Oleh Cici, Lulusan UPI, Alumni Karisma ITB
Jalan-jalan kali ini (28/6) saya memang sengaja ingin mengunjungi beberapa tempat yang dulu sering saya kunjungi atau tempat yang pernah menjadi bagian dari aktivitas saya semasa kuliah dulu. Dan karena itulah, liburan kali ini saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Komplek Masjid Salman ITB.
Bersama Ceria, adik semata wayang saya dan keponakan saya Afaf saya mengajak mereka untuk mengunjungi kampus ITB dan Masjid Salman ITB. Bukan karena saya alumni ITB. Tapi dulu saya pernah bergabung di KARISMA ITB (Keluarga Remaja Islam Masjid Salman ITB).
Karisma adalah sebuah organisasi di bawah naungan YPM Salman ITB yang bergerak dibidang pembinaan remaja tingkat SMP dan SMU di kota Bandung. Pengurusnya adalah mahasiswa yang berasal dari bermacam-macam universitas yang ada di kota Bandung. Dan setiap pengurus Karisma disebut dengan Kakak Pembina.
Posisi terakhir saya sebagai penanggungjawab FOTA (forum Orang Tua). Kalau tidak salah dulu Ketua Umum (ketum) Karisma dipegang oleh Kang Syafril. Sampai saat ini saya masih menyimpan semua memo yang diberikan oleh Ketum Karisma untuk memotivasi saya. Waktu saya sempet kaget karena ditunjuk sebagai penanggungjawab FOTA. Tidak menyangka saya akan dipilih, pasalnya saya bukanlah pembina yang rajin datang ke sekretariat.
Saya juga masih menyimpan catatan-catatan game teman-teman seangkatan saya. Salah satunya adalah catatan bergilir yang di tulis oleh teman-teman seangkatan di Karisma ITB tentang kelebihan dan kekurangan masing-masing anggota.
Beberapa kegiatan bersama Karisma sangat berkesan bagi saya. Mulai dari tersesat di Jayagiri sampai kehujanan dan belepotan lumpur, ikut kegiatan jurit malam di kampus ITB, sampai berlatih menuruni gedung yang tinggi dengan tali. Saya juga sempat berkunjung ke kampung halaman salah seorang teman di Karisma dan menikmati bakar jagung di sana. Hal ini sangat menghibur saya kala itu karena bersamaan saya terancam dikeluarkan oleh jurusan karena menentang kebijakan kampus.
Subhanallah… Di KARISMA saya belajar berorganisasi, belajar berteman dan bergaul dengan teman-teman lintas universitas, belajar mengenal karakter remaja dan tentu saja belajar tentang Islam.
Tidak menyangka akhirnya setelah hampir tujuh tahun tidak main ke Masjid Salman, liburan kali ini saya bisa kembali mengunjungi Masjid Salman. Selama di Masjid Salman selain salat, saya juga menyempatkan mampir ke Istek minimarket. Rencana awal dari rumah saya ingin makan siang di kantin Salman, tapi tidak jadi karena antrian panjang sekali bertepatan dengan waktu makan siang.
Berharap semoga lain waktu saya bisa main ke sini lagi.***




















