Syarif Hidayat: Salman Bukan Lembaga Eksklusif

Syarif Hidayat, saat mengisi acara Temu Alumni KARISMA ITB (26/12) silam (Foto: Yudha PS)

Masjid terkadang hanya dijadikan sebagai lembaga eksklusif untuk orang-orang muslim yang bermaksud mendirikan shalat.

Namun, bagi Syarif Hidayat, ketua Yayasan Pembina Masjid (YPM) Salman ITB, tak demikian halnya dengan Masjid Salman ITB.

“Salman harus menjadi rumah rohani yang ‘buka’ 24 jam, sanggar bagi kader-kader dakwah, dan laboratorium dakwah modern” ujar  Syarif,  beberapa waktu lalu.

Menurut jebolan fakultas Elektro ITB ini, Mesjid  Salman harus dikondisikan sebagai tempat yang nyaman bagi semua kalangan. Tak hanya itu, YPM Salman juga memfasilitasi pengembangan diri setiap individu di dalamnya.

Syarif sendiri telah aktif di YPM Salman ITB sejak masih SMP pada tahun 1978. Ada sebuah ikatan kuat yang membuatnya betah di YPM. Hal ini membuatnya tetap eksis dan mendedikasikan dirinya di masjid Salman ITB. Terbukti, di sela-sela kesibukannya sebagai seorang dosen dan peneliti, Syarif tetap aktif sebagai ketua YPM.

Beasiswa S3 di Jepang pun turut memotivasinya untuk lebih mengembangkan Masjid Salman ITB ke depan. “Di Jepang, yang mayoritas berpenduduk non-muslim, justru lebih  mengaplikasikan esensi dari  keimanan, seperti kejujuran. Indonesia pun harus begitu”, ujarnya mengenang.

Salah satu bentuk usahanya adalah inisiatif YPM Salman ITB untuk memfasilitasi mahasiswa Indonesia yang aktif di Salman, tidak harus dari ITB. Bentuk fasilitas itu ialah beasiswa Visi,  “mengembangkan karakter dan potensi kepemimpinan Mahasiswa menuju Indonesia yang lebih baik” terpampang besar di program tahunannya.

Di akhir pertemuan ia menegaskan kembali  bahwa Salman adalah lembaga yang akan selalu terbuka bagi siapa pun dan kapan pun. YPM Salman ITB akan terus berusaha mengembangkannya.

2 total comments on this postSubmit yours
  1. Assalammualaikum…
    Salam Hormat,
    Ya Saya setuju dengan pernyataan Bapak Syarif Hidayat. Dan jika diperkenankan menambahkan Kita semua tentu selalu ingin melihat sebuah ruang bagi suatu umat dimana tak hanya sebatas ritual keagamaan didalamnya juga harus ada sarana interaksi antar element didalamnya.
    Dan saat mengenal kata SalmanITB pertama kali saya juga langsung mengkondisikan Ia sebagai sebuah keorganisasian Mahasiswa atau kalangan terpelajar dari ITB sesuai penjelasan Beasiswa Perintis yang saya ikuti, saya kaget saat mengetahui Bahwa Salman adalah nama Mesjid tempat Ibadah di lingkungan Kampus ITB.
    Dapat saya terka bahwa keadaan Masjid itu sungguh Megah, Ramai dan kondusif(Dalam artian implisif karna saya belum pernah melihatnya)… dan saat ini saya juga sebagai salah satu menjadikan Salman sebagai sarana saya dalam meraih cita-cita.
    Senang jika suatu saat bisa bergabung…
    Maaf atas kelancangannya,
    Sanjaya, Karawang 27 April 2011.

    • Waalaikum Salam
      Rekan Sanjaya yth….terimakasih atas perhatiannya. Insyaallah Salman ingin memberikanyang terbaik untuk siapapun. Silakan mampir ke Salman bila sedang ke Bandung…

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.