Ketertiban Jamaah, Kunci Keamanan di Masjid

Foto: Primaironline.com

Foto: Primaironline.com

Kedisiplinan dan ketertiban jamaah, dalam menaati himbauan untuk menempatkan barang-barangnya di tempat yang aman, merupakan kunci keamanan di masjid. Demikian disampaikan Johansyah, Pengurus YPM Salman ITB ketika ditemui di sela-sela kesibukannya di Masjid Salman ITB pada hari Minggu (25/4) lalu.

Lebih lanjut, Johansyah mengatakan pihaknya telah berusaha meminimalisir kasus pencurian di Masjid Salman ITB dengan memasang himbauan di dekat akses jamaah dan di tempat-tempat pengumuman yang tersedia. “Kami buat berlapis-lapis agar jamaah waspada terhadap barang bawaannya,” tutur Johansyah.

Tidak hanya itu saja. Setiap imam akan memulai sholat, mereka harus selalu mengingatkan jamaah untuk selalu merapatkan dan meluruskan shaf sholat, mematikan dering telepon genggam, serta mengamankan barang bawaan jamaah di depan shaf sholat.

Namun, tampaknya jamaah kurang tertib dan terlalu berkhuznudzon. Meskipun telah diperingatkan secara lisan dan tulisan, jamaah tetap saja menaruh barang bawaannya di tempat yang tidak aman. Dalam hal ini, Johansyah mencontohkan pernah menegur seorang mahasiswa yang menggunakan sepatu mahal dan bagus.

Ketika itu, Johansyah menghimbau agar mahasiswa tersebut menaruh sepatunya di tempat penitipan sepatu. Namun, mahasiswa tersebut malah mengabaikannya dan menaruh sepatunya di selasar depan penitipan sepatu. Bagaimana pun, Johansyah melanjutkan, adanya kasus pencurian bukan hanya ada niat dari pencuri, tetapi juga ada kesempatan untuk berbuat.

Johansyah mengakui, pihaknya telah berusaha mengurangi kesempatan pencuri untuk beraksi di Masjid Salman ITB dengan menempatkan tenaga keamanan di beberapa titik rawan pencurian. Meskipun begitu, Johansyah juga berharap jamaah bisa bekerjasama untuk tertib dan mengamankan barang bawaannya. Bagaimana pun, mencegah lebih baik dari pada menanggulangi.

Kamera Keamanan Bukan Solusi Utama

Ketika disinggung mengenai kamera pengamanan CCTV, Johansyah menuturkan pihaknya berencana menyebarkan CCTV di seluruh ruangan di lingkungan Masjid Salman ITB. Namun, pihaknya masih menimbang-nimbang rencana tersebut karena keterbatasan dana.

Meskipun begitu, pemasangan kamera keamanan CCTV bukan solusi utama. “Fungsinya hanya sebatas memantau dan melihat kejadian yang telah lampau, tidak lebih dari itu,” tutur Johansyah.

Johansyah mencontohkan dengan kejadian seorang rekannya yang kebetulan menginap di hotel bintang 5 ketika itu. “Saat sholat, dia (teman Johansyah) menaruh tasnya di ruangan yang dipasangi kamera CCTV,” jelas Johansyah.

Selesai sholat, ternyata tas teman Johansyah hilang. Setelah melihat rekaman dari kamera CCTV, wajah pencuri jelas terlihat dan telah keluar dari hotel. Johansyah menyimpulkan, kamera CCTV hanya merekam sebatas lingkungan hotel. Selepas pelaku keluar dari hotel, dia tidak terdeteksi sama sekali.

“Bagaimana pun juga, cara yang terbaik, memang mendisiplinkan diri untuk menjaga barang masing-masing,” tandas Johansyah.

Tawakal yang Salah

Johansyah menyebut sikap jamaah yang mengabaikan barang bawaannya dan tidak ditaruh di tempat yang aman, adalah sikap tawakal yang salah. “Kalau mobilnya sudah dikunci, untanya di ikat, baru diserahkan kepada Allah. Itu yang benar,” tegas Johansyah.

“Namun, kalau mobilnya saja tidak dikunci, dan untanya tidak diikat, yah jangan salahkan takdir kalau hilang,” simpul Johansyah singkat.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

  • April 21, 2012 01:52

    Salman Reading Corner punya lomba Resensi Buku lho setiap bulannya, hadiahnya voucher belanja 300rb di Gn. Agung. Ikut? http://t.co/KMqxCjxA

  • April 21, 2012 01:50

    assalamu'alaikum, selamat akhir pekan, teman-teman :D

  • April 17, 2012 01:30

    Room Mate dan Budaya Kita http://t.co/8WmwCaiw

  • April 17, 2012 01:23

    Agar Finansial Tak Jadi Beban Bagi Calon Pengantin http://t.co/04O7oq07

  • April 17, 2012 01:19

    dari acara syukuran wisuda kemarin: Follow The Passion atau Lakukan yang Terbaik http://t.co/UwfCeNg6

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.