Beasiswa Perintis, Pembuka Jalan bagi Insan Berprestasi

Suasana tes awal Beasiswa Perintis di Ruang Utama Masjid Salman ITB. (Foto: Elinda O)

Suasana tes awal Beasiswa Perintis di Ruang Utama Masjid Salman ITB. (Foto: Elinda O)

5 September 2010 di hari Ahad, menunjukkan bahwa 5 hari lagi Hari Raya bergemuruh. Deru alur mudik sudah mulai terasa. Bandung, kota yang didiami oleh berbagai pendatang, perlahan mulai sepi ditinggal pulang kampung. Sunyikah pula keadaan Masjid Salman pada hari itu?

Ternyata tidak, Masjid Salman ITB rupanya tidak turut sepi. Lebih dari 800 massa berseragam putih-abu memadati area Masjid Salman ITB untuk mengikuti seleksi Beasiswa Perintis. Seleksi ini bertujuan untuk menyaring sekitar 200 calon mahasiswa untuk dipersiapkan mengikuti seleksi beasiswa lainnya.

“Jadi, para jebolan seleksi Beasiswa Perintis ini diharapkan memiliki peluang lebih besar ketika kami ikutsertakan dalam seleksi beasiswa lainnya,” ungkap Syamril, Manajer Lembaga Pengembangan dan Pendidikan (LPP) Salman ITB, selepas kegiatan.

Mengenai makna dari kata “Beasiswa Perintis” sendiri, pria kelahiran 36 silam ini bertutur tentang makna “Perintis” yang berarti “membuka jalan”. Jika dikaitkan dengan program ini, Beasiswa Perintis adalah pembuka jalan bagi insan-insan berprestasi pelajar tahun akhir SMA untuk jebol ke perguruan tinggi.

“Ada beberapa beasiswa yang disediakan oleh berbagai instansi, baik swasta maupun negeri. Misalnya Beasiswa Bidik Misi yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional. Lalu ada Beasiswa Pelopor dari pemprov (Pemerintah Provinsi Jawa Barat),” ujarnya.

Selain LPP Salman ITB, berbagai lembaga dengan spesialisasinya masing-masing, turut membantu kelangsungan acara ini. Rumah Amal Salman berperan dalam pengadaan alokasi biaya lewat dana zakat. Bimbingan Belajar Rexa turut serta berpartisipasi dalam hal akademik, seperti membuat soal seleksi. Sedangkan Pikiran Rakyat dalam kapasistasnya sebagai media cetak, turut menyebarluaskan informasi tentang Beasiswa Perintis.

Soal tergolong sulit

Mengenai tingkat kesulitan soal, Annisa Nurfitriah dari SMAN 1 Ciwidey mengaku bahwa soal yang dia kerjakan tergolong sulit. Hal ini diamini oleh teman satu sekolahnya, Leni Latifatunissa. Walaupun begitu, materi-materi yang terkandung dalam soal seleksi kebanyakan telah diajarkan oleh sekolah.

Ditanya mengenai universitas yang hendak dituju, Annisa mantap memilih Jurusan Pendidikan Fisika UPI sebagai pelabuhan hatinya.

“Iya, ingin jadi guru nih. Jarang-jarang kan yang mau jadi guru fisika,” tutur gadis berparas bundar ini seraya tertawa kecil. Leni sendiri ingin sekali berkuliah di UNPAD, walaupun belum tahu pasti jurusan mana yang hendak dituju.

6 total comments on this postSubmit yours
  1. Pengumuman yang lolos beasiswa perintis mana????

  2. ass.
    mana pengumumannya?
    terimakasih.
    wass.

  3. assalamu’alaikum
    afwan , kpn ya pngumumannya ?
    syukran
    :)

  4. Ass….,th akang kpan ngumuman’ny…/dn dm saya bz liat.?

  5. asss. mf mau bertanya kalau pengumuman nya kapan ya

  6. Asslm..
    teteh akang pmilik web… dmnakah sya bsa mndpatkan info soal perintis selain mnunggui di e-mail sya sndiri..
    emh..
    maaf soalnya saya lupa harus cari dimana ,,
    afwan skali lagi…
    wassalam..^_^

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.