Lama Tak Terdengar, Sarapan Bubur Bareng Muncul Kembali

Aktivis putri Salman ITB sedang mengantri sarapan bubur ayam yang sedang diracik untuk dihidangkan. (Foto: Yudha PS)

Aktivis putri Salman ITB sedang menunggu bubur ayam pesanannya. (Foto: Yudha PS)

Setelah lama tidak terdengar kabar, akhirnya program sarapan bubur bareng muncul kembali pada Sabtu (25/9) lalu. Puluhan anggota asrama putra dan putri serta penerima Beasiswa Pelopor dengan lahapnya menikmati bubur gratis sehabis mengikuti pembinaan (usroh) di Masjid Salman ITB.

Soraya Mahani, koordinator Akhwat Pembinaan Terpusat Keluarga Aktivis Masjid (Karim) Salman ITB, dihubugi melalui telepon selulernya pada Selasa (28/9), menuturkan bahwa program ini sempat terhenti lantaran masalah administrasi dan pendanaan. Setelah 6 bulan terhenti, akhirnya program ini kembali berjalan seiring kepengurusan baru Karim Salman ITB.

Soraya menuturkan, sedianya program sarapan bubur bersama ini diselenggarakan setiap Sabtu pagi. Tujuannya sebagai konsumsi aktivis Salman ITB yang hadir di usroh Masjid Salman ITB. Menunya pun berganti-ganti antara bubur kacang dan bubur ayam. Bila minggu pertama adalah bubur ayam, maka di minggu kedua menunya diganti menjadi bubur kacang. Minggu ketiga akan berganti menu kembali menjadi bubur ayam, dan menu akan berganti seterusnya.

Meskipun sudah disediakan konsumsi sarapan, tetapi jumlah aktivis yang mengikuti usroh masih sangat sedikit. Soraya memaparkan, dari target awal 500 orang aktivis, yang ikut usroh hanya sekitar 100 orang aktivis. Itu pun sebagian besar merupakan anggota asrama putra dan asrama putri.

Disinggung mengenai biaya, Soraya mengungkapkan dana yang disediakan setiap minggunya mencapai 650 ribu Rupiah. Dana ini didapat dari YPM Salman ITB apabila peserta yang datang sesuai target. Namun, karena yang ikut usroh sedikit, biaya yang dikeluarkan pun hanya sekitar 300 ribu untuk bubur ayam dan 200 ribu untuk bubur kacang.

Soraya berharap, usroh Masjid Salman ITB bisa diikuti oleh lebih banyak lagi aktivis. Sehingga, aktivis Salman ITB bisa merasakan sarapan bersama-sama.

2 total comments on this postSubmit yours
  1. kangen bubur kacangnya yeuh…sruput2 pagi2…angeeettt…

  2. heeeeehh kang yudha kenapa muka akunya gaje gituuuu –”

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

  • April 21, 2012 01:52

    Salman Reading Corner punya lomba Resensi Buku lho setiap bulannya, hadiahnya voucher belanja 300rb di Gn. Agung. Ikut? http://t.co/KMqxCjxA

  • April 21, 2012 01:50

    assalamu'alaikum, selamat akhir pekan, teman-teman :D

  • April 17, 2012 01:30

    Room Mate dan Budaya Kita http://t.co/8WmwCaiw

  • April 17, 2012 01:23

    Agar Finansial Tak Jadi Beban Bagi Calon Pengantin http://t.co/04O7oq07

  • April 17, 2012 01:19

    dari acara syukuran wisuda kemarin: Follow The Passion atau Lakukan yang Terbaik http://t.co/UwfCeNg6

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.