P3R Salman ITB Kurangi Paket Makanan Berbuka

Suasana pembagian makanan berbuka di Masjid Salman ITB. (Foto: Yudha PS)

Suasana pembagian makanan berbuka di Masjid Salman ITB. (Foto: Yudha PS)

Panitia Pelaksana Program Ramadhan (P3R) Masjid Salman ITB mulai mengurangi jumlah paket makanan berat untuk berbukanya. Jumlah paket berbuka yang biasanya mencapai 650 paket nasi bungkus per hari, mulai Minggu (5/9) dikurangi menjadi 300 paket nasi bungkus per hari.

Ditemui di sela-sela itikaf di Masjid Salman ITB pada hari yang sama, M Kamal Muzakki, ketua P3R 1431 H Salman ITB, menuturkan penurunan jumlah paket makanan berat ini berkaitan dengan mulai liburnya kampus ITB menjelang Idul Fitri 1431 H. Sehingga jumlah jamaah yang berbuka di Masjid Salman ITB pun banyak berkurang.

Disinggung masalah kekurangan dana di awal Ramadhan untuk menyediakan paket makanan berbuka di Masjid Salman ITB, Kamal mengaku sudah memiliki dana yang cukup untuk itu. Pasalnya, banyak pihak yang telah menyumbangkan dana dan makanan untuk jamaah Salman ITB berbuka. “Alhamdulillah, dananya cukup,” tutur Kamal.

Mulai Itikaf, P3R Kerepotan Sediakan Sahur

Sepuluh malam terakhir Ramadhan 1431 H, Masjid Salman ITB mulai dibanjiri jamaah yang hendak beritikaf. Setiap malamnya, ada sekitar 100 hingga 200 jamaah Salman ITB yang berdiam diri di masjid dalam rangka menggapai malam Lailatul Qadar. Jumlah ini meningkat ketika malam-malam ganjil Ramadhan.

Kamal menuturkan bahwa menginjak 10 hari terakhir Ramadhan, pihaknya lebih fokus ke program itikaf dan bincang buka. Untuk itikaf sendiri, P3R banyak direpotkan masalah sahur. Kamal mengakui bahwa pihaknya kerepotan menentukan jumlah paket makanan sahur yang harus disediakan.

Meskipun sudah ada aturan pemesanan makan sahur yang tidak boleh lebih dari pukul 22 malam, tetap saja ada jamaah yang baru pesan ke panitia menjelang pukul 23 malam. “Jam 11 (malam), bingung juga di mana harus cari warung nasi yang buka untuk pesan makanan,” keluh Kamal.

Hal ini diperparah lagi dengan tidak tetapnya jumlah jamaah yang beritikaf di Masjid Salman ITB. Sehingga Kamal dan timnya harus pintar-pintar menentukan jumlah makanan sahur. “Kalau (paket makanannya) kelebihan, repot juga kemana harus menyalurkannya, karena waktu sahur yang sempit,” papar Kamal.

Setiap harinya, P3R rata-rata menyediakan sekitar 250 paket makanan sahur. Jumlah ini biasanya sudah mencakup kebutuhan makan sahur untuk jamaah, karyawan, dan anggota P3R Salman ITB.

2 total comments on this postSubmit yours
  1. Salut untuk P3R, salut juga untuk Salman yang masih membiarkannya lestari. Semoga jadi pembelajaran yang bermanfaat :)

    # alumni p3r

  2. salut untuk P3R. Semoga amal ibadahnya menjadi bekal yang berharga semasa hidup…

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.