Ir. Syarif Basyir merupakan alumni Teknik Industri ITB yang lulus pada 1984. Dilahirkan di Wonosobo, 24 Juli 1956 ini, bapak 2 anak ini berdomisili dan beraktivitas di Kota Purwokerto, Jawa Tengah. Redaksi menemui beliau usai menjadi penceramah tarawih 1432H di Masjid Salman ITB pada Kamis (4/8) malam.
Menjadi wiraswasta adalah pilihan hidup Syarif Basyir usai menamatkan kuliahnya di kampus Ganesha 10 tersebut. Dia beralasan agar hidupnya bebas dan punya banyak waktu. “Yang penting bisa hidup sambil punya waktu untuk masyarakat,” tandasnya.
Ketika menjadi mahasiswa ITB pada 1975, Syarif Basyir memilih Masjid Salman ITB sebagai tempat berkegiatannya. Ketika itu, dirinya pernah memegang amanah sebagai Wakil Ketua Panitia Pelaksana Program Ramadhan (P3R) Masjid Salman ITB tahun 1976. Beliau juga pernah berkecimpung dalam keredaksian Suara Salman ketika itu.
Banyak hal berkesan yang dia kenang selama beraktivitas di masjid kampus pertama di Indonesia tersebut. Salah satunya adalah hilangnya keminderan dalam dirinya.
Sewaktu belum bergabung ke Salman ITB, Syarif Basyir mengaku orang yang tidak memiliki percaya diri. Namun, karena di Masjid Salman ITB dirinya selalu ditugasi menjadi MC sebelum ceramah Jumat dan ceramah Tarawih, percaya diri itu lambat laun mulai muncul dalam dirinya. Tak hanya itu saja. Dia pun berkenalan dengan banyak tokoh-tokoh terkenal di zamannya, seperti Hamka dan Bung Tomo.
Pada 1978, ketika kampus ITB dikuasai oleh tentara, Syarif Basyir bersama teman-temannya dari Salman ITB mendirikan Yayasan Swadaya Muda. Kata “Muda” sendiri merupakan singkatan dari Mujahid Dakwah. Adapun kegiatan yayasan ini adalah mendorong pondok pesantren sehingga mampu berperan maksimal dalam masyarakat.
Dengan yayasan ini, Syarif Basyir berkelana dari satu pesantren ke pesantren lainnya. Tak terhitung banyaknya pesantren dan masjid dari ujung barat Banten hingga ujung timur Jawa Barat pernah beliau singgahi. Tujuannya adalah membantu menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi di lingkungan masjid dan pesantren di Jawa Barat dan Banten.
Kini Syarif Basyir diamanahi sebagai Ketua PC Al-Irsyad Purwokerto. Selain itu, beliau juga menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banyumas dan Ketua Badan Kerjasama Ormas Islam. Di sela-sela kesibukannya ini, beliau juga masih menyempatkan diri untuk menjadi relawan Masyarakat Muslim Banyumas. Sedangkan di lingkungan kampus, dirinya diamanahi sebagai Ketua Takmir Masjid Fatimatuzzahra, masjid kampus Universitas Jendral Sudirman, Purwokerto.




![Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012] Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/poster-beasiswa-50x50.jpg)





![Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012] Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak-logo-50x50.jpg)
![Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012] Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak1-50x50.jpg)

