana. Jika hujan datang tanahnya berubah menjadi kubangan, berkuah dan licin. Sesekali saya hampir terjatuh, atau slip ban. Kaos kaki kotor, begitupun dengan alas kaki.  Itulah SD IT Rabbani yang terletak di Republik Rakyat Cimenyan (RRC). Mengapa demikian? Karena itulah kondisi sebuah desa bernama Cimenyan. Dekat dengan kota, dekat dengan pusat pemerintahan provinsi, namun masih sangat terbelakang. Ia seperti negara yang berdiri sendiri, belum merdeka.</p>
<p>Memang tidak setragis kisah Laskar Pelangi, kisah jembatan &#8220;Indonesiana Jones&#8221; di Lebak, ataupun kisah para Pengajar Muda di Indonesia Mengajar. Namun, ia memiliki kisahnya sendiri, warnanya sendiri. Ia membuat saya tidak perlu berbondong-bondong bersama 10 ribu pemuda lainnya mengikuti seleksi Indonesia Mengajar, apalagi seleksi Girl Band. Karena semangat Indonesia Mengajar (mendidik) telah lebih dulu hadir di Cimenyan.</p>
<p>Di sebuah bangunan yang juga tidak reot. Saya mendapati 31 anak dengan keunikannya masing-masing, dengan latar belakangnya masing-masing, dengan keperihan hidupnya masing-masing. 31 anak yang sangat senang bermain, berlebihan tenaga, terkadang jahil, namun sangat peduli pada teman dan adiknya. Cinta sekolahnya namun tidak betah belajar. 31 anak yang tidak tahu dunia luar, terisolir di negaranya sendiri, RRC.</p>
<p>31 anak dari keluarga yang tidak peduli pada kehadirannya. Bahkan satu anak yang tidak tahu siapa orangtuanya. Ada satu anak yang ditinggal pergi ayahnya dan tak kunjung kembali. Ada satu anak yang akan dijual oleh ibunya. 31 anak yang pemikirannya tidak semaju anak-anak kota di sekolah-sekolah favorit.</p>
<p>31 anak yang bingung memikirkan cita-cita. 31 anak yang belum memiliki ketertarikan pada ilmu dan mencari ilmunya sendiri. 31 anak yang masih bingung memahami maksud bacaan. 31 anak yang sulit berbahasa Indonesia. 31 anak dengan tawanya yang riang , dengan celetukan-celetukannya yang ringan, dengan kecerdasan alami yang menawan. 31 anak yang datang ke sekolah dengan sandal.</p>
<p>Jika pada suatu kesempatan ada seseorang bertanya, “apa goalnya sekolah ini?” Saya pun ingin tersenyum simpul. Saya hanya ingin mereka merdeka. Saya hanya ingin mereka menemukan dirinya yang ternyata luar biasa. Saya ingin membuat mereka mencintai ilmu dan menjadi pembelajar sejati.</p>
<p>Saya hanya ingin mereka sejahtera. Saya hanya ingin mereka menjadi bermanfaat bagi orang lain bagi bangsa. Saya hanya ingin mereka menjadi pemimpin. Saya hanya ingin mereka teguh memegang agamanya. Saya hanya ingin mereka menjadi teladan dan inspirasi. Saya hanya ingin tetap bersama mereka selalu. Seperti sekarang ini, menjadi guru juga murid bagi mereka. Maafkan Ibu belum sempurna berarti bagi diri kalian. Ibu harus tetap berusaha.</p>
<p>Ada yang bilang, “kok mau-maunya?”Saya pun ingin tersenyum simpul. Kerja yang mapan, hidup mewah serba berkecukupan hanya batu-batu loncatan saja, untuk lebih bermanfaat bagi mereka. Saya hanya ingin menyalakan sebuah lilin di tengah gelapnya negeri ini. Saya hanya ingin berkontribusi walau sedikit untuk memenuhi janji kemerdekaan. Agar Ibu saya bangga masih melahirkan pejuang. Saya hanya sedang melakukan investasi untuk negeri ini, melalui pendidikan. Sebelum pada akhirnya raga tidak lagi mampu melakukannya karena terjebak pada kedalaman tanah.</p>
<p>Hai Pak Oemar Bakri&#8230; Apa kabar ?</p>
<p><em>Penulis adalah mahasiswi Jurusan Tata Boga Universitas Pendidikan Indonesia yang juga merupakan Kepala <a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/">SD IT Rabbani</a>.</em></p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/">Catatan Sang Kepala Sekolah: Jebakan Berkah di Cimenyan</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/02/catatan-sang-kepala-sekolah-jebakan-berkah-di-cimenyan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SD IT Rabbani, Kepala Sekolahnya Seorang Mahasiswi</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-didirikan-karena-alasan-dakwah/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-didirikan-karena-alasan-dakwah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 01:00:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[GKA]]></category>
