Bagi mahasiswa S2 , S3, atau pegawai Salman ITB yang telah berkeluarga dan mempunyai anak, terutama balita, pasti sangat susah untuk membawa anak-anak mereka ke pekerjaan. Namun, tidak memungkinkan pula untuk meninggalkan anak-anak di rumah. Oleh karena itu Salman ITB mendirikan suatu tempat untuk membantu mahasiswa dan pegawai untuk mengurusi anak-anak mereka ketika mereka bekerja dan kuliah, yaitu Salman Baby Day Care (SBDC).
SBDC didirikan di bawah DPD (Divisi Pelayanan dan Dakwah) dengan ketua Klara dan beberapa admin. Sedangkan untuk pengasuhnya sendiri berasal dari Baby Care Take (BCT) yang memang sengaja dilatih dan diuji untuk menjadi pengasuh bayi. Tidak sembarang orang yang dapat menjadi pengasuh di SBDC karena harus melalui beberapa seleksi, yaitu psikotes dan wawancara terlebih dahulu.
SBDC pertama kali didirikan sekitar pertengahan 2009 dan dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu. Rata-rata dalam sehari SBDC mengasuh sekitar 6 anak dan lebih diutamakan untuk balita.
Kegiatan yang dilakukan di SBDC pada dasarnya sama seperti kegiatan yang ada di rumah, seperti bermain, belajar, makan, dan tidur siang. Namun ulah anak kecil terkadang membuat repot pengasuhnya.
“Yang penting harus sabar bila menghadapi anak kecil. Kadang mereka nurut, kadang nakal, dan harus sayang sama mereka,” ujar Susi, salah satu pengasuh SBDC.
“Terkadang yang paling susah mengatur mereka adalah ketika disuruh tidur siang. Nakalnya minta ampun. Namun hal itu bisa diatasi, tergantung dari kesukaan mereka. Ada yang memang ketika akan tidur harus mendengarkan musik, atau tirai harus ditutup agar tidak merasa silau, atau harus dibacakan dongeng, itu semua tergantung dari karakteristik yang disukai si anak,” tambah Tyas, salah satu pengasuh di Baby Day Care juga.
“Namun pada intinya asyik menjaga anak-anak kecil, berasa kembali muda,” simpul Tyas.



















Pingback: Tweets that mention Salman Baby Day Care: Solusi bagi Orang Tua Sibuk | Masjid Salman ITB -- Topsy.com