Alumni Karisma Risna Wartini Berpulang ke Rahmatullah

Risna, duduk paling kanan di baris kedua berbaju cokelat, hadir dalam pertemuan reuni kecil Keluarga Alumni Karisma ITB Angkatan 86 pada 5 Desember 2010 lalu. (Foto: Budhiana K)

Risna, duduk paling kanan di baris kedua berbaju cokelat, hadir dalam pertemuan reuni kecil Keluarga Alumni Karisma ITB Angkatan 86 pada 5 Desember 2010 lalu. (Foto: Budhiana K)

Innalillahi wa innailaihi rojiuunnn. Keluarga besar Keluarga Remaja Islam Salman (Karisma) ITB kehilangan salah seorang alumni terbaiknya.  Dokter Risna Wartini (43) Rabu malam (11/5) wafat di Bandung. Semasa di Salman ITB, almarhumah aktif di Karisma ITB dan tergabung dalam Keluarga Alumni Karisma ITB Angkatan 1986 (Karang 86). Almahurmah dimakamkan di Sumedang pada Kamis (12/5).

Selama beberapa bulan terakhir ini, Risna menderita sakit, dan beberapa kali dirawat di Rumah sakit. Namun, dokter spesialis kulit dan kelamin ini seolah tidak merasakan sakitnya. Malah pada 5 Desember 2010 lalu, dia sempat bertemu dengan rekan-rekan Karang 86 lainnya di Salman ITB.

Hari itu, Risna tampak ceria bertemu dengan rekan-rekan yang tidak pernah dijumpainya lagi selama 20 tahun terakhir ini. Kehadirannya itu rupanya pertemuan terakhir dengan sahabat-sahabat lamanya itu.

Dokter yang berdinas di RS Al Ihsan dan RS Emma Peradiredja Bandung ini meninggalkan tiga putri yang masih kecil dan suami Mochammad Ivan Djajalaga.

Sahabat Karang 86 lainnya, Nina Ratna Maulina menyatakan terkejut atas kepergian Risna. “Terakhir menengok Risna Rabu pekan lalu, di ICU RS Hasan Sadikin,” katanya.

Risna adalah lulusan SMAN 2 Bandung, kemudian melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada 1986, dan lulus pada 2001. Rekan almarhumah, Aris W. Prawiraatmadja dalam akun Facebooknya mengatakan, sebelum wafat almarhum sempat menitip pesan untuk meminta maaf kepada rekan dan sahabatnya bila semasa hidupnya almarhumah berbuat salah, baik sengaja maupun tidak.

Risna beserta suami dan ketiga putrinya.

Risna beserta suami dan ketiga putrinya.

Rekan Karang 86 dr. Rosita Hadi menyatakan rasa dukanya yang mendalam. Rosita yang kini tinggal di Amerika merasakan terkejut atas berpulangnya Risna. “Ya Allah, Ampunilah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka,” ujar Rosita mengutip Hadis Riwayat Muslim.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

  • April 21, 2012 01:52

    Salman Reading Corner punya lomba Resensi Buku lho setiap bulannya, hadiahnya voucher belanja 300rb di Gn. Agung. Ikut? http://t.co/KMqxCjxA

  • April 21, 2012 01:50

    assalamu'alaikum, selamat akhir pekan, teman-teman :D

  • April 17, 2012 01:30

    Room Mate dan Budaya Kita http://t.co/8WmwCaiw

  • April 17, 2012 01:23

    Agar Finansial Tak Jadi Beban Bagi Calon Pengantin http://t.co/04O7oq07

  • April 17, 2012 01:19

    dari acara syukuran wisuda kemarin: Follow The Passion atau Lakukan yang Terbaik http://t.co/UwfCeNg6

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.