Habibie Inspirasi ITB dan Salman

habibieBertempat di Aula Barat ITB, Jl. Ganesha No. 10 Bandung, acara Presidential Lecture Series 1 yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda oleh Keluarga Alumni Masjid Salman ITB, Gamais ITB, KARIM (Keluarga Aktivis Masjid Salman), dan Keluarga Mahasiswa ITB, telah dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2009. Acara yang berbentuk perkuliahan umum oleh mantan presiden Indonesia ini, mengundang Prof. Dr. Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie sebagai pembicara pada perhelatan pertama yang mengusung tema “Indonesia 2045: Super Power Baru? (Membangun Peradaban Indonesia Berbasis Iptek dan Imtak).”

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai lambang dimulainya perkuliahan. Setelah kata sambutan dari Rektor ITB, Djoko Santoso dan penyerahan anugerah tertinggi ITB kepada Habibie, maka dimulailah pemaparan materi “Super Power Baru? Akumulasi Masalah Sosial?”.

Menurut beliau, untuk dapat mewujudkan Indonesia sebagai super power baru, terlebih dahulu permasalahan sosial harus diselesaikan. “Karena manusialah yang membuat masalah dan satu-satunya yang bisa menyelesaikan permasalahan dengan seminimal mungkin pengorbanan, adalah manusia itu sendiri.” Di sinilah diperlukan 3 elemen penting yang harus saling bersinergi, yaitu: manusia yang berbudaya, manusia yang berimtak, dan sinergi antara imtak dan iptek.

“Ibarat pesawat terbang yang membutuhkan sayap kiri dan kanan untuk menyeimbangkannya, begitulah iptek dan imtak, “ ujar pria berusia 74 tahun ini. Karena yang diinginkan beliau sebenarnya bukanlah super power baru, tapi lebih kepada peradaban yang tentram. Dimulai dengan merubah mengandalkan sumber daya alam (SDA) menjadi sumber daya manusia (SDM). Bagaimanapun juga, tidak seperti SDA, SDM terus terbaharukan, walaupun selalu menimbulkan masalah. Tapi, seperti yang diungkapkan beliau, “Problem adalah awal dari progress, tapi problem tidak bisa membuat progress.”

Mengutip apa yang disampaikan oleh Habibie selama hampir 2 jam, moderator acara, Ir. Hermawan K. Dipojono, MSEE, PhD mengatakan bahwa iptek danimtak tidak cukup untuk membangun sebuah Negara. Kemerdekaan juga penting melalui demokrasi yang harus dijalankan. “Asumsi 2045, salah satu mahasiswa ITB akan menjadi pengganti Habibie,” ujarnya penuh semangat.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata dari salah satu alumni Fakultas Seni Rupa, deklarasi IAAI oleh alumni Teknik Penerbangan ITB dan pembacaan doa. Semua pihak yang hadir pada acara tersebut tampak kagum dan tergerak dengan semangat yang dimiliki pak Habibie melalui penyampaian materi-materinya. Tak terkecuali TA Sanny, salah satu dosen ITB yang hadir. “Wah, luar biasa. Bukan ITB saja. Saya kira bangsa Indonesia harus mendengarkan bahwa bagaimana membangun bangsa ke depan, membangun peradaban ke depan. Karena jarang yang seperti ini. Ternyata pak Habibie demikian kompresifnya berbicara, bukan masalah sains dan teknologi, tapi juga bicara tentang iman, takwa, bagaimana membangun bangsa, termasuk ngomong bagaimana menjaga kekeluargaan,” tutur Sanny bersemangat.

Sejalan dengan yang disampaikan TA Sanny, Arif, salah satu mahasiswa Teknik Penerbangan ITB angkatan 2007 mengatakan, “Acara ini sangat bermanfaat, terutama bagi mahasiswa. Dari sisi pengalaman dan dicampur adukkan menjadi materi yang bagus itu, ditangkap banget sama mahasiswa. Untuk mahasiswanya sendiri termasuk ke alumni juga, hal ini (materi Habibie) meresap banget. Jadi punya tanggung jawab lebih aja.” Keuntungan bagi Arif dan mahasiswa serta alumni ITB, seperti yang diakui oleh rektor ITB saat kami tanyai, acara Presidential Lecture Series ini rencananya akan diadakan beberapa kali dalam setahun.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Timeline

  • April 21, 2012 01:52

    Salman Reading Corner punya lomba Resensi Buku lho setiap bulannya, hadiahnya voucher belanja 300rb di Gn. Agung. Ikut? http://t.co/KMqxCjxA

  • April 21, 2012 01:50

    assalamu'alaikum, selamat akhir pekan, teman-teman :D

  • April 17, 2012 01:30

    Room Mate dan Budaya Kita http://t.co/8WmwCaiw

  • April 17, 2012 01:23

    Agar Finansial Tak Jadi Beban Bagi Calon Pengantin http://t.co/04O7oq07

  • April 17, 2012 01:19

    dari acara syukuran wisuda kemarin: Follow The Passion atau Lakukan yang Terbaik http://t.co/UwfCeNg6

Masjid Salman ITB © 2012 All Rights Reserved

Developed by Onnay Okheng.