Menteri Agama RI: Idul Fitri Tanggal 31 Agustus 2011

Sidang Itsbat 1 Syawal 1432H (Foto: pikiran-rakyat.com)

Sidang Itsbat 1 Syawal 1432H (Foto: pikiran-rakyat.com)

Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma Ali, memutuskan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1432H jatuh pada Rabu, 31 Agustus 2011. Beliau menyampaikan hal ini pada Sidang Itsbat yang diselenggarakan di kantor Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin (29/8/2011) malam.

Kementerian Agama sendiri telah melakukan pengamatan hilal di 30 titik yang tersebar di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya pengamat di 2 lokasi yang mengaku melihat hila, yaitu di Jepara, Jawa Tengah, dan Cakung, Jakarta.

Merujuk pada Fatwa MUI No. 2 tahun 2004, pengakuan ini ditolak lantaran tidak sesuai dengan metode keilmuan yang berlaku saat ini. Adapun metode keilmuan yang disepakati, hilal baru bisa dirukyat ketika ketinggiannya sudah di atas 2 derajat. Sedangkan posisi hilal saat ini baru berada di posisi 1 derajat 42 menit. Dengan ketinggian ini, hilal masih sulit untuk dirukyat.

Dalam sidang yang berlangsung 1,5 jam tersebut, Suryadharma menyimpulkan 4 hal. Pertama harus ada penyatuan kriteria penentuan penanggalan Islam. Dalam hal ini, lanjut Suryadharma, kementerian agama harus lebih banyak berperan.

Kesimpulan kedua, Perbedaan masih berpeluang terjadi di waktu-waktu mendatang. Untuk itu, pengumuman penentuan penanggalan Islam di waktu-waktu yang akan datang diharapkan dilakukan pada saat yang sama.

Ketiga, mayoritas pemberi saran dengan memperhatikan laporan rukyat dan fatwa ulama menyetujui bahwa Idul Fitri jatuh pada 31 Agustus 2011. Sedangkan kesimpulan keempat, dengan adanya perbedaan penentuan Idul Fitri ini, Suryadharma mengajak masyarakat Indonesia untuk saling menghormati satu sama lain.

Kegiatan ini dihadiri oleh ormas Islam seluruh Indonesia seperti Persis, Nadhatul Ulama, dan Muhammadiyah. Selain itu, hadir pula perwakilan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan astronomi dan penanggalan Islam seperti Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Observatorium Boscha ITB. Dari YPM Salman ITB, tampak hadir Prof. Dr. Thomas Djamaluddin yang mewakili LAPAN Bandung dan Dr. Moedji Raharto yang mewakili Observatorium Boscha ITB.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.