<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: GAMAIS: Terima Kasih Tikus!</title>
	<atom:link href="http://salmanitb.com/2010/07/gamais-terima-kasih-tikus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://salmanitb.com/2010/07/gamais-terima-kasih-tikus/</link>
	<description>Menuju Masyarakat Informasi Islami</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 05:42:54 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: veejay</title>
		<link>http://salmanitb.com/2010/07/gamais-terima-kasih-tikus/comment-page-1/#comment-487</link>
		<dc:creator>veejay</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jul 2010 04:46:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://salmanitb.com/?p=2741#comment-487</guid>
		<description>Semoga bisa jadi &quot;sentilan&quot; juga buat teman-teman KARISMA yang seringkali lupa bahwa di dekat sekrenya ada rak sepatu (sebab lantai bukanlah rak sepatu)... juga bagi siapapun yang baca berita ini dan terbiasa naik ke lantai 2 - 3 gedung kayu, yang juga lupa bahwa di dekat tangga naik itu ada rak sepatu (sekali lagi, lantai bukanlah rak sepatu)

Seharusnya kita bersyukur sepatu yang digeletakkan sembarangan itu tidak bisa membusuk dan dikerubungi lalat, atau memang harus dibuat seperti itu agar par asepatu itu bisa masuk rak sepatu?

Ah... saya lupa, kita ini tugasnya berdakwah ya... bukan merapikan sepatu... 

Maaf nih...    


Hendra Veejay - Salman Films</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Semoga bisa jadi &#8220;sentilan&#8221; juga buat teman-teman KARISMA yang seringkali lupa bahwa di dekat sekrenya ada rak sepatu (sebab lantai bukanlah rak sepatu)&#8230; juga bagi siapapun yang baca berita ini dan terbiasa naik ke lantai 2 &#8211; 3 gedung kayu, yang juga lupa bahwa di dekat tangga naik itu ada rak sepatu (sekali lagi, lantai bukanlah rak sepatu)</p>
<p>Seharusnya kita bersyukur sepatu yang digeletakkan sembarangan itu tidak bisa membusuk dan dikerubungi lalat, atau memang harus dibuat seperti itu agar par asepatu itu bisa masuk rak sepatu?</p>
<p>Ah&#8230; saya lupa, kita ini tugasnya berdakwah ya&#8230; bukan merapikan sepatu&#8230; </p>
<p>Maaf nih&#8230;    </p>
<p>Hendra Veejay &#8211; Salman Films</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