		<category><![CDATA[SD IT Rabbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11085</guid>
		<description><![CDATA[<p>Saat akan dibubarkan pada medio 2010, pihak sekolah sebenarnya sudah menyarankan agar siswa-siswinya pindah sekolah. Beberapa orang tua tidak bersedia untuk memindahkan anak-anaknya. Selain karena alasan ekonomi, orang tua lebih memilih sekolah ini...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-didirikan-karena-alasan-dakwah/">SD IT Rabbani, Kepala Sekolahnya Seorang Mahasiswi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11086" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/298327_2047814671226_1120213261_31853152_2084055969_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-11086" title="298327_2047814671226_1120213261_31853152_2084055969_n" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/298327_2047814671226_1120213261_31853152_2084055969_n-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>
<p class="wp-caption-text">Anak-anak SD IT Rabbani (Foto oleh Hesty Ambarwati)</p>
</div>
<p>Saat akan dibubarkan pada medio 2010, pihak sekolah sebenarnya sudah menyarankan agar siswa-siswinya pindah sekolah. Beberapa orang tua tidak bersedia untuk memindahkan anak-anaknya. Selain karena alasan ekonomi, orang tua lebih memilih sekolah ini karena masalah akhlak cukup diperhatikan.</p>
<p>Ternyata sejak awal didirikan sekolah ini memang memiliki misi dakwah.</p>
<p>Menurut Hesty Ambarwati (22), Pak Hamzah sang pendiri awalnya datang ke Cimenyan dalam rangka syiar Islam. Masyarakat sekitar dalam KTP-nya berstatus muslim, namun mereka asing dengan Islam itu sendiri dan masih sering melakukan ritual-ritual kepercayaan nenek moyang.</p>
<p>Setelah beberapa lama, Pak Hamzah melihat objek yang paling memungkinkan untuk didekati adalah anak-anak. &#8220;Awalnya beliau menggagas TPA, tapi kemudian ada kenalannya yang mau membantu mengurusi untuk didirikan SD,&#8221; kisah Hesty.</p>
<p>Kini, sang pendiri telah meninggalkan sekolah yang telah dibangunnya. SD IT Rabbani yang terancam ditutup karena ditinggalkan kepala sekolah dan gurunya, tetap dipertahankan dengan ketulusan hati para relawan yang mengajar dengan sukarela.</p>
<p>Tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Hesty, dirinya yang masih berstatus sebagai mahasiswi sebuah perguruan tinggi negeri akhirnya mendapatkan amanah untuk menjadi kepala sebuah SD.</p>
<p>Hesty dan beberapa relawan pengajar menjalankan sekolah dengan mandiri. Diakui Hesty, pihak sekolah tidak mungkin meminta para orang tua siswa membayar biaya pendidikan anak-anak mereka. Kebanyakan anak didik berasal dari keluarga tidak mampu.</p>
<p>&#8220;Orang tua ada <em>lah</em> infak seribu-dua ribu <em>mah</em>,&#8221; kata Hesty. Perjuangan menghidupkan kembali SD IT Rabbani banyak terbantu oleh biaya operasional yang berasal dari Gerakan Kakak Asuh.</p>
<p><strong>Gerakan Kakak Asuh</strong></p>
<p>Gerakan Kakak Asuh (GKA) digagas oleh salah seorang mahasiswa yang datang sebagai relawan. Proyek akhirat, begitu mereka menyebutnya. GKA menerima kontribusi dalam beberapa bentuk.</p>
<p>Kontribusi dalam bentuk uang bisa dengan menyisihkan Rp  5.000,00 untuk satu siswa per bulan. Sedangkan untuk non dana, boleh menyumbangkan apa saja. Baju bekas, buku bacaan, alat tulis, apa saja, bahkan keahlian.</p>
<p>Ya, jika memiliki keahlian yang ingin dibagi kepada anak-anak SD IT Rabbani, datang saja ke sekolah. Tentu saja dengan konfirmasi terlebih dahulu. Keahlian bisa berbentuk apa saja, menyulam, berkebun, memasak, melukis, dan lain-lain.</p>
<p>Menyumbangkan waktu dan tenaga dengan menjadi tenaga pengajar di SD IT Rabbani pun sangat terbuka kesempatannya. Mengutip kata Anies Baswedan, &#8220;mendidik adalah tugas setiap orang terdidik&#8221;.</p>
