Mengenal Steroid Si Obat Dewa

sumber gambar http://mysunkiss.com/newnan-bladder-infection-and-steroids/

Steroid, orang menyebutnya obat dewa. Contoh-contoh dari steroid yang
beredar di masyarakat diantaranya dexamethasone, prednisone, dan
metilprednisolone. Bentuknya pun bermacam-macam, mulai dari obat oles,
obat minum, hingga yang berbentuk spray.

Wajar memang disebut obat  dewa. Ketika keluhan muncul, gejala yang
timbul bisa ditekan dengan steroid.

Apa sebenarnya efek dari steroid?

Efek steroid yang paling sering digunakan adalah efek anti-inflamasi. Inflamasi (peradangan) sendiri merupakan respon normal tubuh terhadap suatu infeksi/gangguan/ketidakseimbangan dalam tubuh. Pada dasarnya respon ini menguntungkan sebagai signal awal kalau tubuh kita terserang penyakit. Namun, acap kali kita merasa tidak nyaman akan efek yang ditimbulkan oleh respon ini. Misalnya saja asma, eksim, radang tenggorokan, lupus, kusta dengan reaksi, sakit mata, dan banyak penyakit lainnya, termasuk demam.

Dengan menggunakan steroid, efek inflamasi bisa diminimalisir. Ada lima tanda inflamasi, yaitu: pembengkakan, kemerahan, panas, nyeri, dan gangguan fungsi. Dengan mengkonsumsi steroid saat merasa nyeri, rasa nyeri itu akan hilang. Dengan steroid pula pembengkakan bisa diminimalisir, misalnya pada pasien asma akibat saluran nafas yang membengkak. Efek yang diberikan steroid pun terbilang cepat. Tak heran banyak dokter menyukainya, tapi tentu dengan pengawasan ketat.

Hanya saja, masyarakat kita kadang tak berpikir panjang menggunakan steroid. Pun di apotek kita bisa membelinya dengan bebas. Padahal kalau saja kita tahu efeknya jika dikonsumsi tanpa pengawasan dokter, pasti akan pikir panjang lagi untuk menggunakannya. Sedihnya, banyak juga steroid yang terkandung di dalam produk jamu.

Beberapa efek samping dari penggunaan steroid jangka panjang misalnya glaukoma. Glaukoma adalah penyakit mata yang berhubungan dengan peningkatan tekanan bola mata yang dapat mengganggu fungsi penglihatan. Pernah ada kasus seorang ibu membawa anaknya ke dokter. Setelah diperiksa, anak tersebut ternyata menderita glaukoma. Selidik punya selidik, sebelumnya si anak pernah berobat karena sakit mata dan diberi obat tetes mata oleh dokter. Sejak saat itu, setiap kali sakit mata, anaknya diberikan obat yang sama dan sang ibu membelinya sendiri tanpa resep dokter. Keluhan memang hilang, tapi tanpa disadari bisa memicu reaksi lain. Pada kasus ini, reaksi yang terjadi yaitu meningkatnya tekanan bola mata. Kalau sudah parah, glaukoma bisa menimbulkan kebutaan permanen.

Steroid juga sering digunakan untuk menggemukkan badan. Tapi percayalah, gemuk yang didapat biasanya kurang indah karena terlokalisir di bagian batang badan. Pun wajah bisa menjadi bulat seperti bulan purnama (moon face). Lalu jika tidak digunakan dengan benar, dapat mengganggu metabolisme dalam tubuh, terutama gula darah dan elektrolit. Banyak efek negatif yang bisa ditimbulkan, selain tentunya efek positif jika digunakan dengan benar.

Yang membuat sedih, kadang masyarakat menyalahkan petugas kesehatan. Padahal mereka sudah diberi tahu sebelumnya dan masih saja nekat menggunakan karena merasa lebih baik setelah menggunakannya. Memang, segala sesuatu harus sesuai ukurannya, karena kalau tidak malah akan menimbulkan petaka. [dm]

One Comment;

  1. Distro Herbal said:

    Sangat bermanfaat, Saya nemu web ini karena sedang mencari referensi tentang efek Steroid karena Saya curiga dengan obat yang Saya jual, katanya herbal tapi Saya ragu…

    Niche Info n Sharing nya Dok… :)

*

*

Top