Andrea Hirata dalam Pers Conference usai kegiatan bedah buku terbarunya di Masjid Salman ITB. (Foto: M Sufyan)
Bertempat di Ruang Utama Masjid Salman ITB, Kamis (14/07), Masjid Salman ITB mengundang Andrea Hirata sebagai pembicara dalam diskusi bertajuk Menggali Nilai-Nilai Islam dalam Karya Andrea Hirata. Diskusi ini sekaligus memperkenalkan dwilogi terbaru Andrea Hirata, Padang Bulan dan Cinta di Dalam Gelas.
Andrea mengakui  bahwa dirinya gemetaran ketika mengetahui bahwa diskusi kali ini bertempat di dalam sebuah ruang utama masjid. Tetapi ini merupakan suatu kehormatan bagi beliau untuk membahas nilai-nilai Islam dalam karyanya.
Beliau mengungkapkan, segala bentuk popularitas yang diterimanya selama ini, membuatnya kering dan gamang. Terutama dengan hal-hal yang berkenaan dengan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.
“Saya mengagumi Habib (Habiburrahman El-Shirazy), yang bisa memasukkan nilai-nilai Islam ke dalam karya-karyanya. Terus terang, saya belum berani seperti beliau dalam berkarya. Saya gamang,†aku penulis yang masih tercatat sebagai karyawan Telkom ini.
Ketika ditanya salah satu jamaah yang hadir tentang kegamangannya, Andrea merasa bahwa ilmu-ilmu agama yang dimilikinya belum cukup untuk menulis karya bernafaskan islami.
“Selain karena ilmu yang belum dirasa memadai, pembaca Indonesia itu tergolong ke dalam emotional-reader. Ketika membaca suatu karya sastra, mulut mereka mungkin berkata ‘Bagus!’, tapi dalam hati mereka berkata ‘Please, deh!’†celetuk Andrea disambut gelak tawa jamaah.
“Kapasitas saya bukanlah sebagai penceramah atau pendakwah. Saya tidak mau disebut penceramah. Mudah-mudahan karya-karya sastra saya bisa memperkenalkan nilai-nilai Islam kepada pembaca,†simpul Andrea.
Film Animasi
Kesuksesan tetralogi Laskar Pelangi ternyata menarik perhatian animator-animator luar negeri untuk membuat film animasinya. Namun hingga saat ini, Andrea belum menemukan animator yang sesuai dengan keinginannya.
“Sekitar 12 atau 13 proposal yang (sudah) saya terima untuk menganimasikan karya saya. Termasuk dari Malaysia dan Australia,†tutur pria pemegang gelar cum-laude master Universite de Paris, Sorbonne.
Selama ini, proposal-proposal karya animasi yang diterimanya lebih menekankan kepada unsur nilai sosial-politis. Andrea tidak mau jika anak-anak, sang audiens utama, tercemari dengan hal-hal seperti itu.
“Keinginan saya (adalah) ditampilkannya nilai-nilai Islam dalam animasi karya saya. Seperti bagaimana pada masa kecil, dahulu ketika saya belajar menghafal ayat-ayat Alquran, atau ketika melafalkan shalawat bersama-sama,†seru Andrea.

![Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012] Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/poster-beasiswa-50x50.jpg)



![Penerimaan Anggota Asrama Salman ITB periode 2012/2013 [1-11 Mei 2012] Penerimaan Anggota Asrama Salman ITB periode 2012/2013 [1-11 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2010/05/Asrama-Salman-ITB-50x50.jpg)
![Kelas Tematik DPD Salman ITB: Shalat, Sebuah Solusi dalam Hidup dan Kehidupan [24 Mei 2012-14 Juni 2012] Kelas Tematik DPD Salman ITB: Shalat, Sebuah Solusi dalam Hidup dan Kehidupan [24 Mei 2012-14 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/kelas-tematik-50x50.jpg)



sanusi
Thursday, 22 July 2010
Bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalaamu’alaykum,
Saya satu SMA dengan Andrea Hirata, beda kelulusan saja. Saya juga alumni Kharisma ITB angkatan 92-93. Juga alumni UI-Ext.
Saya minta bantuan adek-adek di Salman ITB yang mengundang Andrea Hirata agar bisa dapat kontak Andrea. Saya butuh bertemu belia untuk membicarakan hal-hal penting yang terkait dengan tema-tema Islam.
Sekarang posisi saya adalah Mudir (direktur) Islamic Center Khalid bin Walid di Cimanggis, Depok.
Mohon bantuan dari adek-adek di Salman. Syukran katsiiran.
Abu ‘Abdul ‘Aziz Sanusi
Johansyah
Thursday, 15 July 2010
Sebuah gagasan yang bagus dari DPP Salman ITB.Kemarin itu yang hadir cukup banyak. Yang bertanyapun cukup banyak dengan pertanyaan yang bagus sehingga Andrea “harus” memberikan hadiah kepada mereka.
Semoga DPP Salman ITB bisa menghadirkan pula acara bedah buku dengan penulis-penulis bermutu, berkaliber sehingga semakin memantapkan kita dalam proses pembelajaran untuk character development.
isil
Thursday, 15 July 2010
wah..ga bisa ikutan…
padahal pengen banget…