<p>Pada awalnya GKA dikhususkan untuk membantu SD IT Rabbani. Namun seiring waktu, GKA juga menyalurkan donasi untuk sekolah lain. Salah satu sekolah yang dibantu adalah SD Rajawali Ciroyom, beberapa waktu silam SD  ini mengalami kerusakan karena cuaca buruk. SD Rajawali memiliki banyak siswa yang juga adalah anak jalanan.</p>
<p>Informasi lengkap mengenai GKA, dapat dilihat <a href="http://gkacimenyan.wordpress.com/2011/07/19/apa-itu-gka-gerakan-kakak-asuh-sd-islam-terpadu-rabbani/">di sini</a>.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-didirikan-karena-alasan-dakwah/">SD IT Rabbani, Kepala Sekolahnya Seorang Mahasiswi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-didirikan-karena-alasan-dakwah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SD IT Rabbani, Hampir Bubar Namun Bangkit Lagi</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 00:45:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[SD IT Rabbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=11080</guid>
		<description><![CDATA[<p>Letaknya masih di Bandung, tepatnya di Kampung Balong, Kecamatan Cimenyan, beberapa kilometer saja dari saung tempat pusat kebudayaan angklung yang mendunia. Sebuah sekolah dengan bangunan bersahaja, SD Islam Terpadu Rabbani namanya. Menuju sekolah...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/">SD IT Rabbani, Hampir Bubar Namun Bangkit Lagi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_11091" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/309047_2014577040306_1120213261_31816395_5237650_n.jpg"><img class="size-medium wp-image-11091" title="309047_2014577040306_1120213261_31816395_5237650_n" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/309047_2014577040306_1120213261_31816395_5237650_n-300x220.jpg" alt="" width="300" height="220" /></a>
<p class="wp-caption-text">Anak-anak SD IT Rabbani saat pulang sekolah (Foto oleh Hesty Ambarwati)</p>
</div>
<p>Letaknya masih di Bandung, tepatnya di Kampung Balong, Kecamatan Cimenyan, beberapa kilometer saja dari saung tempat pusat kebudayaan angklung yang mendunia. Sebuah sekolah dengan bangunan bersahaja, SD Islam Terpadu Rabbani namanya. Menuju sekolah ini mestilah melewati jalan bertanah merah. Tak ayal saat musim hujan teras sekolah kotor oleh tanah-tanah basah dari jejak alas kaki.</p>
<p>&#8220;Murid-murid kami pakai sepatu Hari Senin saja, itu pun sudah susah payah dipaksa karena ada upacara, selebihnya pakai sendal,&#8221; ujar Susilawati (27) yang akrab disapa Bu Uci. Bu Uci adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal tidak jauh dari sekolah. Setiap harinya Bu Uci meluangkan waktu dari pagi hingga siang untuk mengajar di kelas 1.</p>
<p>Sehari-hari, bangunan dengan empat ruangan ini menjadi tempat belajar 32 orang siswa kelas 1 sampai 5 SD. Satu ruangan digunakan sebagai ruang guru dan kepala sekolah, tiga ruangan lain digunakan sebagai ruang kelas.</p>
<p>Jumlah siswa tiap kelasnya tidak lebih dari delapan orang. &#8220;Kelas 1 dan 2 di satu ruangan, kelas 4 dan 5 juga, kelas 3 sendiri,&#8221; kata Hesty Ambarwati (22), Kepala SD IT Rabbani. &#8220;Kalau gurunya ngajar <em>patarik-tarik</em>,&#8221; tambah mahasiswi Pendidikan Tata Boga UPI ini sambil tertawa.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Hampir Bubar</strong></p>
<p>Pada awal berdirinya pada tahun 2002, sekolah ini makmur, muridnya banyak. Saat sekolah lain belum gratis, SD IT Rabbani ini sudah melaksanakan pendidikan gratis. Tidak heran banyak warga sekitar yang berasal dari kalangan menengah ke bawah menitipkan anak mereka di sekolah ini.</p>
<p>Suatu ketika terjadi perselisihan antara Kepala Sekolah dan pihak yayasan yang menyebabkan Kepala Sekolah tersebut dipindahtugaskan pada tahun 2008. Kemudian berturut-turut para pengajar pun meninggalkan sekolah ini. Tanpa adanya kepala sekolah dan guru, tidak bisa dihindari jumlah siswanya pun kian menyusut.</p>
