Adenita: “Cintai Pekerjaanmu, Lakukan dengan Hati”

Suasana bincang buku "23 Episentrum" karya Adenita. Salah satu redaktur salmanitb.com yang juga anggota Aksara Salman ITB, Tristia R (kanan), didapuk menjadi moderator dalam acara tersebut. (Foto: Fery AP)

“Lakukan sesuatu dengan hati karena sesuatu yang dilakukan dengan hati itu pasti selalu memiliki energi yang tidak akan pernah mati,” ungkap Adenita. Penulis buku 23 Episentrum ini membahas buku keduanya bersama ketiga tokoh yang kisahnya ada di dalam buku tersebut pada bincang buku Aksara on Stage (AoS) di Selasar Hijau Masjid Salman ITB.

Deni Rachman, Dwi Indra Purnomo, dan Marina N. T. bergantian memberikan pengalamannya yang tertulis dalam buku 23 Episentrum, Jumat lalu (27/4). Deni menuturkan tentang keberanian, menurutnya keberanian itu tidak bisa dijelaskan begitu saja, karena prosesnya tiap orang pasti berbeda.

Begitu halnya ketika bekerja, apakah pekerjaan itu sesuai dengan passion kita? “Untuk apa saya kerja kalau hati saya tidak riang,” tutur Deni. Melalui buku ini, Adenita pun seolah ingin bertanya pada kita, apakah kita kuliah di jurusan yang keliru? Apakah pekerjaan kita sekarang sesuai dengan passion kita?

Menurut Adenita, ketika kita memiliki suatu pekerjaan, cintailah pekerjaan itu. Hadirkan cinta pada pekerjaan yang kita kerjakan. Tentunya tak lepas dari hati, agar cinta terhadap pekerjaan itu memiliki energi yang tak pernah mati. ”Orang yang dapat membuat perbedaan adalah orang yang mencintai pekerjaannya,” tukas Adenita mantap.

Masjid Salman ITB © 2013 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.