Warga Pademangan Antusias Sambut Acara Pengobatan Gratis Salman

Salah seorang anggota Vol-D, Monik (kiri) tengah memeriksa salah seorang warga. (Foto: Fery AP)

Akses pelayanan kesehatan tetap menjadi isu penting di manapun. Tak terkecuali di Pademangan, Jakarta Utara, salah satu wilayah tempat program Kampoeng Bangkit dilaksanakan.

Kendati berada di ibukota, akses pelayanan kesehatan juga tak bisa dibilang mudah untuk warga setempat. Apotik terdekat saja harus ditempuh 15 menit dengan sepeda motor, itupun kalau jalanan sedang tidak macet.

Maka, saat Divisi Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Salman ITB mengadakan pelayanan kesehatan pada Sabtu lalu (26/5), warga menyambutnya dengan antusias. 123 warga diperiksa kesehatannya dalam kegiatan tersebut. Sejak pukul 10.00 hingga pukul 15.00. Sebelum acara pengobatan dimulai, kegiatan diawali dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh anggota Volunteer Doctor (Vol-D).

“Sebenarnya, target pelayanan kesehatan ini melayani 150 orang,” ujar Lya, koordinator kegiatan tersebut. “Tetapi karena keterbatasan waktu, cuma bisa segitu,” sambungnya.

Pada pengobatan gratis tersebut Tim Korps Relawan Salman (KORSA)  ITB bekerjasama dengan Vol-D. Sementara itu, obat-obatan disediakan oleh Rumah Amal Salman ITB.

Dari pelayanan kesehatan tersebut, ada beberapa penyakit yang umum dikeluhkan warga seperti pegal-pegal dan demam. Faktor pergantian musim cukup berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Untuk itu, warga umumnya diberi multivitamin untuk  meningkatkan daya tahan tubuhnya.

Di sisi lain, warga yang mengeluhkan gatal-gatal  tak sampai 20 orang. Hal tersebut menunjukkan pola hidup masyarakat sudah lebih bersih dibandingkan dengan sebelum diadakan program Kampoeng Bangkit. Hal tersebut diakui oleh Ali, tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, setelah masuk program Kampoeng Bangkit, masyarakat jadi hidup lebih sehat. Apalagi, akses terhadap air bersih juga semakin mudah didapat.

Dua tahun telah berlalu sejak program Kampoeng Bangkit pertama dicanangkan di kawasan tersebut. Dampak program tersebut masih terasa. Semoga  tetap terus terjaga seterusnya.

Masjid Salman ITB © 2013 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.