Ya, benar. Andrey, pemilik sosok berambut pirang itu, Ahad (28/3) itu datang memenuhi undangan mengisi pertemuan Salman English Forum (SELF). Selama 2 jam mualaf asal Rumania ini berbagi kisah tentang kampung halamannya.
Rumania adalah negara kecil di Eropa bagian tengah. Luasnya 238.391 km persegi, hanya sekitar 2 kali luas Pulau Jawa. Berpenduduk sekitar 21 juta jiwa (bandingkan dengan Jawa yang mencapai 124 juta jiwa).
Negara turunan bangsa Romawi ini menggunakan bahasa Rumania sehari-harinya. Dengan semangat Andrey menceritakan negaranya. Mulai dari sejarah, sistem pemerintahan, pendidikan, iklim dan geografi, pariwisata, budaya, musik, dan makanan. Tak lupa pula gambar-gambar pun disajikan untuk mendukung penjelasan. Kesepuluh peserta forum pun tekun memperhatikan.
“Do you know Transylvania?” tanya Andrey tiba-tiba. “Region which is famous for the vampire!” sahut salah seorang peserta. Andrey mengangguk lalu dia menjelaskan sekilas kenyataan di balik mitos drakula di negaranya.
Nama asli drakula adalah Vlad Dracul. Dalam bahasa Rumania, ‘dracul’ berarti jahat. Saat Vlad Dracul berkuasa, rakyat patuh terhadap hukum. Bahkan tidak ada yang berani mencuri cawan emas yang digunakan untuk minum di air mancur.
Hingga suatu ketika pasukan Turki datang menginvasi. Vlad Dracul mengusir mereka dengan menunjukkan kesadisannya, yaitu menusuk korban-korbannya dengan kayu panjang dan memberdirikannya di lapangan. “Seperti sate! Ya, sate!” jelas Andrey yang disambut dengan tawa miris para peserta. Vlad duduk menatap kekejiannya dengan puas sambil meneguk segelas anggur. Dari sinilah timbul mitos drakula peminum darah.
Tiba saat tanya jawab. Salah satu pertanyaan datang dari Dian, mahasiswi Biologi ITB 2007. Dian menanyakan pendapat Andrey tentang musik Indonesia. “I don’t really like Indonesian songs. They always have the word ‘cinta’. Aaah…” jawabnya jujur.
Peserta pun tergelak. Rupanya bukan kita saja yang bosan, bahkan orang bule pun bosan dengan lagu bertema cinta. “But I like Mbah Surip, Lupa-lupa Ingat by Kuburan Band, and Lubang di Hati by Letto,” lanjut Andrey menenangkan.
Acara ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada Andrey. Saat menerimanya, dia menceletuk, “My birthday is still on June. This is like an early gift.” Penasaran, Andrey pun langsung membuka bingkisan berbalut kertas kado motif batik itu. Rupanya kenang-kenangan itu berupa Alquran plus terjemahan. “Seneng ya lihat bule pegang Quran!” ceplos beberapa peserta.
Adzan Dzuhur berkumandang, pertemuan SELF hari itu pun berakhir. Ne mai vedem, Andrey!


![Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012] Pendaftaran Beasiswa Salman ITB periode Juli-Desember 2012 [1-13 Mei 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/poster-beasiswa-50x50.jpg)





![Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012] Pesantren Kilat PAS ITB: KETOPRAK (Kerajinan dan Teknologi Praktis) [24–29 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak-logo-50x50.jpg)
![Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012] Pendaftaran Wali Adik PAS ITB [16 Mei - 7 Juni 2012]](http://salmanitb.com/wp-content/uploads/2012/05/ketoprak1-50x50.jpg)

