“Zakat itu ibarat ‘racun’ bagi orang-orang yang mampu, apabila tidak dikeluarkan nantinya akan menabung dosa.” Sepenggal kalimat itulah yang diucapkan Helmi Oky Purnama dalam acara peresmian Rumah Visi Jatinangor pada Selasa (31/08) lalu. Dihadiri oleh puluhan ibu dan bapak dari wilayah Desa Cikeruh, acara peresmian tersebut diadakan di lahan seberang jalan Rumah Visi yang beralamat di Jalan Raya Jatinangor no.192, Sumedang.
Manajer penghimpunan Rumah Amal Salman ini lanjut memaparkan tentang Rumah Visi yang esensinya merupakan sebuah asrama untuk mengakomodasi hidup mahasiswa. Mahasiswa yang akan tinggal di Rumah Visi selama setahun ini, merupakan mahasiswa yang memiliki potensi tetapi memiliki kendala di bidang ekonomi.
“Sudah ada beberapa Rumah Visi yang tersebar di berbagai wilayah di kota Bandung. Namun, khusus Rumah Visi Jatinangor ini, belum ada yang menempati,” papar pria lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.
Tidak hanya sekedar mengakomodasi mahasiswa saja, Rumah Visi juga dibentuk sebagai tonggak pembangunan bagi wilayah sekitarnya. Diharapkan, program-program lain seperti Anak Bangsa Ceria dan Cinta Masjid, bisa berkembang di lingkungan sekitar Rumah Visi.
Helmi berharap, agar dirinya beserta seluruh jajaran karyawan Rumah Amal Salman, tidak dianggap asing. Inginnya, lembaga-lembaga di sekitar Jatinangor ke depannya dapat bekerja sama secara optimal bersama Rumah Amal Salman ITB.
“Dengan kerja sama yang terjalin secara baik dengan pihak lain, kami berharap pemanfaatan Rumah Visi ini dapat menghasilkan output yang berkualitas,” ujar Helmy berharap.
“Putra-putri binaan Rumah Amal diharapkan tidak berkecimpung di industri perkotaan ketika lulus kuliah, tetapi kembali ke daerah asalnya untuk memajukan lingkungan tempat mereka dibesarkan,” lanjutnya.
Acara peresmian Rumah Visi Jatinangor yang diawali dengan penampilan grup shalawatan Majelis Ta’lim Miftahul Iman ini, mulai berlangsung sekitar pukul 16.00 hingga adzan Maghrib berkumandang. Rumah Amal Salman ITB sendiri berencana menjaring mahasiswa dari Unpad dalam waktu dekat.






![Sekolah Pranikah Angkatan 14 [19 Februari 2012] Sekolah Pranikah Angkatan 14 [19 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/poster-SPN-50x50.jpg)


![Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [10 Februari 2012] Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [10 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_4265-50x50.jpg)

Romi Ibn Tsurayya
Wednesday, 6 July 2011
Ane jujur ga setuju gan dengan statementnye. Analogi zakat dengan “racun” itu salah besar. Justru zakat itu penawar, dan racunnya itu berupa harta.
Hati-hati-lah bikin analogi.