Tiga Musala Ciwalk

Ciwalk, punya tiga musala. (Foto: candrawulan.blogspot.com)

Oleh Gilang Ramadhan dan Ahmad Fauzi M

Bandung merupakan surga belanja. Di pinggir-pinggir jalan dijajakan berbagai jenis makanan khas kota kembang. Selain itu, di berbagai kawasan dapat dijumpai pula factory outlet hingga mall besar. Julukan Paris Van Java yang tersemat sejak zaman Belanda, bukan isapan jempol semata.

Salah satu fasilitas pokok dalam sebuah area perbelanjaan adalah tersedianya musala atau tempat salat. Tujuannya, ketika datangnya waktu salat, pengunjung yang muslim dapat dengan segera mendirikan salat. Pengunjung juga tak harus mencari masjid atau musala di luar kawasan tersebut.

Di antara mall yang terdapat di Bandung, Cihampelas Walk atau sering disebut Ciwalk memiliki musala terbanyak, yakni tiga. Musala yang paling atas berada di lantai dua. Musala tersebut berada di dalam sebuah lorong pendek yang diapit oleh toko mainan dan sebuah toko roti. Di ujung lorong itu kita akan menemukan dua buah pintu yang berseberangan.

Di balik pintu sebelah kanan terdapat toilet untuk wanita. Di balik pintu seberang itulah musala tersebut berada. Musala ini diperuntukkan untuk jamaah pria. terdapat empat saf dalam musala ini dan dalam satu saf bisa di isi sekitar enam sampai tujuh orang. Tempat wudu, toilet, serta rak sepatu melengkapi fasilitas tersebut.

Petugas kebersihan selalu siaga mengawal kebersihan musala ini. Sandal dan sepatu senantiasa tertata rapi pada rak yang tersedia di depan pintu masuk musala. Turun satu lantai, di situ tempat musala wanita berada. Dari segi tata letak dan keadaan, tak jauh berbeda dengan musala pria yang ada di tepat di atasnya.

Jika kedua musala tersebut penuh dan antriannya panjang, anda bisa turun ke lantai basement dua. Musala ini berada di tempat parkir dan berdampingan dengan kantin, serta tempat istirahat karyawan. Musala yang diperuntukkan bagi jamaah laki-laki dan perempuan ini juga dilengkapi toilet dan tempat wudu.

Menurut Juanda, salah satu karyawan di sana, pada awalnya musala ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh pengelola Ciwalk untuk karyawan saja. Kini, pengunjung juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Sayangnya, keadaan di musala ini tidak senyaman dengan musala yang ada di lantai satu dan dua. Sandal dan sepatu berceceran di depan pintu masuk musala. Lokasinya yang berada di tempat parkir membuat musala ini agak bising. Kendati demikian, ukuran musala tersebut paling luas dibandingkan dua musala yang lain. Tentu saja musala tersebut mampu menampung jamaah lebih banyak.

Bagaimanapun juga, kehadiran musala di tempat-tempat umum seperti mall, mempermudah umat muslim untuk menunaikan kewajibannya. Meski demikian kenyamanan dalam beribadah harus benar-benar diperhatikan oleh para pemilik dan pengurus mall. [Fe]

Ingin tulisan Anda dipublikasikan di Salmanitb.com? Kirimkan tulisan ke [email protected] beserta keterangan aktivitas Anda.

*

*

Top