Aksi Performance Art Pun Warnai Ramadhan Salman ITB

    Mahasiswa KISR FSRD ITB sedang mempersembahkan performance art di Lapangan Rumput Salman ITB. (Foto: Yudha PS)

Mahasiswa KISR FSRD ITB sedang mempersembahkan performance art di Lapangan Rumput Salman ITB. (Foto: Yudha PS)

Sekelompok mahasiswa putri bertopeng dan berpakaian hitam-hitam tiba-tiba saja berkumpul di Lapangan Rumput Salman ITB selepas berbuka puasa pada Senin (16/8). Sembari membawa papan berwarna belang-belang hitam-putih, mereka kemudian berbaris rapih menghadap ke Koridor Timur Masjid Salman ITB.

Mereka bukan hendak berdemo di Masjid Salman ITB, melainkan sedang mempersembahkan tarian dan performance art untuk menghibur jamaah Salman ITB usai berbuka puasa.

Hasilnya, suguhan berdurasi 5 menit ini, disambut oleh hadirin yang memadati tangga dan daerah Koridor Timur masjid Salman ITB. Gemuruh tepuk tangan dan pekikan “Sekali Lagi!”, membuktikan bahwa jamah terhibur dan senang dengan aksi tersebut.

Adalah Keluarga Islam Seni Rupa (KISR) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB dalang di balik pertunjukan ini. Petrianika, sang koreografer pertunjukan, menuturkan dirinya dan kawan-kawan KISR kerap tampil di kegiatan Ramadhan setiap tahunnya. Namun, pada Ramadhan kali ini, KISR mengaku baru pertama kalinya diundang oleh Panitia Pelaksana Program Ramadhan (P3R) Salman ITB untuk tampil di masjid Salman ITB. KISR sendiri merupakan wadah bagi mahasiswa muslim FSRD ITB untuk berkreasi bersama-sama.

Lebih Berwarna

Meskipun tidak biasa, tapi kegiatan ini dinilai mewarnai nuansa Ramadhan di Salman ITB. “Unik,” komentar Rino Ferdian, aktivis Keluarga Islam Salman (Karisma) ITB ditemui usai menikmati pertunjukan.

Menurut Rino, ketika masjid-masjid lain menyuguhkan ifthor dan ceramah sebagai pengisi bulan Ramadhan, tapi Salman ITB mampu menampilkan hal lain. “(Ramadhan) jadi lebih berwarna,” lanjut Rino.

Sedangkan Hasri Haryani, anggota P3R Salman ITB, mengungkapkan bahwa pertunjukan ini merupakan hiburan di tengah-tengah kesibukannya melayani jamaah selama Ramadhan 1431 H di Salman ITB.

Mahasiswa Kriya 2009 FSRD ITB ini juga menuturkan bahwa kegiatan ini perlu ada sebagai terobosan agar suasana Ramadhan di Salman ITB tidak terlalu serius. “Selama tidak melalaikan, mengapa tidak?,” tandas Hasri.

Meskipun begitu, Rino dan Hasri sepakat perlu lebih banyak lagi variasi kegiatan Ramadhan di Salman ITB. Tak hanya itu saja, keduanya juga menilai perlu ada publikasi yang lebih luas lagi. “Perlu publikasi lebih luas supaya rame (pengunjungnya). Supaya anak-anak ITB pada tahu acara (Ramadhan) di Salman,” harap Hasri.

Perubahan Zaman

Di Ramadhan kali ini, KISR menampilkan pertunjukan gabungan antara tarian dan performance art. Petrianika sendiri mengaku pertunjukan ini diadaptasi dari Perfume, artis asli dengan konsep serupa.

Adapun papan yang digunakan sebagai media penyampai pesan dalam aksi ini, diakui Petrianika mencerminkan proses perubahan zaman.

Mahasiswa Kriya Tekstil 2008 FSRD ITB ini memaparkan bahwa warna awal belang-belang hitam-putih, mencerminkan keadaan nol dan monoton. Kemudian, orang berubah sehingga jadi semakin berwarna. Perubahan ini tampak dari papan yang bisa dilipat kemudian menampilkan warna yang berbeda dari setiap adegan tariannya.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

  • April 21, 2012 01:52

    Salman Reading Corner punya lomba Resensi Buku lho setiap bulannya, hadiahnya voucher belanja 300rb di Gn. Agung. Ikut? http://t.co/KMqxCjxA

  • April 21, 2012 01:50

    assalamu'alaikum, selamat akhir pekan, teman-teman :D

  • April 17, 2012 01:30

    Room Mate dan Budaya Kita http://t.co/8WmwCaiw

  • April 17, 2012 01:23

    Agar Finansial Tak Jadi Beban Bagi Calon Pengantin http://t.co/04O7oq07

  • April 17, 2012 01:19

    dari acara syukuran wisuda kemarin: Follow The Passion atau Lakukan yang Terbaik http://t.co/UwfCeNg6

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.