Duniawi Bukanlah Tuhan Kita
Shalat Jumat kali ini dimulai dengan adzan, begitupun shalat lima waktu. Seperti yang kita tahu Rasulullah memberikan petunjuk tentang cara umat Islam memberikan respon terhadap seruan adzan. Dan bila kita, cermati ada satu respon yang diajarkan saat pengucapan Hayya ‘alal falah hendaknya direspon dengan La haula wa la quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘azhim yang artinya “Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah”.
Moralitas Sebagai Kunci Kehidupan
Pada kesempatan ini, mari kita bicarakan satu hal, yaitu bagaimana cara mengelola kehidupan kita secara Islami, sebagai sebuah bentuk kehidupan yang menjadi dambaan kita.
Memilih dalam Hidup
Kita semua menyadari bahwa hidup yang kita jalani melalui banyak sekali pilihan. Setiap pilihan akan membuat kita melalui episode hidup yang baru. Dan setiap kita melalui episode itu, maka kita akan melewati beberapa pilihan besar. Pilihan-pilihan itu akan menuju kita pada rangkaian pilihan hidup yang lain. Begitu seterusnya.
Nilai Ketuhanan dalam Sistem Berkehidupan
Rasulullah mewajibkan seorang pejabat memeriksa isi perut, isi hati, serta isi rumah bawahannya. Bila si bawahan tidak punya rumah, tidak punya makanan, bahkan dalam beberapa hal tidak punya jodoh, maka si pejabat wajib untuk memenuhinya.
Menjadi Bangsa yang Kuat di Masa Depan
Marilah kita bersyukur pada Allah yang telah memberikan kita hidup dan kehidupan, yang selalu kita isi dengan pengabdiaan kepada Nya, semoga kualitas taqwa kita dari waktu ke waktu dapat kita tingkatkn dan dengan semua itu semoga kita memiliki wahana yang bisa kita tumpangi tatkala mengahdap Allah SWT, pulang ke surga yang abadi.
Petunjuk Allah Bagi Manusia
Allah banyak menurunkan perintah bagi manusia, dan semua perintah dari Allah itu baik adanya. Semua perintah Allah membawa manusia menuju jalan yang lurus, jalan menuju ridha-Nya. Hal ini sebenarnya juga merupakan hal yang diinginkan manusia. Karena bagi manusia sudah disediakan sebuah doa memohon petunjuk jalan. Sebuah doa yang dibaca setiap hari.
Empat Pilar Kebahagiaan
Seperti yang sudah kita tahu, bahwa Allah memiliki sifat Maha Adil, ini akan berlaku sampai kapanpun juga. Keadilan Allah melintasi seluruh batas waktu dan jaman, dan dalam sepanjang hidup seorang manusia, Allah akan melihat amalan manusia itu dari perjuangan hidupnya dalam beramal, bukan dari bentuk fisiknya.
Hijrah Menjadi Hamba Allah
Dalam Islam, kita mengenal kalender Hijriah dan tahun baru Hijriah. Bila kita melihat sejarah, penetapan ini sebenarnya baru terjadi pada 18 Hijriah, tepatnya ketika Umar Bin Khatab yang menjadi pemimpin. Sebelumnya, penangalan Islam hanya mengacu pada bulan dan tanggal. Sedangkan untuk tahun, biasanya mengacu pada sebuah peristiwa penting di tahun tersebut.
Mengenal Dosa dengan Lebih Baik
Bila membaca surat Ali Imran ayat 135, secara gamblang dijelaskan 2 jenis dosa, yaitu dosa berbuat keji (faahisyah), dan dosa menganiaya diri sendiri.
Menjauhi Barang Haram
Sifat amanah Rasulullah tidak hanya tercermin dari perilaku beliau sehari-hari, tapi juga menular pada para sahabatnya. Salah satu ceritanya adalah ketika Rasulullah mengangkat seseorang untuk mengurus zakat dari orang muslim.






![Seminar Pendidikan: “Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia” [28 Februari 2012] Seminar Pendidikan: “Menjadi Manusia yang Berkarakter Juara dan Bahagia” [28 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/340230_3124018710091_1553337255_2931094_732637610_o-50x50.jpg)


![Penerimaan Adik Baru PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Semester 56 [5 Februari 2012] Penerimaan Adik Baru PAS (Pembinaan Anak-anak Salman) ITB Semester 56 [5 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/CFD-50x50.jpg)