Cerita Tentang Akar (Yusril Djalinus): Sosok Tengil Pekerja Keras
Jika TEMPO sebuah akar, maka seorang Yusril Djalinus ibarat akarnya. Mendirikan TEMPO bersama Goenawan Mohammad, Bur Rasuanto, dan pegiat jurnalistik lain pada awal 1970-an, tidak membuat nama Yusril lantas mentereng. Yusril tak dikenal di kalangan luar Tempo. Ia tak memberikan pidato, tidak pernah ikut seminar-seminar di hotel, muncul dalam resepsi, dan sebagainya.
Nasional.Is.Me: Temukan Passion, Berkarya Untuk Bangsa
Oleh Ani Septiani Muchtar “Apa kamu optimis terhadap bangsa Indonesia?” Mendengar pernyataan itu mungkin sebagian besar orang malah menjawab pesimis. Wajarlah Indonesia, sebuah Negara yang konon katanya tengah kusut masal lantaran begitu banyak…
Gadis Jeruk: Surat Untuk Dibaca di Masa Depan
Oleh Utomo Priyambado, Mahasiswa Teknik Tambang ITB 2010 “Aku bertanya lagi: apa yang akan kau pilih seandainya kamu punya kesempatan untuk memilih? Akankah kamu memilih hidup yang singkat di bumi kemudian dicerabut lagi…
Miracle: Jika Kau Percaya pada Dirimu, Apapun Bisa Terjadi
Kalimat di atas terkesan terlalu optimis. Tapi hal tersebut yang coba disampaikan dalam film yang digarap pada tahun 2004 ini. Film ini membawa kita pada perseteruan dua negara adidaya tempo dulu, Amerika Serikat…
Muda Berguna, Tua Bermakna, Mati Masuk Surga
Ungkapan di atas seharusnya menjadi sesuatu yang lekat pada diri setiap pemuda muslim saat ini. Alquran dan Hadits-pun telah menjelaskan keutamaan pribadi muslim yang kuat dan bermanfaat lebih dicintai Allah. Tuntunan inilah yang mendorong…
Mengenali Sosok Asma Nadia dari Twitternya
Siapa sih Asma Nadia? Pertanyaan tersebut saya lontarkan saat saya baru masuk dalam dunia kepenulisan. Ya, awalnya saya tak mengenal siapa dia. Karena guru menulisku sering menyebut-nyebut namanya. Hal tersebut, membuat saya mencari buku-buku karya…
Sepakbola, Perjuangan, dan Harga Diri
Bagaimana ceritanya sepak bola bisa disangkut pautkan dengan sebuah perjuangan melawan penjajahan Belanda? Tapi demikianlah Andrea Hirata menuliskannya dalam novel ini. Novel ini bercerita tentang dalamnya arti sepak bola baik bagi orang di…
Belajar Arti Kata Bangkit dari Hafalan Shalat Delisa
Tepat hari Ibu, 22 Desember 2011 lalu film Hafalan Shalat Delisa diputar serentak di bioskop di seluruh Indonesia. Film bergenre drama ini sengaja diputar perdana pada akhir bulan Desember, untuk mengenang bencana Tsunami…
Semua Ada Saatnya: Selingan Sejenak untuk Kesibukan Kita
Oleh: Sunarko Dardjono Hidup itu tidak selamanya serius. Adakalanya kita perlu rehat sejenak dari kesibukan hidup. Rehat dari kesibukan memberikan gairah baru dalam mengarungi hidup. Alquran pun demikian. Isinya bukan melulu perintah dan…
Negeri 5 Menara: Membacanya, Bagai Menatap Masa Lalu
Sebuah buku berjudul negeri 5 menara terpajang di rak buku kamar temanku. Kupinjam. Sebelumnya aku pernah menonton ulasannya di Kick Andy, tapi tak sampai habis kuikuti episode itu. Sekilas kutahu buku itu berkisah…
![Open Recruitment Pembina KARISMA ITB [1-19 Februari 2012] Open Recruitment Pembina KARISMA ITB [1-19 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/Poster-PCP-2012-50x50.jpg)




![Lomba Syarhil Quran Antar Mahasiswa Perguruan Tinggi Se-Bandung Raya [25 Februari 2012] Lomba Syarhil Quran Antar Mahasiswa Perguruan Tinggi Se-Bandung Raya [25 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/lomba-syarhil-quran-50x50.jpg)

![Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [24 Februari 2012] Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [24 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/DORDAR-24-Februari-2012-50x50.png)

