An-Nisa ayat 3 Bukan Menyuruh Poligami

Foto: rinahasan.wordpress.com

Foto: rinahasan.wordpress.com

Persatuan Mahasiswa Muslim Sumatera Selatan (Permasisel) bekerja sama dengan Divisi Pelayanan dan Dakwah (DPD) Salman ITB mengadakan Kajian Islam Aktual dengan tema “Poligami? Mari Berpikir Jernih” pada Minggu (7/11) siang di Ruang Utama Masjid Salman ITB. Kajian ini mengundang Adriano Rusfi, S.Psi yang memaparkan tentang pentingnya berpikir jernih mengenai masalah poligami.

Dalil tentang poligami terdapat dalam surat An-Nisa ayat 3. An-Nisa sendiri dalam bahasa Indonesia berarti ‘perempuan’. Menurut beliau, diturunkannya ayat mengenai poligami dalam surat An-Nisa harus membuat kita memandang poligami dari perspektif yang berbeda, yaitu sudut pandang wanita.

Lebih lanjut, Adriano juga menekankan untuk tidak melupakan nilai-nilai humanis dalam memahami ayat tersebut. Kaum lelaki jangan hanya mementingkan egonya, tapi perhatikan juga fitrah-fitrah perempuan.

“Jangan lihat ayat tersebut sebagai opportunity dan rezeki nomplok,” begitu kata Adriano. “Baca ayat ini dengan rasa cemas, khawatir, dan takut kepada Allah,” sambungnya. Lebih lanjut, Adriano juga mengemukakan bahwa surat An-Nisa ayat 3 bukan ayat tentang suruhan berpoligami atau pun larangan, melainkan sebuah regulasi.

Di penghujung tausiahnya, Adriano berpesan untuk menjadikan Allah sebagai satu-satunya alasan berpoligami jika memang harus berpoligami. “Ketika Allah menuntut, ketika umat meminta.”

1 comment on this postSubmit yours
  1. alhamdulillah allah telah menurunkan surat yang sangat menjelaskan orang agar mengerti tentang poligsmi menurut islam

1 pingback on this post
Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.