<p>Tahun 2009 kegiatan belajar mengajar masih berjalan kendatipun tidak ada guru. Beberapa ibu rumah tangga yang peduli sekali waktu datang ke sekolah untuk mengajar sekenanya. Namun demikian hal itu masih dirasa kurang membantu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<div id="attachment_11081" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/guru-murid.jpg"><img class="size-medium wp-image-11081" title="guru-murid" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/guru-murid-300x187.jpg" alt="" width="300" height="187" /></a>
<p class="wp-caption-text">Pengajar dan murid SD IT Rabbani di depan bangunan sekolah. (Foto oleh Hesty Ambarwati)</p>
</div>
<p><strong>Diselamatkan Mahasiswa</strong></p>
<p>&#8220;Kami datang ke sekolah ini pertengahan 2010. Saya ingat waktu itu hari Kamis. Hari Sabtunya pihak sekolah akan membagikan raport siswa sekaligus mengumumkan bahwa sekolah ini akan ditutup,&#8221; kisah Hesty. Dirinya mengaku mengetahui informasi tentang sekolah yang akan ditutup ini karena berjejaring dengan komunitas-komunitas peduli pendidikan.</p>
<p>Beberapa mahasiswa datang ke SD IT Rabbani untuk melakukan tindakan &#8216;penyelamatan&#8217;. Hal yang dilakukan pertama kali adalah dengan mengisi kekosongan guru. &#8220;Pas kita masuk anak-anak tidak siap dengan kultur sekolah, karena biasanya bebas, tidak ada guru,&#8221; kenang Anissa Trisdianti (22), Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI yang kini menjadi wali kelas 3.</p>
<p>Relawan dari pihak mahasiswa datang silih berganti untuk mengajar, namun sekarang mahasiswa yang menjadi guru tetap hanya tinggal Hesty dan Nissa saja. Di tengah kesibukan mengerjakan skripsi, kedua sahabat ini mengaku berat meninggalkan SD IT Rabbani terutama karena siswa-siswinya.</p>
<p>&#8220;Kami tahu sekarang kenapa Bu Muslimah begitu ingin mempertahankan anak muridnya,&#8221; ungkap Nissa yang juga pernah menjadi Kakak PAS ini.</p>
<p>“Sekarang kelas 4 dan 5 tidak ada wali kelasnya, saya biasa keliling ke kelas yang lagi kosong gurunya,” ungkap Hesty. “Jika ada yang bersedia datang mengajar kami akan senang sekali, tidak usah setiap hari, jadwal kami fleksibel,” tambahnya.</p>
<p>SD IT Rabbani kini bangkit kembali. Walaupun tanpa ada yang menggaji dan memiliki banyak keterbatasan, para pengajar tetap setia mengajar setiap hari.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/">SD IT Rabbani, Hampir Bubar Namun Bangkit Lagi</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/01/sd-it-rabbani-hampir-bubar-namun-bangkit-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Beasiswa Perintis II</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/01/pengumuman-beasiswa-perintis-ii/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/01/pengumuman-beasiswa-perintis-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 00:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Perintis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10972</guid>
		<description><![CDATA[<p>Bismillah. Telah terpilih 250 orang penerima Beasiswa Perintis II. Daftar nama penerima beasiswa dapat diunduh di sini. Peserta yang telah lolos seleksi beasiswa diharapkan untuk berkumpul pada: hari, tanggal: Minggu, 29 Januari 2012,...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/pengumuman-beasiswa-perintis-ii/">Pengumuman Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://salmanitb.com/2011/10/seleksi-akademik-beasiswa-perintis-2011-23-oktober-2011/beasiswa-5/" rel="attachment wp-att-9760"><img class="size-medium wp-image-9760 aligncenter" title="beasiswa" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/10/beasiswa-300x99.gif" alt="" width="300" height="99" /></a></p>
<p><em>Bismillah.</em></p>
<p>Telah terpilih 250 orang penerima Beasiswa Perintis II. Daftar nama penerima beasiswa dapat diunduh <a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/lolos-perintis-benar.xlsx">di sini</a>.</p>
<p>Peserta yang telah lolos seleksi beasiswa diharapkan untuk berkumpul pada:</p>
<p>hari, tanggal: Minggu, 29 Januari 2012,</p>
<p>waktu: pukul 08.00 s.d. 12.00 WIB,</p>
<p>tempat: Komplek Masjid Salman ITB,</p>
<p>agenda: <strong>penjelasan teknis mekanisme Beasiswa Perintis II dan Training Motivasi.</strong></p>
