P3R Salman ITB adalah kepanitiaan yang dibentuk untuk mengelola kegiatan Ramadhan di masjid Salman ITB. Di dalamnya, hanya terdiri dari mahasiswa ITB. Sedangkan pengurus Salman ITB bertindak sebagai pembina dan pengawas kegiatan.
Demikian disampaikan Johansyah, Sekretaris I Pengurus YPM Salman ITB, pada Jumat (6/8) petang di Back Office Salman ITB. Lebih lanjut, Johansyah mengungkapkan kepanitiaan P3R merupakan wadah pembinaan mahasiswa dengan aktivis Salman ITB sebagai inti kepanitiaannya. Tujuannya, untuk mempersiapkan calon-calon pemimpin masa depan bangsa.
“Kepanitiaan ini untuk melatih mereka (aktivis Salman ITB) cara berinteraksi, mencurahkan ide dan pemikiran, serta mengorganisir diri untuk melakukan sesuatu hal,” tandas Johansyah. “Sedangkan rangkaian kegiatan Ramadhan merupakan sampingan dari pembinaan mahasiswa ini,” sambung alumni Kimia ITB ini.
Johansyah juga menuturkan bahwa pihak pengurus dan pembina menahan diri dan meminimalisir campur tangan terhadap kepanitiaan P3R. Menurut Johansyah, mahasiswa harus diberi kebebasan untuk mengembangkan ide-idenya. Dengan begitu, mahasiswa mampu belajar dan berkembang sehingga siap menjawab tantangan di masa yang akan datang.
Menjadikan Salman Rumah
Dalam Ramadhan 1431 H kali ini, Salman ITB menargetkan diri agar mampu menjadi rumah bagi jamaahnya. Johansyah berharap Jamaah merasa nyaman berada di Salman ITB, senyaman berada di rumah sendiri.
Salah satu cara untuk meraih targetan tersebut, Johansyah menuturkan bahwa pihaknya akan membatasi bacaan surat dalam shalat tarawih hingga 3 sampai 4 ayat saja setiap rakaatnya.
Hal ini berkaitan dengan banyaknya keluhan jamaah terhadap bacaan shalat Tarawih di Salman ITB pada tahun-tahun sebelumnya yang dinilai terlalu panjang. Sehingga, banyak jamaah yang enggan untuk bertarawih di masjid jalan Ganesha 7 tersebut.
“Sedangkan bagi mereka yang menginginkan bacaan surat yang panjang, akan disediakan pada malam 10 hari terakhir. Tepatnya ketika pelaksanaan itikaf di masjid Salman ITB,” tandas Johansyah.
Cara lainnya untuk menjadikan jamaah merasa nyaman, Johansyah menuturkan bahwa Salman ITB akan menyuguhkan ceramah-ceramah tarawih yang memberikan pencerahan kepada jamaah. Tak hanya itu saja. Salman ITB juga akan menyediakan ifthor yang layak sehingga jamaah mau berkunjung ke masjid kampus pertama di Indonesia tersebut.
“Semuanya dikembalikan ke proporsinya semula agar seimbang,” simpul Johansyah singkat.

![Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012] Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/poster-beasiswa-50x50.jpg)





![Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012] Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak-logo-50x50.jpg)
![Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012] Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak1-50x50.jpg)

