Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi: Visi Indonesia 2025

Foto: thetechherald.com

Foto: thetechherald.com

Sabtu (12/02) bertempat di Aula Barat ITB, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Ir. Hatta Radjasa menyempatkan diri memberi kuliah umum dengan tema Peluang dan Tantangan Ekonomi dan Geopolitik Indonesia. Kuliah berdurasi 2 jam ini, dihadiri ratusan peserta dari kalangan mahasiswa maupun umum.

Dalam paparannya, beliau menyampaikan visinya berupa paradigma baru pembangunan Ekonomi. Indonesia selama beberapa tahun belakangan ini, telah mengalami beberapa kali reformasi dalam segala bidang, salah satunya ekonomi.

Di awali pada 1997, terjadi peristiwa reformasi yang menyebabkan perekonomian luluh lantak hingga mencapai titik terendah dalam sejarah perekonomian bangsa. Luluh lantaknya perekonomian pada masa ini, hampir menyebabkan terpecah Indonesia menjadi negara Balkan.

Sejalan dengan reformasi Indonesia, perekonomian Indonesia pun bereformasi dari sistem perekonomian otoriter menjadi demokrasi, dari perekonomian sentralisasi menjadi desentralisasi.

Sampai 2004, walaupun belum menunjukkan kepulihan total, perekonomian Indonesia mulai merangkak perlahan menuju kondisi yang lebih baik. Hampir seluruh pendapatan negara pada waktu itu digunakan untuk membayar hutang. Tingkat kemiskinan dan penganguran meningkat tajam.

Pada 2010, perekonomian tumbuh semakin baik, bahkan beberapa melebihi target yang ditetapkan. Hutang mulai berkurang, meskipun tingkat kesenjangan masih tinggi.

Hatta Radjasa menekankan perisitwa keruntuhan ekonomi pada 1997 memberi kita pelajaran agar bangsa ini lebih berhati hati dalam menjalankan kebijakan fiskal dan moneternya. Harus ada perubahan pola pikir dalam diri bangsa ini apabila ingin mempercepat perkembangan ekonomi.

Visi 2025 sebagai paradigma baru perekonomian Indonesia, akan lebih berkonsentrasi pada perekonomian yang berbasis nasional dan sumber daya alam. Selama ini, Indonesia adalah negara yang mengandalkan sumber daya alam bahan mentah sebagai pemasukan utamanya. Indonesia hanya menjual sumber daya tersebut ke negara asing.

Sumber daya alam yang selama ini hanya sebagai sumber devisa, akan menjadi pusat utama industri dan pertumbuhan ekonomi yang sepenuhnya untuk kepentingan nasional. Seluruh sumber daya alam akan diolah dan diproduksi di dalam negeri. Tidak hanya di pulau Jawa, tetapi juga di seluruh pulau di Indonesia dengan membangun kluster-kluster industri.

Guna mewujudkan Visi 2025 ini, bangsa kita masih harus menghadapi tantangan, antara lain: kesenjangan pembangunan antar wilayah dan infrastruktur yang terbatas. Namun di sisi lain, kita memiliki sumber daya manusia yang melimpah dan kekayaaan sumber daya alam sebagai modal awal.

Sayangnya kualitas manusia Indonesia masih harus ditingkatkan untuk dapat menggali potensi sumber daya alam. Di sinilah peran institusi pendidikan seperti Institut Teknologi Bandung, sebagai pusat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi, untuk mencetak manusia yang berkualitas, berinovasi, dan kreatif, sehingga dapat menggerakkan roda industri dan ekonomi Indonesia.

Sebagai penutup, Hatta Radjasa menjelaskan keberhasilan Indonesia dalam menghadapi krisis global harus menciptakan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia. ITB sebagai salah satu Perguruan Tinggi terbaik di negeri ini, harus mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta inovasi. Pada akhir kuliah umum, beliau berpesan kepada seluruh hadirin, “Dunia terus berputar, maka jadilah manusia penggerak perubahan.”

3 Comments

  1. Toman said:

    Tidak menjawab muatan paradigma baru perekonomian Indonesia sebagai ilmu.
    from :
    Expert ” Sustainable Development of Indonesia/an Agent of Changed for Indonesia .

    tk

  2. Iklan Lowongan Kerja said:

    Salam damai n sejahtera Salmanitb, posting yang informative. Kl blh ksh saran, akan lebih baik jika postingnya direkomendasikan di berbagai social directory, feedburner, dsb, agar bs bermanfaat untuk pembaca yang lebih luas, salam kenal, feel good, sukses selalu.

  3. Pingback: Tweets that mention Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi: Visi Indonesia 2025 | Masjid Salman ITB -- Topsy.com

*

*

Top