<p>Jika ada pertanyaan, silakan menghubungi Mamat 085222770385. <strong>[Fe]</strong></p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/pengumuman-beasiswa-perintis-ii/">Pengumuman Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/01/pengumuman-beasiswa-perintis-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembahasan TO-3 Beasiswa Perintis II</title>
		<link>http://salmanitb.com/2012/01/pembahasan-to-3-beasiswa-perintis-ii/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2012/01/pembahasan-to-3-beasiswa-perintis-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 00:08:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa Perintis II]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10979</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-3 Beasiswa Perintis II, dapat diunduh di sini dan di sini.</p><p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/pembahasan-to-3-beasiswa-perintis-ii/">Pembahasan TO-3 Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1556" class="wp-caption alignleft" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp.jpg"><img class="size-medium wp-image-1556" title="Learning Camp" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/03/Learning-Camp-300x224.jpg" alt="Suasana tryout di Learning Camp 2010" width="300" height="224" /></a>
<p class="wp-caption-text">Suasana tryout di Learning Camp 2010</p>
</div>
<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-3 Beasiswa Perintis II, dapat diunduh <a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/PEMBAHASAN-SOAL-TRY-OUT-III-BEASISWA-PERINTIS.docx">di sini</a> dan <a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/01/jawaban-kimia-TO3-Pembahasan-bener.pdf">di sini</a>.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2012/01/pembahasan-to-3-beasiswa-perintis-ii/">Pembahasan TO-3 Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2012/01/pembahasan-to-3-beasiswa-perintis-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>326 Siswa Ikuti Try Out ke-3 Seleksi Beasiswa Perintis</title>
		<link>http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Dec 2011 03:34:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10829</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tak kurang dari 300 siswa memadati ruang utama Masjid Salman ITB Minggu lalu (25/12). Mereka adalah calon peserta beasiswa perintis yang akan dimulai awal 2012 mendatang. Try out ini merupakan proses seleksi peserta...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/">326 Siswa Ikuti Try Out ke-3 Seleksi Beasiswa Perintis</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="mceTemp">
<div id="attachment_10836" class="wp-caption alignright" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/329-2/" rel="attachment wp-att-10836"><img class="size-medium wp-image-10836" title="TO 3" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/12/3291-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>
<p class="wp-caption-text">Suasana try out ketiga seleksi beasiswa perintis 2012. (Foto: Fery AP)</p>
</div>
</div>
<p>Tak kurang dari 300 siswa memadati ruang utama Masjid Salman ITB Minggu lalu (25/12). Mereka adalah calon peserta beasiswa perintis yang akan dimulai awal 2012 mendatang.</p>
<p>Try out ini merupakan proses seleksi peserta beasiswa perintis. Menurut Mamat, salah seorang panitia, dari jumlah peserta yang masih ada saat ini masih akan diseleksi lagi di <em>try out</em> ke-4 dan ke-5.</p>
<p>“Nantinya mereka disaring jadi 200, kemudian disaring lagi jadi 100,” tuturnya.</p>
<p>Seperti tahun ajaran sebelumnya, beasiswa perintis kali ini akan menerima 100 orang siswa. Mereka akan diberi tutorial untuk mempersiapkan SNMPTN 2012 mendatang.</p>
<p>Tujuannya, setelah kelak lulus dari perguruan tinggi, mereka akan kembali ke daerah masing-masing. Di sana diharapkan mereka mengembangkan daerah tersebut sesuai potensinya masing-masing.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/">326 Siswa Ikuti Try Out ke-3 Seleksi Beasiswa Perintis</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2011/12/326-siswa-ikuti-try-out-ke-3-seleksi-beasiswa-perintis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Mengajar: “Setahun mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”</title>
