Dipandu Salim Rusli (kanan), Ozzie memantapkan hatinya memeluk Islam sebagai agamanya dengan mengucap dua kalimat syahadat. [Foto: Fery AP]
Osborne Simmons (43), mantan marinir Amerika Serikat mengucapkan ikrar syahadat pada Kamis (28/06) pagi di Salman ITB. Ozzie, demikian panggilannya, pensiun dari militer pada Februari 2011. Sebelumnya, pria asal South Carolina kelahiran Desember 1968 ini bertugas di bagian Public Service and Communication.
“Pada dasarnya saya bertugas memastikan kebutuhan para anggota keluarga tentara yang sedang berdinas keluar negeri,” ujar pria kulit hitam yang mengaku keturunan Jamaika ini. Mr. Simmons pensiun dengan pangkat terakhir Staff Sergeant.
Ozzie menyatakan ibu dan kedua anaknya tidak keberatan atas keputusannya memeluk Islam. Ozzie telah ditinggal mati istrinya sejak November 2011. Keputusannya memeluk Islam bermula dari perkenalannya dengan Tini Agustini (33) lewat sebuah situs perjodohan. Setelah berkenalan selama 6 bulan, Ozzie memutuskan terbang ke Indonesia pada Juni 2012 untuk melamar Tini. KUA Talaga Bodas—kediaman keluarga Tini—kemudian menyarankan Masjid Salman sebagai tempat penyaksian ikrar syahadat.
Sedari kecil, Ozzie memang sudah mengenal Islam lewat kawan sepermainannya. Namun, ia mengaku pertama kali tertarik terhadap Islam setelah menonton film dokumenter dari National Geographic. Film berjudul “Inside Mecca” tersebut mengisahkan tantangan yang harus dihadapi tiga orang Muslim dari Afrika Selatan, Malaysia dan Amerika Serikat dalam menunaikan ibadah haji. Film tersebut ditontonnya lewat Skype bersama Leonita (33), wanita asli Bandung yang akan dinikahinya. Selain itu, Ozzie juga banyak berdiskusi dengan kawannya, seorang Muslim di Atlanta.
Oji—demikian sapaan calon ibu mertuanya—berencana memboyong Tini ke California setelah menikah. Ia akan memulai bisnisnya sendiri di sana. [salim]



















