“Saya baru pertama kali donor darah, mas. Jadi agak takut-takut dikit,” begitulah kata yang terlontar dari salah seorang peserta donor darah yang diselenggarakan Korps Relawan Salman (Korsa) ITB bersama Rumah Amal Salman ITB pada Jumat (27/8) malam. Para pendonor pemula yang sebagian besar mahasiswa ITB ini, mengaku ketakutan ketika akan mendaftar. Namun, karena penasaran ingin mencoba, mereka pun lantas memberanikan diri untuk mendonorkan darah mereka demi yang membutuhkan kelak.
Acara donor darah ini diselenggarakan oleh Korsa ITB dan Rumah Amal Salman ITB setiap sebulan sekali. Mereka bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Bandung sebagai pihak melakukan teknis pengambilan darah.
Kegiatan hari itu, memang kegiatan donor darah yang spesial. Kegiatan ini bertepatan dengan bulan penuh keberkahan, Ramadhan. Dimulai selepas sholat isya berjamaah dan berakhir pada pukul 22. Sebenarnya kegiatan ini dijadwalkan berakhir pukul 21 malam. Namun karena animo pendonor yang besar, membuat penyelenggara memutuskan untuk menambah rentang waktu donor darah.
Hal istimewa lainnya, donor darah kali ini dilakukan pada malam hari setelah para pendonor membatalkan puasanya. Enuy, salah satu petugas PMI, menuturkan bahwa sebenarnya kegiatan ini bisa dilakukan pada siang hari saat para pendonor berpuasa. Namun hal tersebut dinilai terlalu riskan karena bisa membuat calon pendonor semakin lemas. Apalagi pendonor dinilai memiliki perawakan yang tidak terlalu besar, karena memang sebagian besar
mahasiswa. Oleh karena itu, untuk menghindari tumbangnya pendonor, akhirnya kegiatan pun dilakukan malam hari.






![Sekolah Pranikah Angkatan 14 [19 Februari 2012] Sekolah Pranikah Angkatan 14 [19 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/poster-SPN-50x50.jpg)


![Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [10 Februari 2012] Aksi Donor Darah dan Infaq Transfusi [10 Februari 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_4265-50x50.jpg)