		<link>http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 00:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Aulia Mulya Dewi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10699</guid>
		<description><![CDATA[<p>Tunjukkan pada dunia Mereka bisa… mereka bisa Tunjukkan pada semua Mereka bisa … Mengubah dunia Lihat senyum mereka Sebait lirik tersebut merupakan salah satu karya pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar. Lirik tersebut...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/">Indonesia Mengajar: “Setahun mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_10700" class="wp-caption alignleft" style="width: 190px"><a href="http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/cover_buku/" rel="attachment wp-att-10700"><img class="size-medium wp-image-10700" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/12/cover_buku-190x300.jpg" alt="" width="190" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: http://indonesiamengajar.org)</p>
</div>
<p><em>Tunjukkan pada dunia</em></p>
<p><em>Mereka bisa… mereka bisa</em></p>
<p><em>Tunjukkan pada semua</em></p>
<p><em>Mereka bisa … Mengubah dunia</em></p>
<p><em>Lihat senyum mereka</em></p>
<p>Sebait lirik tersebut merupakan salah satu karya pengajar muda dari Gerakan Indonesia Mengajar. Lirik tersebut berasal dari sebuah lagu berjudul “Lihat Senyum Mereka”. Lagu tersebut, sebetulnya bukan <em>mars </em>Indonesia Mengajar, tetapi memiliki suatu makna tersendiri bagi para Pengajar Muda. Mereka adalah 51 pengajar muda terpilih dari 1.838 calon yang menyatakan siap untuk menjadi guru di daerah terpencil Indonesia. Mereka bukan berasal dari bidang ilmu pendidikan dan keguruan, namun mereka cerdas, berprestasi, dan berkomitmen tinggi.</p>
<p>Pekerjaan mapan, hidup nyaman dan sejahtera bagi diri dan keluarganya, dan peluang kerja bergaji tinggi rela mereka tinggalkan. Mereka lebih memilih berangkat ke pelosok Indonesia.</p>
<p>Pada hari pahlawan mereka memulai langkah untuk menjadi guru SD di desa-desa terpencil. Tanda pahala para Pengajar Muda itu akan membekas pada prestasi anak-anak dan kemajuan di desa-desa. Mereka yakin bahwa “Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”.</p>
<p><strong>Mencerdaskan kehidupan bangsa</strong></p>
<p>Gerakan Indonesia Mengajar yang dipelopori oleh Anies Baswedan, Ph. D. ini mengajak putra-putri generasi terdidik, berprestasi, dan memiliki semangat juang untuk menjadi guru selama satu tahun penuh. Sebuah ikhtiar untuk memenuhi janji kemerdekaan Indonesia “Mencerdaskan kehidupan Bangsa”.</p>
<p>Buku ini berisikan deretan kisah para Pengajar Muda. Sebagian dari kisah pengalaman, dan pengamatan para pengajar muda yang disarikan dari blog Indonesia Mengajar. Kemudian kisah-kisah tersebut dipilih dan dipublikasikan dalam buku ini. Kisah-kisah yang disajikan diharapkan membuat kita optimis, masa depan Republik Indonesia akan cerah nantinya.</p>
<p>Kisah-kisah yang disajikan Pengajar Muda tidak sekedar tentang mengajar baca tulis hitung saja. Lebih dari itu, mereka mengisahkan bagaimana nilai-nilai kebaikan yang didapat. Disana mereka juga belajar pada masyarakat asli. Kesulitan, kebahagiaan, tangis, tawa, dan haru biru mewarnai kisah mereka.</p>
<p>Lewat buku ini kita bisa melihat gambaran wajah pendidikan negeri ini. Masih ingat dengan buku <em>Laskar Pelangi </em>karya Andrea Hirata? Ada beberapa kemiripan antara buku tersebut dengan kisah para pengajar muda. Apakah itu keadaan bangunan sekolah, jumlah peserta didik, sifat anak-anak suku pedalaman, jumlah tenaga pengajar, sampai harapan dan impian anak-anak pelosok negeri.</p>
<p><strong>Kumpulan 51 kisah berbeda</strong></p>
