Keutamaan Shalat Tepat Waktu

Foto: Muslimstory.wordpress.com

Foto: Muslimstory.wordpress.com

Misalnya, kita lagi kuliah jam 11 sampai 13. Pada saat adzan Dzuhur, apa yang sebaiknya kita lakukan? Keluar kelas untuk memenuhi panggilan adzan, atau tetap di kelas menunggu kuliah usai dan shalat setelah selesai kuliah?

Mahasiswa ITB – Kontak Gamais

Rasulullah SAW telah  mengajarkan tentang waktu-waktu shalat sebagaimana hadits berikut:

Dari Abdillah bin ‘Amr bahwasannya Nabi SAW, telah bersabda, “Waktu Dzuhur, apabila tergelincir matahari, dan adalah bayangan seseorang sepanjang  (badan)-nya, selama belum hadir waktu Ashar. Dan waktu Ashar, selama belum kuning matahari. Dan waktu shalat Magrib, selama belum hilang tanda merah. Dan waktu shalat Isya hingga setengah malam yang pertengahan. Waktu shalat Subuh dari terbit fajar, selama belum terbit matahari. (HR. Muslim-Kitab Bulugul Maram, Ibnu Hajar Al-Asqalani)

Namun, Rasulullah SAW  juga telah memberikan tuntunan waktu shalat. Jika tidak ada udzur, maka diutamakan shalat pada awal waktu, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Dari Ibnu Mas’ud ra ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Amal yang paling utama adalah shalat di awal waktu (HR. Tirmidzi dan Hakim-Kitab Bulugul Maram, Ibnu Hajar Al-Asqalani)

Kendati demikian, telah ditunjukan tentang batasan waktu dalam shalat 5 waktu. Akan tetapi, Allah SWT telah mewanti-wanti kepada kita bahwa orang yang melalaikan atau sengaja mengakhir-akhirkan dalam shalat tanpa ada udzur (halangan), maka terancam dengan neraka Wail. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Ma’un ayat 4 dan 5 berikut:

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya.

Wallahu A’lam bishawab


Kirimkan pertanyaan Anda ke [email protected] Setiap pertanyaan yang terpilih, akan dijawab melalui kolom Konsultasi di situs SalmanITB.com.

11 Comments

  1. Rinaldy Aslim said:

    Menurut saya :
    Izin keluar..
    Allah dulu, Allah lagi, Allah terus..
    Jangan duakan Allah dengan mata kuliah..
    Allah yg membuat kita sehat..
    Allah yg membuat kita pintar..
    Ketinggalan mata kuliah?
    Jgn khawatir..
    Bismillah..
    Selesai shalat, tanya teman tentang materi yang tertinggal karena shalat..
    Insya Allah, Allah akan kasih kemudahan..
    Allah akan jadikan kita cerdas…
    Kalau tepat waktu yg dimaksud, shalat pada waktunya..
    Dan diizinkan u/tidak tepat waktu jika memang ada halangan, yg mau tidak mau harus didahulukan.. (Seperti koment sbelumnya pas adzan kebelet mau BAB) itu gak apa2.. (Itu dibilang berhalangan)
    Ingat, neraka Lail bagi yg melalaikan.. Contoh, lg asyik nonton.. (Adzan berkumandang) kita tidak segera bergegas (itu namanya melalaikan..) Nonton No 1, Allah no 2.
    Banyak hal, dan tanyakan kepada hati masing2..
    Apakah kita menduakan Allah?
    Menuntut Ilmu penting, tapi ingat…waktu shalat lebih penting tepat waktu..
    Dalam sehari ada 24 jam..
    Apakah selama 24 jam itu kita menuntut ilmu terus?
    Berapa jam sehari kita menuntut ilmu? 5 jam? Selebihnya ngapaian?
    Waktu shalat berapa jam?
    Subuh, dzuhur, ashar, maghrib, isya (jika masing2 shalat kita gunakan waktu 15 menit, berarti 5 waktu x 15 menit =75 menit..
    Itu waktu yg sangat sedikit dibanding kita nongkrong, pacaran.. Istirahat..
    Hanya 75 menit dalam 24 jam..
    Bayangkan?
    Ayo, semangat..
    Allah dulu, Allah lagi, Allah terus..
    Tq

  2. nEnk said:

    subhanallah qt shalat aja bs masuk nEraka jika lalai,menurut aq c qt lbih baik ijin keluar dahulu jika memang ada pelajaran mata kuliah,paling shalat 5 mnit aja kn,dgn qt menunda” wkt shalat cuma demi sesuatu,sama aja qt sudah menduakan allah dengan mata kuliah tsb.jd silahkan anda pilih lebih penting ALLAH atau mata pelajaran?? pEndidikan mmg pnting,tp allah jauh lbh pnting,bkn bgtu??? lagian Dosen jg ga bkalan marah kn kl qt ijin u/ shalat,jika dy marah biarkan aja dy yg Dosa,yg pnting qt aman dr siksaan di akherat kelak.mohon maaf untuk comentnya,qt hanya sama” shering….mksih

  3. adithia widodo s said:

    kita sebagai pemuda harus bisa memperjuangkan agama dengan cara memakmurkan masjid dan sholat berjamaah tepat waktu…maka dari itu ketika dosen mengajar abaikan saja…mendatangi panggilan ALLOH SWT itu yg lebih baik di banding kita berdiam diri untuk memperhatikan dosen …. jangan sampai kalah sama urusan dunia … karena dunia itu cuman pembekalan jangka pendek sedangkan ibadah itu pembekalan jangka panjang

  4. Andree Jamez said:

    “Amal yang paling utama adalah shalat di awal waktu”..bukan awal waktu mas..”tapi tepat waktu”….maksudnya shalat pada intervensi waktu yang telah ditentukan….contoh..jika sedang sakit BAB..klo mendengar adzan..apa kita paksa untuk tepat waktu…atau lagi ujian kuliah…yg waktunya sedikit..apa kita mesti lari dan shalat tepat waktu dimesjid atw mushola..kalo sepi…klo penuhh..piyee…pa ustad…maka kajilahh hadist dengan seksama berdasarkan bertanya pada ulama-ulama yg lain…sukronn

  5. fuiad said:

    bgaimn jika kita ingin shalat tepat waktu tapi kita sedang junub….???trimah ksih atas jawabanya…

  6. nia said:

    kalo misalnya kita sakit parah dan kita bener-bener ga inget shalat tapi bukan karena di sengaja , dan untuk menyiasati hal tersebut bagaimana caranya ?

  7. Abdullaah said:

    Assalamu’alaikum Wr. Wb.,

    Jawabannya adalah ketika adzan berkumandang atau beberapa menit sebelum adzan dikumandangkan, ummat Islam harus memenuhi panggilan Allah SWT. untuk menegakkan shalat.

    Untuk laki-laki bisa langsung mendatangi Masjid dimana adzan dikumandangkan, untuk perempuan bisa mencari musholla terdekat.

    Secara khusus di ITB, mari bapak/ibu dosen kita beri contoh pada para mahasiswa untuk sama2 menegekkan shalat fardhu 5 waktu berjamaah, di masjid, dan tepat waktu.

    Wassalamu’alaikum.

*

*

Top