Muhammad Habibi adalah seorang mahasiswa ITB angkatan 2008 asal Riau yang berhasil meraih 2 penghargaan sekaligus di ITB, yaitu mahasiswa terbaik tingkat Fakultas dan Mahasiswa terbaik tingkat jurusan. Mahasiswa asal SMA Plus Provinsi Riau ini, mengaku meraih penghargaan ini merupakan sebuah motivasi untuk berkarya lebih banyak lagi. Penghargaan ini juga ia persembahkan untuk orang tua, SMA, Masjid Salman ITB, dan Pemerintah.
Untuk meraih penghargaan ini, harus dilalui proses yang begitu panjang. Untuk kategori mahasiswa berprestasi tingkat jurusan, syaratnya adalah Indeks Prestasi (IP) tiap semester harus berada di atas 3,50 dan tidak memiliki nilai C pada mata kuliah apapun. Sedangkan untuk kategori mahasiswa berprestasi tingkat fakultas, syaratnya tidak hanya dilihat dari IP, tetapi juga dilihat dari karya dan aktivitasnya di dalam maupun di luar kampus.
Karya yang pernah dia hasilkan, salah satunya menulis tentang adanya manifestasi geotermal, yaitu tentang energi panas bumi di daerah Bogor, Jawa Barat. Ia menulis makalahnya dalam bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Makalah tersebut ia presentasikan ke dosen pembimbing dan semua dosen Teknik Geologi. Karya ini dibuat untuk mengikuti Program Hibah Kompetensi berbasis Institusi (PHK-I) tentang energi.
Sedangkan dari segi aktivitas, Habibi aktif di himpunan, unit kampus, dan Masjid Salman ITB. Di himpunan, ia menjabat di bagian internal. Sedangkan di Unit Kebudayaan Melayu Riau (UKMR), ia menjabat di bagian internal. Adapun di Masjid Salman ITB, Habibi menjadi sekjen di Keluarga Aktivis Masjid Salman (KARIM) ITB.
Selain dari kegiatan-kegiatan tersebut, ia juga sedang mengurusi program Extra Fooding, yaitu suatu program untuk melengkapi kebutuhan makanan mahasiswa agar tercapai 4 sehat 5 sempurna. Extra Fooding ini adalah suatu kegiatan dari Divisi Kemahasiswaan dan Kaderisasi (DMK) untuk mahasiswa ITB yang termasuk kurang mampu. Bantuan yang diberikan yaitu susu. Jadi mahasiswa yang mendapatkan program tersebut dapat mendapatkan susu gratis setiap harinya.
Berdasarkan prestasi, karya, dan aktivitasnya inilah Habibi terpilih menjadi mahasiswa berprestasi tingkat fakultas. Waktu itu ia harus bersaing dengan 3 orang lainnnya yang berbeda jurusan di Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB).
Tokoh favorit yang ia idolakan adalah Rasulullah dan BJ Habibie. Orang tuanya memberikan nama Muhammad Habibi dimaksudkan bahwa Muhammad itu adalah orang yang terpuji dan Habibi adalah orang pintar. Jadi orang tuanya berharap anaknya akan menjadi orang yang terpuji dan berprestasi.
Untuk kesuksesan itu, ia memberikan tips-tips. Di antaranya: kuliah adalah prioritas utama dan membagi waktu beraktivitas dengan baik. Selain itu, Habibi juga menyarankan untuk memiliki banyak teman, banyak membaca biografi orang-orang sukses, mengingat orang tua dan keluarga, serta beribadah dan berdoa.
Kegiatan apapun yang sedang dilakukan prioritas utama adalah kuliah. Dalam membagi waktunya, ia melihat prioritas aktivitas. Sebagai ummat beragama, harus bisa beribadah dan berdoa dengan baik.





![Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012] Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/poster-beasiswa-50x50.jpg)





![Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012] Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak-logo-50x50.jpg)
![Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012] Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak1-50x50.jpg)