<p>Buku ini terdiri dari empat bab kisah yang saling berkesinambungan dari lima puluh satu pengajar muda. Mulai kisah tentang anak didik mereka, keadaan pendidikan pelosok negeri, tentang sesama pengajar muda, sampai nilai kehidupan yang mereka belum pernah dapatkan sebelumnya. Kisah yang disajikan membuat merinding dan iri kususnya bagi para pegiat pendidikan.</p>
<p>Pada bagian kisah pertama tentang “Anak-Anak didik Pengajar Muda”, digambarkan langsung tentang anak-anak pelosok negeri, sifat mereka yang malu-malu pada kenyataannya mereka memiliki potensi seperti <em>Lintang </em>yang ada<em> </em>dalam novel <em>Laskar Pelangi</em>.  Pada bagian kisah kedua “Memupuk Optimisme”, betutur tentang sebuah rasa optimis baik dalam diri anak-anak, pengajar muda, sampai masyarakat sekitar desa.</p>
<p>Kisah yang berbeda, tidak hanya tentang anak didik Pengajar Muda disuguhkan pada bagian kisah “Belajar Rendah Hati”. Kisah inspiratif lainnya sekaligus menjadi puncak dari kisah-kisah yang ada tergambarkan pada bagian kisah “Ketulusan Itu Menular”. Lengkap sudah perjuangan satu tahun penuh bagi para Pengajar Muda.</p>
<p>Kisahnya terasa begitu ringan dibaca, deskriptif, menarik, dan sarat akan kisah inspiratif. Lebih lengkap lagi karena di halaman belakang ada profil para Pengajar Muda, Sekilas tentang Gerakan Indonesia Mengajar, peta penempatan Pengajar Muda, dan foto dokumenter Pengajar Muda, walaupun terkadang ada foto yang tidak sesuai dengan kisah Pengajar Muda.</p>
<p>Buku ini layak dibaca oleh siapa saja, khususnya bagi para pegiat pendidikan yang haus akan kisah-kisah inspiratif. Apakah itu kalangan mahasiswa, guru, dosen, dan pihak terkait lainnya dalam dunia pendidikan di negeri ini. Karena sesuai dengan bagian kisah terakhir di buku ini “Ketulusan itu menular”. Bagai ketulusan para pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia ini.</p>
<p>Pendidikan bukan sekedar program yang dijalankan pemerintah, sekolah, dan para guru. Pendidikan adalah gerakan mencerdaskan bangsa yang harus melibatkan semua orang. Karena mendidik adalah tugas setiap orang terdidik.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/">Indonesia Mengajar: “Setahun mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi”</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2011/12/indonesia-mengajar-setahun-mengajar-seumur-hidup-menginspirasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembahasan TO-2 Beasiswa Perintis 2011/2012</title>
		<link>http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 06:47:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10723</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-1 Beasiswa Perintis 2011, dapat diunduh di sini. Mohon maaf atas keterlambatannya.</p><p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/">Pembahasan TO-2 Beasiswa Perintis 2011/2012</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_10385" class="wp-caption alignleft" style="width: 222px"><a href="http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/ljk038/" rel="attachment wp-att-10385"><img class="size-medium wp-image-10385" title="ljk038" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/11/ljk038-222x300.jpg" alt="" width="222" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: scannerts.blogspot.com)</p>
</div>
<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-1 Beasiswa Perintis 2011, dapat diunduh <a href="http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/jawaban-to-2-edit/" rel="attachment wp-att-10724">di sini</a>. Mohon maaf atas keterlambatannya.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/">Pembahasan TO-2 Beasiswa Perintis 2011/2012</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2011/12/pembahasan-to-2-beasiswa-perintis-20112012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengumuman Try Out 2 Beasiswa Perintis II</title>
		<link>http://salmanitb.com/2011/12/pengumuman-try-out-2-beasiswa-perintis-ii/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2011/12/pengumuman-try-out-2-beasiswa-perintis-ii/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 07:06:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Maya Dewi Mustika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10631</guid>
