Almarhum Baru 2 Pekan Resmi Menjadi Profesor

Pesan singkat dari DR. Riza Muhida (FT’89) dari Malaysia berbunyi tidak lama setelah kepergiaannya.  Sekitar jam satu waktu setempat, 7 Maret 2010.  Beliau telah tiada, telah berpulang… Innalillahi wa innailaihi roojiuun.  Sekitar dua minggu ini beliau resmi diberi gelar profesor dari International Islamic University Malaysia (IIUM).

Suatu capaian yang luar biasa dari rekan kita ITB’89 ketika usia, seperti kita rata-rata, belum juga 40.  Lebih dari itu, beliau seperti magnet tersendiri buat rekan-rekan 89 yang lain, bahkan angkatan lain, berbagai jurusan.  Untuk terinspirasi masuk ke kancah neraka, begitu mereka menyebut, program doctoral.

Baik ketika beliau masih sedang berjuang di Tokyo Institute of Technology atau ketika menjadi associate professor di IIUM.  Baru sekitar 3 hari yang lalu ada berita beliau masuk ICU RS Pusrawi KL karena virus di saluran pernafasan.  Dan kini begitu cepat beliau meninggalkan kita.  Dibalik pintu kamarnya di asrama dulu, sebuah quote nyentrik nan sarkastik tertulis:

”Berani Hidup..berani Mati…

Takut Mati…jangan Hidup

Takut Hidup…MATI SAJA!”

Dan kini akhirnya beliau telah mati meninggalkan kita, meski kehidupan lah sebenarnya yang takut akan capaiannya.  Ketika hidupmu engkau begitu nyentrik dan misterius. Tidak beda dengan kepergianmu.

Selamat jalan sobatku: Prof DR Wahyudi M. Martono.  Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahmu, InsyaAllah, dan mengampuni segala khilafmu.  Aku bersaksi, engkau orang yang baik…..

Hanya dari seorang rekan lama: se-asrama, se-jurusan, se-KP-an….

Yang melihat dari kejauhan atas ketinggian capaianmu

(Dikutip dari tulisan Andi Andang/MS-89 di milis Alumni Salman)

  • Share/Bookmark