Haikal (memegang foto), keluarganya menang dalam perlombaan Family Gathering Pra-Event Ketoprak. (Foto: Fery AP)
“Haikal, nanti ikut KETOPRAK yaah!” ungkap Kak De (Kakak PAS semester 52), sembari mengumumkan juara dari lomba Family Gathering Pembinaan Anak-anak Salman (PAS) Ahad (10/6). Family Gathering ini merupakan Pra-Event Acara Besar Ketoprak (Kref dan Teknologi Praktis) PAS ITB. Lomba ini diikuti oleh 18 keluarga dan berlangsung di Taman Ganesha.
Bukan hanya keluarga, adapun kakak PAS yang mendaftar, keluarganya terdiri dari kakak dan adik PAS. Selain untuk mempererat silaturahmi antar keluarga, Family Gathering ini dilakukan untuk mempubikasikan acara besar Ketoprak yang akan dilaksanakan pada 24-29 Juni mendatang. Selain itu, bagi para juara mendapat voucher yang variatif untuk mengikuti kegiatan Ketoprak.
Juara pertama dari lomba tersebut adalah keluarga “Hotwheels”, yaitu keluarga adik PAS, Haikal. Mereka mendapat voucher Ketoprak senilai Rp. 200.000,00 dan souvenir. Juara kedua dimenangkan oleh keluarga “Javier”, mereka mendapat voucher Ketoprak senilai Rp. 150.000,00 dan souvenir. Sedangkan juara ketiga dimenangkan oleh keluarga “Blueberry”, mereka mendapat voucher ketoprak senilai Rp. 100.000,00 dan souvenir.
Family Gathering ini berisi lomba-lomba yang terdiri dari empat pos harus dilalui setiap keluarga. Setiap pos ada dua keluarga yang siap bertanding. Pos pertama adalah pos masukan kunci. Kunci yang terbuat dari akua botol ditempelkan pada punggung anak dengan mata tertutup, sedangkan anggota keluarga yang lain mengarahkan anaknya untuk memasukan kunci tersebut kedalam lubang.
Pada pos kedua, keluarga harus mencari kata “KETOPRAK PAS ITB” di dalam tumpukan terigu sebanyak-banyaknya. Selanjutnya di Pos ketiga bernama “Spongebob”, keluarga secara estafet memindahkan air dengan menggunakan spons dari satu tempat ke tempat lainnya. Pos terakhir adalah pos tebak sandi, satu keluarga bekerja sama untuk memecahkan kode sandi.
Dari setiap pos ada rintangannya seperti, rintangan hulla hop, rintangan mengambil bola namun seluruh anggota keluarga harus berjalan dengan satu hula hop. Ada juga rintangan berjalan bersama dengan kaki diikat, dan rintangan memindahkan bola dengan bambu. Selain perlombaan antar keluarga, ada juga stand bazzar. Ada yang menjual soto betawi, martabak mini, pakaian, buku, donat kentang, bros, dan masih banyak lagi.



