		<description><![CDATA[<p>Pengumuman hasil Try Out 2 dapat diunduh disini. Untuk Try Out 3 akan dilaksanakan pada: Hari/ Tanggal : Ahad, 25 Desember 2011 Jam : 8.30-11.00 WIB Tempat : Masjid Salman ITB Pakaian : Bebas...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/pengumuman-try-out-2-beasiswa-perintis-ii/">Pengumuman Try Out 2 Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_10288" class="wp-caption aligncenter" style="width: 300px"><a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/11/scholarship.jpg"><img class="size-medium wp-image-10288 " title="scholarship" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/11/scholarship-300x219.jpg" alt="" width="300" height="219" /></a>
<p class="wp-caption-text">Pengumuman beasiswa salman 2011-2012. (gambar: wrkiwanis.org)</p>
</div>
<p>Pengumuman hasil Try Out 2 dapat diunduh <a href="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/12/DAFTAR-LOLOS-PERINTIS-2.xlsx">disini</a>. Untuk Try Out 3 akan dilaksanakan pada:</p>
<p>Hari/ Tanggal : Ahad, 25 Desember 2011<br />
Jam : 8.30-11.00 WIB<br />
Tempat : Masjid Salman ITB<br />
Pakaian : Bebas tapi sopan</p>
<p>Bidang studi yang diujikan : Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Fisika, Kimia, Biologi, dan TPA,</p>
<p>Daftar ulang dilakukan tanggal 25 Desember muai pukul 07.30 WIB di Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB. Pembahasan Soal Try Out ke-2 bisa diliat di salmanitb.com pada hari Kamis, tanggal 15 Desember 2011.</p>
<p>Contact Person: Mamat 085222770385</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2011/12/pengumuman-try-out-2-beasiswa-perintis-ii/">Pengumuman Try Out 2 Beasiswa Perintis II</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2011/12/pengumuman-try-out-2-beasiswa-perintis-ii/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembahasan TO-1 Perintis 2011</title>
		<link>http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/</link>
		<comments>http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Nov 2011 05:19:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Fery Adi Prasetyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[pembahasan TO]]></category>
		<category><![CDATA[perintis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=10383</guid>
		<description><![CDATA[<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-1 Beasiswa Perintis 2011, dapat diunduh di sini. Try Out berikutnya akan diadakan pada : Hari/ Tanggal : Ahad, 27 November 2011 Jam        ...</p><p><a href="http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/">Pembahasan TO-1 Perintis 2011</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_10385" class="wp-caption alignleft" style="width: 222px"><a href="http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/ljk038/" rel="attachment wp-att-10385"><img class="size-medium wp-image-10385" title="ljk038" src="http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2011/11/ljk038-222x300.jpg" alt="" width="222" height="300" /></a>
<p class="wp-caption-text">(Gambar: scannerts.blogspot.com)</p>
</div>
<p>Kunci jawaban beserta pembahasan soal-soal Try Out-1 Beasiswa Perintis 2011, dapat diunduh di <a href="http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/jawaban-to-1/" rel="attachment wp-att-10384">sini</a>.</p>
<p>Try Out berikutnya akan diadakan pada :</p>
<p>Hari/ Tanggal : Ahad, 27 November 2011<br />
Jam                     : 8.30-11.00 WIB<br />
Tempat              : Masjid Salman ITB<br />
Pakaian              : Seragam<br />
Mohon daftar ulang terlebih dahulusebelum masuk ruangan tes ke LPP Salman ITB.</p>
<p><a href="http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/">Pembahasan TO-1 Perintis 2011</a> from <a href="http://salmanitb.com">Masjid Salman ITB - Menuju Masyarakat Informasi Islami</a></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://salmanitb.com/2011/11/pembahasan-to-1-perintis-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

